LPPL SINGOSARI TOPFM || 95.1 MHz ||MORE THAN JUST RADIO ||INSPIRING RADIO ||
http://www.topfm951.net/2019/12/gubuk-mbah-kalimah-tonjong-brebes-ludes.html#more
Brebes – Kebakaran rumah menimpa Kamilah (76), salah satu warga Dukuh Bligo RT. 02 RW. 14, Desa Linggapura, Kecamatan Tonjong, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Kamis pagi (12/12/2019).

Dibenarkan saksi yaitu Rahmat (58) tukang bangunan setempat sekaligus tetangga Kamilah, bahwa kebakaran terjadi karena api dari tungku dapur yang belum mati dengan sempurna, sehingga menyambar tumpukan kayu dan merang padi yang telah kering di sebelahnya.

Melihat api yang mulai dinding dan atap rumah yang terbuat dari kayu dan gedek ini, Rahmat seketika berteriak meminta pertolongan warga lainnya untuk membantu memadamkan api.

Sementara dikatakan Danramil 09 Tonjong, Kodim 0713 Brebes, Kapten Infanteri Suwardi, bahwa anggotanya segera meluncur ke lokasi untuk membantu pemadaman setelah mendapatkan laporan dari warga.

“Saat kebakaran rumah terjadi sekitar pukul 08.20 WIB, Ibu Kamilah sedang keluar rumah untuk mencari kayu bakar. Warga dan anggota kami berusaha memadamkan api secara manual dan menyelamatkan barang-barang yang sekiranya berharga,” ucapnya.

Api baru berhasil dipadamkan 40 menit berselang (09.00 WIB). Bangunan yang mudah terbakar mengakibatkan api cepat membesar dan menghanguskan seisi rumah.

Tidak ada korban jiwa, namun kerugian harta benda ditaksir mencapai Rp. 25 juta.(Aan/topfm)


Bupati Brebes Hj Idza Priyanti SE MH menyampaikan beberapa point penting yang harus dilakukan seluruh petugas keamanan  Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak tahap II, Kabupaten Brebes. Petugas yang terlibat dalam pengamanan  harus mengenali wilayah tugas, dan bekerja sebaik baiknya secara professional dan proporsional.

Demikian disampaikan Idza saat apel, gelar pasukan pengamanan Pilkades di Komplek Islamic Center Brebes, Rabu (11/12).

Kata Idza, dalam pilkades yang akan digelar Minggu (15/12)  mendatang, point selanjutnya, kuasai cara bertindak baik dan selalu bersinergi antar semua elemen, jalin kordinasi dan kerjasama yang harmonis, persiapkan secara cermat berbagai kelengkapan sarana penunjang tugas.

"Dan yang terpenting  hindari sikap dan tindakan yang tidak simpatik, arogan dan sewenang-wenang,"

Terakhir, pegang teguh komitmen netralitas, sehingga dapat berdiri di atas semua golongan tanpa memihak.

Idza mengajak kepada seluruh Kapolsek, Danramil Dan Perwira Pengendali agar senantiasa memberikan instruksi yang jelas tentang tupoksi. Sehingga pelaksanaan tugas pengamanan dapat berjalan aman, tertib dan lancar.

Bila ditemukan titik rawan yang perlu mendapat perhatian serius untuk berkoordinasi, bersinergi untuk mewujudkan situasi dan kondisi Kamtibmas yang kondusif pada proses dan tahapan Pilkades.

Kepada seluruh masyarakat, Idza juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk membangun suasana yang penuh kedamaian. Kedepankan dan kembangkan sikap saling menghargai dan menghormati serta berupaya menghindari konflik.

Apel gelar pasukan yang di ikuti Polisi Militer (PM), TNI, Polri, Satpol PP, Linmas, Damkar dan Tim SAR. Turut hadir Bupati Brebes Idza Priyanti SE MH, Kapolres Brebes AKBP Aris Supriyono, Ketua Pengadilan Negeri Brebes Edi Saputra Pelawi SH MH, Perwakilan Forkompimda lainya, Kaposek dan Danramil, Beberapa Kepala OPD dilingkungan Pemerintah Kabupaten Brebes serta tamu undangan lainya.

Selain gelar pasukan dalam kesempatan yang sama juga dilaksanakan gelar sarana dan prasarana penunjang tugas serta simulasi Pengamanan pelaksanaan Pilkades. (ys/wsd/topfm)

Sebagai kabupaten yang memiliki wilayah terluas kedua di Jawa Tengah, Kabupaten Brebes memiki daya tarik yang sangat kuat bagi para pelaku usaha, tak terkecuali bagi para pelaku usaha Perbankan. Terbukti hari ini, Rabu (11/12) Bupati Brebes Idza Priyanti SE MH mendapat undangan  Grand Opening PT BNI Syariah Kantor Cabang Pembantu (KCP) Brebes di Jalan Ahmad Yani Nomor 51 Brebes.

BNI Syariah yang hadir di Brebes, merupakan Kantor Cabang Pembantu (KCP) dari BNI Syariah Kantor Cabang (KC) Pekalongan yang sudah beroprasi sejak tahun 2000. BNI Syariah memberikan pelayanan sesuai dengan prinsip syariah yang tidak hanya berorientasi pada keuntungan semata tetapi juga memperhatiakn faktor keberkahan dan nilai kebaikan.

Bupati Brebes Idza Priyanti SE MH dalam sambutanya menyampaikan dukungannya atas kehadiran BNI Syariah di Kabupaten Brebes, dan berharap BNI Syariah menjadi Bank Syariah yang dapat menjadi solusi alternative bagi Masyarakat Brebes yang membutuhkan akses permodalan Syariah, Transaksi ZISWAF ataupun jasa lainya yang tentunya dapat membantu percepatan ekonomi masyarakat.
Idza mengucapkan selamat atas di bukanya BNI Syariah KCP Brebes dan Berharap dapat memberikan layanan syariah yang terbaik bagi masyarakat serta dapat secepatnya bersinergi dengan seluruh stakeholders yang ada di Kabupaten Brebes. Baik dengan pemerintah daerah, pengusaha, akademisi, ulama serta seluruh masyarakatnya.
Sementara iPimpinan Wilayah Barat BNI Syariah Dede Darmawan menyampaikan perbankan syariah harus bisa diakses hingga masyarakat Sub-Urban, sehingga aktifitas ekonomi bisa bergerak cepat dan tentunya didukung teknologi dan produk jasa yang sesuai segmen Sub-urban.

Dalam kesempatan tersebut diberikan bantuan kegiatan dan beasiswa bagi Santri Imam Syafi'i Brebes sebesar Rp 10 juta dan Ponpes Assalafiyah Brebes sebesar Rp 20 juta.

Grand opening PT Bank BNI Syariah KCP Brebes di tandai dengan pemotongan untaian melati yang melintang di pintu kantor.

Hadir dalam acara tersebut Bupati Brebes Idza Priyanti SE MH, Pimpinan OJK Tegal Ludi Arlianto, Pemimpin Bank Indonesia Tegal Taufik Amrozy, Pimpinan Wilayah Barat BNI Syariah Dede Dermawan serta beberapa Kepala OPD Dilingkungan Pemerintah Kabupaten Brebes dan tamu undangan lainya. (ys/wsd/topfm)
http://www.topfm951.net/2019/12/ratusan-babinsa-dan-para-danramil.html#more

Brebes – Selama dua hari (9-10/12), Kodim 0713 Brebes menggelar Apel Danramil dan Babinsa di Aula Jenderal Soedirman Makodim, Jalan Jenderal Sudirman No. 107 Brebes, Jawa Tengah. Selasa (10/12/2019).
Dijelaskan Dandim, Letkol Infanteri Faisal Amri, SE, bahwa kegiatan untuk meningkatkan kinerja atau profesionalisme dari Danramil dan Babinsa di 17 Kecamatan/Koramil, wilayah Kabupaten Brebes.
“Tujuan utama kegiatan ini adalah agar seluruh prajurit jajaran Kodim Brebes memahami dan mampu melaksanakan tugas pembinaan wilayah secara profesional, memiliki kesamaan langkah, serta dapat berinteraksi dengan komponen yang ada di wilayah (desa dan Polri),” jelas Faisal Amri.
Adapun materi yang diberikan meliputi pengetahuan teritorial (sikap teritorial, 5 kemampuan teritorial dan 3 metode pembinaan teritorial), Upaya Khusus (Upsus) Swasembada Pangan, netralitas TNI dalam Pilkades serentak 2019 di Kabupaten Brebes, interaksi Babinsa dan desa, pencegahan radikalisme, serta sosialisasi tugas Polri dalam pemeliharaan Kamtibmas.
Selain itu juga diberikan studi kasus tentang langkah/tindakan prosedural penyelesaian konflik di wilayah desa binaan dan juga kemampuan menggunakan media sosial dengan baik dan benar.
Selain narasumber internal, Kades Bumiayu (Sukaro, mantan anggota Koramil 08 Bumiayu), dari Polres dan Dinas Pertanian Kabupaten Brebes, juga memberikan materi. (Aan/topfm)
http://www.topfm951.net/2019/12/brebes-kembali-dinobatkan-sebagai.html#more

Kabupaten Brebes kembali dinobatkan sebagai Kabupaten Peduli Hak Asasi Manusia (HAM) 2019. Penghargaan tingkat nasional tersebut, karena Kabupaten Brebes dinilai telah memperhatikan, komitmen, memenuhi hak-hak dasar manusia.

Penghargaan dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkum HAM) Republik Indonesia diserahkan Dirjen Hukum dan HAM Dr Mualimin Abdi SH MH kepada Kepala Bagian Hukum Setda Brebes Moh Syamsul Haris SH MH pada peringatan Hari Hak Asasi Manusia Ke-71 tahun 2019 di Gedung Merdeka Asia Afrika Bandung Jawa Barat, Selasa (10/12).

Menurut Syamsul Haris, Kemenkum HAM menilai, bahwa kepemimpinan Pemkab Brebes di bawahj Kepemimpinan Hj Idza Priyanti SE MH dan Narjo SH MH dinilai mampu dan berhasil mendorong pemenuhan hak-hak dasar warganya dari berbagai bidang. Baik hak dasar pendidikan, kesehatan, hukum, hak perempuan dan anak maupun di bidang perumahan layak huni, lingkungan hidup, dan bidang-bidang lainnya yang sifatnya kebutuhan yang sangat mendasar.

“Ada 80 indokator yang menjadi acuan penilaian Kabupaten Peduli HAM, dan Brebes mendapatkan nilai 90,” tutur Haris usai menerima penghargaan.

Terpisah, Bupati Brebes Hj Idza Priyanti SE MH mengaku bangga dan bersyukur karena Kementerian Hukum dan HAM mengapresiasi kinerja Pemkab Brebes dalam kepedulian terhadap HAM. Pengharaan ini, kata Idza, sebenarnya buat masyarakat Kabupaten Brebes yang sama-sama telah peduli kepada HAM.

Dengan penghargaan ini akan menjadi motivasi untuk terus bekerja demi rakyat. Tentunya, Kemenkum HAM punya penilaian dan indakator tertentu, sehingga Kabupaten Brebes diberikan apresiasi.

Namun begitu, kita tidak boleh berpuas diri hanya karena penghargaan ini, karena masih banyak tantangan ke depan yang mesti kita lewati bersama demi kemajuan Brebes.

“Harus juga dipahami bahwa pembangunan itu tidak semata bersifat fisik dan dilihat dari satu sisi saja, namun pembangunan mental spritual tidak boleh kita abaikan. Jadi harus ada keseimbangan di antara keduanya termasuk pemenuhan hak-hak dasar manusia,” kata Idza.

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil membuka acara peringatan Hari HAM ke-71 dan dihadiri Menkopolhukam Prof Mahfud MD serta Memkumham Prof Yasona Laoly. Dalam paparannya Menkopolhukam Mahmud MD mengatakan, akan membentuk Komite Rekonsiliasi untuk menyelesaikan berbagai macam pelanggaran HAM masa lalu sebagai solusi sesuai dengan peraturan yang berlaku. (WSD/TOPFM)
http://www.topfm951.net/2019/12/sosiodrama-terorisme-mengesankan-di.html#more
Sosiodrama tentang kekejaman terorisme, tampil mengesankan saat dies natalis ke-29, SMA Negeri 1 Larangan, Kabupaten Brebes. Teroris yang memporakporandakan suatu desa, tidak hanya meluluhlantakan suatu perkampungan, tetapi juga menghancurkan kisah cinta remaja yang sedang dilanda asmara. Kisah cinta antara tentara dan perawat tersebut, akhirnya bisa ke jenjang pelaminan tentara berhasil memukul mundur terorisme tersebut.

“Saya sangat tertarik dengan penampilan mereka, karena mengusung tentang bela negara, penanaman nilai-nilai patriotisme untuk menumpas paham radikalisme dan terorisme,” ujar Kepala SMA N 1 Larangan, Brebes Mohammad Royani disela kegiatan di halaman sekolah setempat, Selasa (10/12).

Kata Kisah radikalisme dan terorisme ditampilkan para siswanya, kata Royani, selain menghibur juga mengandung nilai-nilai kecintaan terhadap bangsa dan negara. Apa yang dilakukan para teroris, membawa kerugian tidak hanya masyarakat tetapi juga perindividu. Jangan sampai  anak-anak SMA yang masih labil, terjerumus ke dalam paham radikalisme.

Dies natalis mampu menggali potensi siswa dari seni tari, drama, lukis, musik, pencak silat, karate, foto grafi dan sebagainya.

“Kami akan menggiring para siswa agar mendalami arti pentingnya suatu akhlakul karimah yang digambarkan dalam berbagai kreatifitas penampilan seni maupun semangat berolahraga,” ujar Royani.

Sebagai Sekolah Adi Wiyata Provinsi Jateng 2019, pada dies natalis ini juga melakukan gerakan penanaman pohon dan pembagian air bersih kepada warga Pamulihan Kecamatan Larangan.

Wakasek Kesiswaan Bambang Rudiyanto menjelaskan, SMA 1 Larangan meski berada di desa Sitanggal, Kecamatan Larangan, tetapi prestasinya tidak kalah dengan sekolah-sekolah lain. Terbukti menjadi sekolah adiwiyata Provinsi Jawa Tengah 2019 dan nanti akan maju ditingkat nasional. Tak hanya itu, menjadi juara 2 Kejuaraan Karate tingka Zona 4 Jateng, DIY dan Jatim, meraih juara 1 Panahan 30,40 dan 50 Popda Brebes, Juara 1 Pencaksilat Popda, juara 1 Asronomi OSN Kab Brebes, Juara harapan 1 Sinok Sitong Kab Brebes dan masih banyak yang lain.

Sekolah ini dihuni 1.232 siswa, yang terbagi dalam 36 rombongan belajar dalam dua jurusan yakni MIPA dan IPS.

“Kami memiliki 20 ragam ekstrakurikuler, jadi wajar kalau gelar seni, budaya, dan olahraga di dies natalis ini meriah sekali,” ungkapnya.

Ketua Panitia Masnuri menambahkan, kegiatan dies natalis berlansung selama sepekan (10-17/12) sekaligus mengisi kegiatan setelah Penilaian Akhir Semester. Selain pagelaran seni budaya, juga lomba antar guru, antar kelas seperti bola voly voly pantai dan tenis lapangan untuk guru, karyawan dan 10 macam lomba olahraga untuk siswa. (AS/WSD/TOPFM)

Bupati Brebes Hj Idza Priyanti SE MH melalui Sekda Brebes Ir Djoko Gunawan MT menghimbau kepada peserta Rapat Koordinasi Ketahanan Pangan untuk merumuskan pemanfaat pekarangan sebagai sumber pangan. Berkurangnya lahan tanam akibat menjamurnya perumahan dan faktor lain harus disikapi dengan kegigihan menanami pekarangan dengan bahan pangan.
“Kita harus memanfaatkan pekarangan, untuk terjaminnya ketersediaan pangan. Ketersediaan lahan pertanian akan semakin berkurang seiring dengan kebutuhan lain yang harus dipenuhi, semisal kebutuhan perumahan dan sebagainya,” kata Idza sebagaimana disampaikan Djoko Gunawan pada Rapat Kordinasi (Rakor) Dewan Ketahanan Pangan Kab Brebes di Gedung Korpri Jalan MT Haryono Saditan Brebes, Selasa (10/12).
Oleh Sebab Itu, kata Idza, pembangunan pertanian diupayakan harus lebih intensif dengan pemanfaatan teknologi modern dan pemanfaatan lahan pekarangan secara optimal. Sehingga, produksi dan produktifitas pertanian tetap terjaga.
Disamping itu, optimalkan lumbung-lumbung pangan masyarakat, untuk mengatasi permasalahan kekurangan pangan, khususnya pada saat paceklik. Penganekaragaman pangan agar tidak mengalami ketergantungan terhadap satu macam komoditas / produk pertanian saja juga perlu digalakan. Jangan sampai komoditas lain harus mendatangkan dari daerah lain atau impor akibat hanya fokus pada satu komoditas saja.
Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Brebes Ir Yulia Hendrawati menjelaskan, Rakor digelar dalam rangka merumuskan kebijakan untuk mewujudkan kedaulatan pangan di Kabupaten Brebes. Disamping itu, untuk mengevaluasi pelaksanaan kebijakan terkait ketahanan pangan yang sudah dilaksanakan sebelumnya oleh Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Brebes.
Rakor mengusung tema membangun ketahanan pangan melalui penguatan pangan lokal untuk meningkatkan Kualitas Sumber Daya Manusiaitu diikuti 100 peserta. Mereka terdiri dari se-anggota Dewan Ketahanan Pangan Kab Brebes, Camat, Kepala BPP, Kepala Desa Prioritas berdasar hasil pemetaan FSVA, Ketua KTNA, HKTI, HNSI dan Sekretaris Dinas beserta seluruh Kepala Bidang di lingkungan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Brebes.
Rakor diisi tiga narasumber yang berasal dari Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Tengah, Baperlitbangda Kabupaten Brebes serta Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes.
Hadir dalam acara tersebut Sekda Brebes Ir Djoko Gunawan MT, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Propinsi Jawa Tengah Ir Agus Wariyanto SIP MM, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Brebes Ir Yulia Hendrawati MSi, serta Sekretaris dan Kabid Dilingkungan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Brebes. (YA/WSD/TOPFM)
PROGRAM ACARA UNGGULAN : 05-06 NGAJI PAGI * 06-07 INFO PAGI*07-09 INDONESIA DANGDUT*09-11 LAGU JAWA* 11-13 KENANGAN*13-15 DANGDUT NGETOP*15-17 TREN MUSIK INDO* 19-21 MUSIK TO ORANG MUDA*21-00 TOPREQUEST

Studio/Office :

Jl. Raya Paguyangan No.12 Paguyangan (Bumiayu) Kab.Brebes 52276

Telp.0289 432995 | SMS Online / WA : 085602037951 | www.topfm951.net
CP | dispa dj | WA|085326111234