LPPL SINGOSARI TOPFM || 95.1 MHz ||MORE THAN JUST RADIO ||INSPIRING RADIO ||


http://www.topfm951.net/2019/04/pastikan-pemilu-kondusif-bupati-brebes.html#more


Pastikan Pemilu Kondusif, Bupati Brebes Pantau TPS
Bupati Brebes Hj Idza Priyanti SE MH bersama rombongan tergabung dalam Tim Utama Monitoring Desk Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 melakukan pemantauan di hari pemungutan suara, di 8 Tempat Pemungutan Suara (TPS) dari 8 kecamatan, Rabu (17/4).
Tim Utama yang dipimpin Bupati, diantaranya memantau TPS 1 Keluarahan Brebes, TPS 1 Desa Klampok Kecamatan Wanasari, TPS 1 Desa Bulusari Kecamatan Bulakamba, TPS 18 Desa Kemurang Kulon Kecamatan Tanjung, TPS 1 Desa Bulakelor Kecamatan Ketanggungan, TPS 1 Desa Slatri Kecamatan Larangan, TPS 1 Desa Kebonagung Kecamatan Jatibarang,  dan TPS 9 Desa Karangsembung Kecamatan Songgom.
“Kami ingin memastikan suasana Pemilu serentak ini, berjalan tertib dan kondusif,” kata Idza saat memantau di TPS 18 Kemurang Kulon Kecamatan Tanjung.
Setiap kunjungan ke TPS, Idza menanyakan kehadiran dan ketidakhadiran peserta pemilu. Sehingga benar-benar bisa mengentahui tingkat partisipasi pemilih pada pemilu kali ini.
“Saya juga berpesan kepada para personil Perlindungan Masyarakat (Linmas) yang ada di TPS, untuk terus berjaga sampai perhitungan suara, apapun hasilnya masyarakat harus kondusif,” tambah Idza.
Pantauan terbagi 4 tim. Tim Utama terdiri dari Bupati Brebes, Wakil Bupati, Forkopimda, Sekretaris Daerah (Sekda) Brebes, Asisten Sekda Bidang Pemerintahan dan Sosial, Kabag Tata Pemerintahan, Kabag Umum, Kepala Satuan Intelkam Polres Brebes, dan Kepala Satpol PP.
Tim 1 terdiri dari Staf Ahli Bupati bidang Pemerintahan dan Ekbang, Inspektur, Kabid Komunikasi dan Informasi Dinas Kominfotik, Pasi Intel Kodim 0713 Brebes, Kasubbag Hubungan Antar Lembaga Bagian Tata Pemerintahan, dan Kasubbag Rumah Tangga Setda Brebes. Memantau Brebes wilayah utara, diantaranya Kecamatan Brebes, Wanasari, Tanjung, Bulakamba, dan Losari.
Tim 2 terdiri dari Kepala Baperlitbangda, Sekertaris DPPK dan Aset Daerah, Kasubbag Perundang-undangan Bagian Hukum, Komandan Sub Denpom IV/1-4 Brebes, Kasubbag Pemerintahan Umum, dan Kasi Kewaspadaan Nasional Kesbangpol. Memantau Brebes wilayah tengah, diantaranya Kecamatan Kersana, Songgom, Larangan, Banjarharjo, Ketanggungan dan Jatibarang.
Kemudian Tim 3 terdiri dari Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, Kasi Intelejen Kejaksaan Negeri, Kasubbag Otonomi Daerah Bagian Tata Pemerintahan Setda Brebes. Memantau Brebes wilayah selatan, diantaranya Kecamatan Sirampog, Tonjong, Bumiayu, Paguyangan, Bantarkawung dan Salem. (By,Wsd).


http://www.topfm951.net/2019/04/bupati-brebes-dampingi-gubernur-jateng.html#more


Bupati Brebes Dampingi Gubernur Jateng Serahkan Insentif Guru Ngaji


Bupati Brebes Idza Priyanti mendampingi Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyerahkan program bantuan insentif guru ngaji di Kabupaten Brebes. Bantuan tersebut diserahkan kepada 4.238 ribu guru ngaji di Pondok Pesantren (Ponpes) Al Bukhori Desa Sengon, Kecamatan Tanjung. Senin (15/4) kemarin.

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo mengatakan, lahirnya program tersebut berkat pasangannya memimpin Jateng kali ini, yakni Taj Yasin Maimoen, yang merupakan seorang kiai. Menggandeng guru ngaji se-Jateng menjadi impiannya bersama Gus Yasin, (sapaan wagub) untuk membangun sumber daya manusia.

“Ketika itu (kampanye Pilgub 2018) Gus Yasin bilang, harus melakukan pembangunan manusia, maka dipilihlah guru ngaji yang digandeng. Ini adalah ungkapan terima kasih saya kepada para guru ngaji yang selama ini sangat ikhlas mengajar dan memberi contoh pada santri,” bebernya.

Di hadapan ribuan guru ngaji Kabupaten Brebes, Ganjar lantas mengenang sosok Imam Bukhori, yang kebetulan nama imam perawi hadits tersebut menjadi nama Ponpes yang dijadikan lokasi pembagian insentif. Ganjar mengisahkan telah ziarah ke Imam Bukhori di Samarkand, Uzbekistan, yang konon ditemukan oleh Bung Karno.

Alhamdulillah saya sudah ke sana. Konon, makam itu ditemukan Bung Karno. Dari cerita itu,  semua orang memuji Indonesia karena membangun makam Imam Bukhori,” tandasnya.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Jawa Tengah Farhani melaporkan, jumlah penerima bantuan insentif guru ngaji se-Jateng ada 171.131 ribu orang. Adapun jumlah bantuan sebesar Rp 205 milyar.

“Mekanisme pemberiannya melalui Bank Jateng, karena kami telah bekerja sama guna pendistibusian bantuan tersebut,” terang Farhani.

Salah seorang penerima bantuan, Machwani Sulaiman, menyampikan Syukron katsiron jazakumullah (sangat bersyukur, mudah-mudahan Allah membalasnya). Semoga seterusnya lebih banyak dan para pemimpin negeri ini diberi panjang umur.

“Saya telah menjadi guru ngaji selama 57 tahun, usia saya sekarang 77 tahun. Baru kali ini menerima bisyaroh atau insentif dari Pemerintah Provinsi Jateng,” terang Sulaiman.

Pemberian insentif dalam bentuk tabungan, sejumlah Rp 1,2 juta dibagi per tri wulan. Wajar rasanya jika Sulaiman begitu menggebu mengungkapkan kebahagiaannya itu. Bukan sekadar persoalan pemberian insentif, namun program pemerintah yang menggandeng guru ngaji itulah yang membuat hatinya berbunga-bunga.

“Senang, alhamdulillah bersyukur. Orang yang tidak bisa bersyukur (berterima kasih) pada manusia, dia tidak bisa bersyukur pada Allah. Semoga pemerintah kita terus merawat Islam,” kata Sulaiman yang merupakan warga Siwungkuk Wanasari Brebes.

Dia juga mengatakan, selama ini mengajar Madin dianggap medan perjuangan, karena minimnya insentif yang mereka terima. Meski begitu, tekadnya tidak menciut, bahkan semakin bangga ketika mengetahui banyak santrinya yang lebih cemerlang pemikirannya dibanding dirinya.

“Banyak santri yang alim, bahkan lebih alim dari saya. Insya Allah ini bisa meningkatkan kemampuan guru ngaji,” ujarnya. (by, wsd/topfm)


http://www.topfm951.net/2019/04/gubernur-ajak-masyarakat-kurangi.html#more


Gubernur Ajak Masyarakat Kurangi Penggunaan Sampah Plastik


Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo melakukan silaturahmi dengan ribuaan masyarakat Kabupaten Brebes yang dikemas dengan tema “ Silaturahmi Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dengan penerima bantuan Gubernur tahun 2018 dan penyerahan bantuan Gubernur tahun 2019" di Pendopo Bupati Brebes, Senin (15/4).

Bupati Brebes Hj Idza Priyanto SE MH, mengucapkan selamat datang, sugeng rawuh kepada Gubernur Provinsi Jawa Tengah H Ganjar pranowo SH MIP beserta rombongan.

Ucapan terima kasih sekaligus apresiasi juga disampaikan Bupati kepada pemerintah Provinsi Jawa Tengah, yang telah memberikan perhatian kepada pemerintah Kabupaten Brebes.

Telah banyak terbukti program bantuan yang diberikan kepada Brebes, mulai dari sektor pendidikan, kesehatan, infrastuktur, serta sosial

Sejalan dengan program pembangunan Pemkab Brebes,  masih fokus di sektor pendidikan, salah satunya menggenjot program gerakan kembali bersekolah (GKB) Program tersebut sangatlah penting guna keberlangsungan pendidikan bagi generasi muda. Untuk dapat terus melanjutkan sekolah, dan menjadi generasi penerus bangsa yang unggul.

Di sektor kesehatan, masalah yang masih di hadapi saat ini, seperti stunting. Walau angka kasus stunting di Kabupaten Brebes mulai turun. Namun, terus berupaya dengan berbagai usaha untuk menekan kasus stunting agar menurun, hilang dan tidak terjadi lagi.

Sarana prasarana kesehatan juga telah dibenahi. Tidak hanya itu, jaminan sosial kesehatan masyarakat juga telah lakukan.

Terkait kesejahteraan sosial masyarakat, lanjutmya, Brebes telah merampungkan program keluarga harapan (PKH), serta pembangunan rumah tidak layak huni (RTLH). Hal ini menjadi keseriusan pemerintah daerah, karena melihat jumlah RTLH di Kabupaten Brebes mencapai 173 ribu.

"Sebanyak,  1.600 unit RTLH 2019 dilakukan perbaikan atau rehab guna mengurangi jumlah RTLH yang ada," tutur Idza.

Akselerasi berbagai program pembangunan tersebut, tentunya membuhtuhkan dukungan serta anggaran yang cukup banyak.

Gubernur di dampingi Bupati Brebes dan Wakil Bupati Brebes menyerahkan secara simbolis bantuan keuangan Provinsi Jawa Tengah TA 2019 kepada Kabupaten Brebes, untuk peningkatan jalan Desa Pasarbatang sampai Desa Tengki, bantuan Pengadaan dan Pemasangan Penerangan Jalan Umum, bantuan pengadaan alat kedokteran untuk RSUD Kabupaten Brebes, bantua dari Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Tengah, rumah tidak layak huni ( RTLH) untuk 292 Desa di Kabupaten Brebes, Kartu Jateng Sejahtera (KJS), bantuan sarana angkut  pengelolaan sampah untuk Desa Banjarharjo, Bantuan CSR RTLH dari Bank BKK Banjarharjo Brebes, bantuan Dana Sosial dari Bank Jateng untuk biaya perlindungan 120 rb pekerja rentan melalui program BPJS Ketenagakerjaan, bantuan Dana Sosial RTLH dari PDAB Tirta Utama Provinsi Jawa Tengah, bantuan social dari Gubernur Jawa Tengah Stimulan Jamban Sehat (SJS), bantuan bagi Kelompok Tani Jaya untuk Desa Siasem Wanasari, dan bantuan Hibah bidang pendidikan keagamaan MTS Al Ikhlas Negarayu Tonjong, serta yang terakhir, bantuan dari Pemprov Jateng bagi PUPM untuk Gapoktan Mekar Jaya Desa Sukareja Banjarharjo Brebes.

Ganjar dalam sambutannya, mengkampanyekan kembali tentang kurangi sampah plastik. Dalam hal ini, pemerintah daerah mempunyai peran penting pada masyarakat tentang pentingnya pengurangan sampah plastik.

Diceritakan, Ganjar, kemaren hari tenang pertama kampanye pemilu, Dia mengkawal langsung bersama Kepala Satpol PP, dan Bawaslu, menurunkan alat Peraga Pemilu (APK).

“Saya menghimbau kepada tim sukses, Caleg, relawan, ataupun tim sukses lainnya, ayo kita bekerja sama bareng-bareng turunkan APK,” ajaknya. 

Ganjar bahkan mengadakan sayembara di media social lewat Instagram.

"Barang siapa yang bisa mengolah memanfaatkan sampah plastik, khususnya bekas banner/spanduk menjadi barang yang bisa di pakai dan siap pakai dan yang terlihat unik dan menarik, akan kamai bwri hadiah," ucapnya.

Dia mencontohkan, kalau bekas APK biasa didaur ulang menjadi tas belanja yang bisa digunakan untuk belanja ibu-ibu di pasar atau barang lainnya.

"Segera kirim ke saya atau posting di Instagram dan kasih hastag Ganjar Pranowo, saya kasih waktu satu minggu mulai dari hari ini," ujarnya.

Dan nantinya, untuk sepuluh orang terbaik pengirim hasil karyanya, dikasih hadiah uang tunai Rp 20 juta dari uang pribadi Ganjar.

Pesertanya juga bukan cuma orang pulau jawa, luar pulau juga banyak dan antusias mengikuti sayembara ini. Untuk itu, saya tunggu nanti hasil karyanya seperti apa. "Masyarakat Brebes juga jangan mau kalah, dan harus ikut berpartisipasi, siapa tahu dapat rejeki dari saya," ucapnya lagi sembari tersenyum.

Ganjar bermaksud, sampah-sampah yang terkumpul bisa diolah, didaur ulang kembali sehingga  menjadi barang yang mempunyai nilai jual bagi masyarakat.

“Mari, kita dorong untuk mengurangi sampah plastik dan mengelolanya dengan baik," ajaknya lagi.

Hadir dalam acara tersebut Bupati Brebes Hj Idza Priyanti SE MH, Waki Bupati Brebes Narjo SH MH,  Gubernur Jateng Ganjar Pranowo SH MIP Forkopimda Kabupaten Brebes, para Kepala SKPD, Camat se Kabupaten Brebes,  Kepala Desa se Kabupaten Brebes, Kelompok Tani, pelaku UMKM, dan juga tamu undangan penerima bantuan dari Gubernur Jawa Tengah Tahun 2019. (Otz/ Wsd/topfm)
PROGRAM ACARA UNGGULAN : 05-06 INFO PAGI*07-09 INDONESIA DANGDUT*09-11 LAGU JAWA* 11-13 KENANGAN*13-15 DANGDUT NGETOP*15-17 TREN MUSIK INDO* 19-21 MUSIK TO ORANG MUDA*21-00 TOPREQUEST

Studio/Office :

Jl. Raya Paguyangan No.12 Paguyangan (Bumiayu) Kab.Brebes 52276

Telp.0289 432995 | SMS Online : 085602037951 | www.topfm951.net
CP | dispa dj | WA|085326111234
Email: topfm951@yahoo.co.id
Copyright 2010 | topfm951 | bumiayu | Radio