RADIO SINGOSARI TOPFM || 95.1 MHz ||MORE THAN JUST RADIO ||INSPIRING RADIO ||

Live Radio Streaming


KLIN MORE PLAYER

 




www.topfm951.net - Sebagai pusat pemerintahan, Kantor Pemerintahan Terpadu (KPT) Kabupaten Brebes diharapkan memiliki kesakralan tersendiri. Dalam artian mampu mendatangkan keberkahan dan kemakmuran bagi para pekerja dan seluruh masyarakat Kabupaten Brebes. Untuk itu sebagai modal dasar kepemimpinan yang dikenal dengan istilah Wahyu Keprabon, dilakukan prosesi penanaman lima pohon yang sarat arti, Rabu (25/1).

Mboyong Wahyu Keprabon dilambangkan dengan menanam 5 buah pohon, terdiri dari 2 pohon beringin putih kanan dan kiri yang melambangkan kebeningan jiwa.  Satu buah pohon Sawo Manilo dibagian tengah digambarkan sebagai rakyat dan 2 ringin sungsang di kanan dan kiri dilgambarkan sebagai kewibawaan.  Kelima pohon itu, adalah modal dasar untuk duduk menjadi Bupati Brebes.

Pepohonan tersebut diboyong para Abdi Dalem yang terdiri dari seluruh lapisan masyarakat. Pohon secara berurut ditanam oleh Pj Bupati, Dandim, Kapores, Kajari Sekda dan Kepala OPD diiringi backsound Seruling darir mastro seruling Maman Rahman Bumiayu.

Penjabat (Pj) Bupati Brebes Urip Sihabudin SH MH berharap dengan ditanamnya lima pohon simbol Wahyu Keprabon tersebut, bisa menyerap sifat sifat seperti apa yang tersirat dalam arti pohon tersebut. Yakni sifat kesucian, kebaikan, dan kewibawaan serta seluruh Masyarakat Brebes diberikan keberkahan dan kemakmuran.

Lebih dari itu Urip Berharap menanam pohon menjadi kebiasaan bersama, karena dengan menanam pohon banyak manfaat yang dapat kita rasakan nantinya. Urip tidak memungkiri kalau Kabupaten Brebes belum rindang karena minimnya pepohonan dan terkesan gersang.

“yuk biasakan menanam, tanamlah pohon yang cepat tumbuh dan kalau bisa ya ada nilai ekonominya,” ajak Urip.

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Kab Brebes drh Ismu Subroto selaku Ketua Panita menjelaskan, ditanamnya lima pohon simbol keprabon juga disiram dengan air yang diambil dari lima sumber mata air, salah satunya Air Zam Zam yang dibawa langsung dari Tanah Suci Mekah.

Kata Ismu ritual tanam pohon ini sebagai cara nguri-uri budaya Brebes. Para Budayawan Brebes juga menampilkan seni budaya lokal diantaranya seni Karawitan dan Jaipong.

“Mudah mudahan Brebes kedepan bisa menjadi Kota Budaya dan Religius,” ujar Ismu.

Ikut menghibur saat ramah tamah suguhan karawitan PGRI Korwil Brebes dan Karawitan Cilik Pandansari, Paguyangan, Kecapi Seruling dan tarian dari Bantarkawung dan suguhan jajanan khas Brebes.

Turut hadir Ketua DPRD Brebes Moh Tofiq SSn, Sekda Brebes Ir Djoko Gunawan MT, Perwakilan Forkompimda, Staf Ahli Bupati, Asisten Sekda, dan para Kepala OPD dilingkungan Pemerintah Kabupaten Brebes serta undangan lainnya.


Penulis: Yaser Arafat
Editor: Wasdiun




www.topfm951.net - Sebanyak, 891 orang Panitia Pemungutan Suara (PPS) se Kabupaen Brebes secara resmi dilantik dan diambil sumpah oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Brebes Muamar Riza Pahlevi di Stadion Karangbirahi Brebes, Selasa (24/1/23). Diharapkan mereka bisa melaksnakan tugas untuk mensukseskan Pemilu Serentak 2024.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Brebes Muamar Riza Pahlevi berharap seluruh anggota PPS dapat melaksanakan tugasnya dengan sebaik baiknya. Dia berpesan agar seluruh anggota PPS dapat memantau perkembangan proses tahapan pemilu salah satunya dengan memantau seluruh Media sosial yang dimiliki oleh KPU, baik Pusat maupun KPU Kabupaten Brebes.

“Jangan sampai anggota PPS telat informasi, untuk itu agar setiap saat memantau terus media sosial resmi yang dimiliki KPU,” ajak Riza usai melantik.

Kepada seluruh anggota PPS, Riza menandaskan agar ikut serta mensosialisasikan tahapan pemilu melalui berbagai sarana komunikasi maupun medsos. Sehingga masyarakat mengetahui secara pasti tahapan demi tahapan pemilu 2024 mendatang.

Penjabat Bupati Brebes Urip Sihabudin SH MH dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Kepala Kesbangpolda Kabupaten Brebes Moh Sodiq mengatakan, tahun 2024 ada momen politik yang sangat penting. Karena ada pesta demokrasi terbesar dan secara serentak dalam tahun yang sama yakni Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden, DPR, DPD, DPRD. Selanjutnya Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, pemilihan Bupati dan Wakil Bupati yang digelar di tahun yang sama, yaitu tahun 2024.

Untuk itu, kepada seluruh warga masyarakat Kabupaten Brebes agar turut menyukseskan pesta demokrasi akbar tersebut.

“Terlebih bagi saudara semua yang saat ini dilantik sebagai anggota PPS,” tandas Urip.

Urip mengatakan terpilihnya saudara sebagai anggota PPS merupakan amanah yang harus diemban. Meski berat, namun diyakini seluruh anggota PPS akan mampu melaksanakan tugas dengan baik dalam tahapan-tahapan pemilihan umum selanjutnya.

Dalam sambutan tersebut juga disampaikan ucapan selamat kepada seluruh Anggota PPS yang sudah dilantik. Anggota PPS harus mampu bersikap proaktif dalam pelaksanaan pemilu yang akan datang agar seluruh kegiatan berjalan dengan lancar dan aman.

“Performa dan kinerja anggota PPS akan sangat menentukan hasil pemilu tahun 2024,” pungkas.


Penulis: Yaser Arafat
Editor: Wasdiun




www.topfm951.net - Sunatan massal merupakan implementasi ajaran agama, bukan hanya diwacanakan tapi juga diamalkan. Perbuatan baik melalui bakti sosial sunatan massal seperti ini, akan membawa berkah kepada setiap orang yang melakukannya.

Hal tersebut disampaikan Pj Bupati Brebes Urip Sihabudin SH MH saat menghadiri sunatan massal dalam rangka peringatan Hari Jadi Kabupaten Brebes ke 345 dan HUT Baznas ke 22 di RSUD Brebes, Sabtu (21/1).

"Kegiatan ini merupakan wujud kepedulian Pemkab Brebes dengan Baznas, semoga tidak hanya berakhir sampai di sini, namun akan ada aksi-aksi sosial lainnya," ucap Urip.

Kata Urip, Khitan atau sunat sebagai salah satu ajaran Islam, terkadang masih merupakan ritual yang mahal bagi sebagian kelompok masyarakat, khususnya mereka yang tidak mampu. Namun ini tanggung jawab orang tua untuk mengantarkan anak-anak memasuki masa kedewasaan dengan landasan kesholehan.

"Semoga mereka setelah dikhitan mendapatkan pendidikan yang baik serta diberikan nilai keimanan dan ketakwaan yang kuat, dan menjadi anak yang sholeh," harapnya.

Di kesempatan yang sama Sekda Brebes Ir Djoko Gunawan MT menyampaikan, sunatan massal ini digelar di dua tempat, kemarin di RSUD Bumiayu dan hari ini di RSUD Brebes.

"Jumlah peserta kali ini sangat banyak, 165 anak mengikuti sunatan massal. Secara anggaran kami berjumlah 230 peserta, dibagi dua untuk wilayah Brebes dan Bumiayu," tuturnya.

Djoko Gunawan mengatakan, sunatan massal merupakan wujud komitmen antara Pemda, RSUD dan Baznas. Demikian ditunjukkan demi membantu masyarakat, khususnya keluarga kurang mampu supaya terbantu melalui kegiatan ini, dia juga berharap kelak anak-anak menjadi anak yang sholeh berbakti pada orang tua, berguna bagi bangsa dan agama.

Direktur RSUD Brebes dr Rasipin melaporkan, untuk 165 peserta sunatan, RSUD Brebes membuka 20 tempat tidur. Tiap tempat tidur ada dua orang, satu operator dan satu kooperator, jadi total 40 orang ditambah cadangan 5 orang petugas.

"Mudah-mudahan pelaksanaan kegiatan tidak lama, hitung-hitungannya satu tempat tidur bisa untuk belasan anak. Kemungkinan paling lama setengah jam, dan selesai habis duhur," terangnya.

Sementara itu, Ketua Baznas Brebes Abdul Haris menyampaikan, dari Baznas memberikan bingkisan berupa sarung dan setiap anak mendapat Rp 250 ribu. Semua sumber anggaran dari sahabat ASN di Kabupaten Brebes.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada sahabat ASN yang telah mempercayakan pada kami, zakat maupun infak terkumpul kami salurkan untuk manfaat masyarakat Kabupaten Brebes, salah satunya kegiatan ini," jelasnya.

Usai memberikan bingkisan, Pj Bupati Brebes bersama Ketua Baznas, Direktur RSUD serta OPD Brebes berkeliling melihat langsung kegiatan sunatan massal.

Penulis: Bayu Arfi
Editor: Wasdiun


www.topfm951.net - Penjabat (Pj) Bupati Brebes Urip Sihabudin SH MH berharap perlu adanya penyatuan persepsi tentang apa itu Universal Health Coverage (UHC). Sehingga tidak terjadi salah tafsir dari masyarakat maupun pengampu layanan kesehatan itu sendiri. Urip berharap adanya penjelasan dari BPJS Kesehatan terkait UHC dan manfaatnya untuk masyarakat.

Demikian disampaikan Urip saat rapat Kordinasi Implementasi UHC dan optimalisasi pelaksanaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Kabupaten Brebes, di Aula RA Kartini BKPSDMD, Kamis (19/1).

Kata Urip, pada dasarnya semua tahu bahwa UHC adalah pintu masuk untuk memberikan pelayanan kesehatan yang lebih baik kepada masyarakat. Untuk itu harus ada petunjuk teknis yang jelas tentang pelaksanaanya.

Senada, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes Ineke Tri Sulistyowati juga berharap seluruh Stakeholder terkait mendapatkan pemahaman yang benar tentang status UHC. Menjadi kewajiban bersama untuk menyampaikan prihal UHC kepada masyarakat.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Tegal dr Belza Rizki Ananta Mkes menyampaikan bawa Kabupaten Brebes kini telah menyandang predikat UHC. Prestasi ini diraih karena jumlah masyarakat yang ter cover jaminan kesehatanya sudah mencapai lebih dari 95 persen.

“Kabupaten Brebes menembus angka 96,26 persen,” ujar dokter Belza.

Itu artinya, kata dr Belza, dengan raihan UHC maka secara otomatis berbagai manfaat dan kemudahan yang terkait dengan jaminan dan pelayanan kesehatan akan semakin banyak dirasakan oleh masyarakat. Salah satunya proses daftar langsung aktif bagi masyarakat yang benar-benar miskin.

Rapat kordinasi dihadiri antara lain Pj Bupati Brebes Urip Sihabudin SH MH, Asisten sekda bidang Pemerintahan Hukum dan Politik Khaerul Abidin MSi, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Brebes Drs Masfuri MM, Kepala Dinas Kesehatan kabupaten Brebes Ineke Tri Sulistyowti MKes, dan Kepala BPJS Kesehatan Cabang Tegal dr Belza Rizki Ananta Mkes, para Kepala RSUD dan RS Swasta, Perwakilan Kepala Desa, dan stakeholder terkait lainya.


Penulis: Yaser Arafat
Editor: Wasdiun




www.topfm951.net - Menjelang hajat besar Pemilu serentak tahun 2024, Pemerintah Kabupaten Brebes melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dindukcapil) Kabupaten Brebes gaspol melakukan perekaman Kartu Tanda Penduduk (KTP) elektronik bagi Pemilih Pemula. Sebab bila tak punya E-KTP terancam tidak memiliki hak pilih.


Menurut Kepala Disdukcapil Kabupaten Brebes Drs Mayang Sri Herbimo, hingga saat ini masih terdapat 32.612 pemilih pemula yang belum melakukan perekaman KTP elektronik di Kabupaten Brebes. Jumlah tersebut terbagi menjadi 26.984 pemilih pemula berada di wilayah Kabupaten Brebes dan 5.628 pemilih berada di luar Kabupaten Brebes.


Langkah awal, anjut Mayang, akan menyasar pemilih pemula di 400 sekolah Kabupaten Brebes.  Karenanya, Disdukcapil menggelar sosialisasi perekaman KTP elektronik kepada kepala sekolah setingkat SMA/SMK di Islamik Centre, Kamis (19/1).


Harapannya, pemilih pemula segera melakukan rekaman sehingga mencapai 100 persen untuk hak pilih mereka pada pelaksanaan Pemilu 2024.
Disdukcapil Kabupaten Brebes menargetkan 164 hari untuk menuntaskan keseluruhan perekaman KTP elektronik ini.


"Kami melaksanakan program layanan Jempol Kalih, atau jemput bola ke sekolah-sekolah dan ponpes agar para pemilih pemula segera melakukan rekaman kependudukan. Upaya ini kami lakukan bekerja sama dengan sekolah dan juga kecamatan," ujar Mayang.


Ia menyampaikan jajarannya akan melaksanakan layanan 7 hari dalam seminggu untuk mengejar perekaman ini. Karenanya Mayang berharap para Kepala Sekolah, Kepala Desa dan Kecamatan untuk mendukung program ini. Sehingga Pemilu tahun 2024 berjalan dengan lancar dan semua pemilih pemula dapat ikut berkontribusi dalam hak pilihnya.


Selain target perekaman pemilih pemula ini, tambah Mayang, Disdukcapil Kabupaten Brebes juga memiliki berbagai program untuk perekaman KTP elektronik, diantaranya layanan Saba Desa yaitu jemput bola perekaman KTP ke desa-desa, layanan Laka Asi untuk para penghuni panti sosial, layanan Pandu Disana untuk para lansia, disabilitas dan sakit berat serta layanan ekstra yaitu layanan di hari Sabtu dan Mobil Keliling.


Penulis: Dian
Editor: Wasdiun

 





www.topfm951.net ( Bumiayu ) - Untuk meningkatkan kreatifiats pelaku umkm di Kab. Brebes wilayah selatan Khusunya Bumiayu, Tonjong Sirampog Paguyangan Bantarkawung Salem Bidang Umkm dan Perdagangan Dinkompundag Kab. Brebes menggelar lomba olahan masakan dan bimbingan sekaligus silaturohmi dengan pelaku umkm yang tergabung di Paguyuban Guyub Rukun Selawase GSR Di Pendopo 2 Bupati Brebes yang ada di Bumiayu belum lama.

Dalam kegiatan terebut pelaku umkm di berikan bimbingan untuk para pelaku umkm dalam memperoleh perizinan , sertifikat halal dan pemasaran olahan di Lapakemane yang merupakan rumah besar bagi pelaku umkm di Kab. Brebes dalam memasarkan hasil karya para pelaku umkm tersebut.

Kepala Bidang UmKm dan Perdagangan Dinkompundag Kab. Brebes Lusia Indira Isni usai kegiatan menjelaskan bahwa para pelaku umkm ini perlu adanya bimbingan untuk terus bisa menghasilkan kreatifitas olahan produk baru yang kemudian bisa dipasarkan di lapakemane  brebes.



Dalam kegiatan tersebut juga digelar lomba kreatifitas olahan berbahan dasar ubi-ubian yang di kreasikan mejadi kue ulang tahun dari ubi, pizza dari kentang dan roti . ( by/topfm)


 


 

Sirampog (www.topfm951.net) – Penjabat (Pj) Bupati Brebes, Urip Sihabudin,SH,MH meninjau secara langsung korban tanah gerak di Dukuh Karanganyar, Desa Sridadi, Kecamatan Sirampog, Kabupaten Brebes, Kamis (15/12-2022).


Pj.Bupati Brebes dalam kunjungannya menjelaskan pemkab brebes untuk target utama berupaya membantu percepatan pengadaan tanah untuk hunian tetap bagi warga korban tanah bergerak Dukuh Karanganyar Desa Sridadi.


Menurutnya anggaran untuk percepatan sudah tersedia meskipun terbatas, dan saat ini ada bebarapa lokasi yang akan di jadikan target relokasi namun masih dalam proses negoisasi.. pihaknya  berharap akan segera selasai sehingga warga terdampak bisa secepatnya melakukan relokasi di hunian permanen .
Kondisi di pemukiman Dukuh Karanganyar tidak mungkin dihuni lagi, mengingat pergerakan tanah sangat parah dan sudah terjadi sejak 2021 lalu. Penggerakan tanah dan penurunan tanah sampai sepuluh meter lebih dan warga korban tanah bergerak saat ini baru mulai menempati hunian sementara (Huntara) yang ada di Dukuh Rebo.





Kalakhar BPBD Brebes, Nusy Mansur yang mendampingi kunjungan Pj Bupati Brebes Urip Sihabudin mengatakan, terdapat 65 Kepala Keluarga (KK) yang menjadi korban tanah bergerak Dukuh Karanganyar. Saat ini ada 58 KK yang telah pindah ke Huntara, dan selebihnya pindah secara mandiri ke lahan yang dimilikinya.


 



Pergerakan tanah di dusun tersebut sudah terjadi sejak 2019 lalu, dan semakin parah di bulan Oktober dan November 2022.
Untuk kerusakan didominasi oleh rekahan-rekahan pada bagian lantai rumah, retak-retak pada dinding, dan ambrolnya rangka atap rumah.


 


Dari hasil kajian Badan Geologi Bandung terakhir, hasilnya masih tetap sama yaitu 3 dusun di wilayah Desa Sridadi (Karanganyar, Karanggondang, dan Pengasinan), tidak layak untuk ditempati karena berada di jalur bencana. (by/topfm@2022)



www.topfm951.net (Semarang) - Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Provinsi Jawa Tengah Urip Sihabudin SH MH resmi menjadi Penjabat (Pj) Bupati Brebes hingga dilantiknya Bupati Brebes hasil Pemilu Kepala Daerah Serentak 2024. Urip menggantikan Hj Idza Priyanti SE MH yang purna masa jabatannya pada 4 Desember 2022. Untuk mengisi kekosongan waktu, tugas keseharian dalam tenggat waktu 4-12 Desember 2022 Gubernur Jateng Ganjar Pranowo menunjuk Ir Djoko Gunawan MT sebagai Pelaksana Harian (Plh).

“Alhamdulillah, tadi saya dilantik Pa Gubernur atas amanat dari Bapak Presiden untuk bersama-sama masyarakat membangun Brebes ke depan. Saya tidak menargetkan 100 hari pertama atau apalah namanya, yang jelas saya akan meneruskan pembangunan dari Ibu Idza Priyanti dan Pa Narjo,” kata Urip usai diambil sumpah dan pelantikan sebagai Penjabat Bupati Brebes, di Gedung BPSDMD Prov Jateng, Jl Setiabudi 201 A Srondol, Banyumanik, Semarang, Selasa (13/12).


Urip menjelaskan, dirinya diamanati memfasilitasi penanganan covid 19, memfasilitasi kegiatan-kegiatan pemilihan pilkada dan pilpres 2024, dan bersama seluruh element masyarakat menyelesaikan permaslahan-permasalah yang ada di Brebes.


Untuk itu, dirinya mohon dukungan seluruh komponen masyarakat, forkopimda, opd, untuk bersma-sama membangun Brebes lebih baik lagi.

Untuk menjalankan tugasnya, Urip mengatakan tidak ada istilah 100 hari karena pada prinsipnya melanjutkan pembangunan yang sudah dimulai ibu Idza sebagai bupati.

"Apa yang sudah dimulai akan saya lanjutkan dan melakukan percepatan. Dan penguatan pengentasan kemiskinan, pengangguran, kesehatan dan lain lain," tandasnya.

Dalam sambutannya Ganjar Pranowo memuji kepemimpinan Idza-Narjo yang selalu rukun membangun Brebes selama 2 periode, kompak selalu.

Ganjar menyampaikan beberapa pesan untuk kemajuan Brebes mengingat Brebes sebagai daerah terluas wilayahnya dan terbanyak penduduknya di Jawa Tengah. Maka Ganjar memerintahkan Urip untuk berkeliling Brebes, senakin tidak banyak di rumah semakin bagus.

Gubernur berambut putih itu mengatakan kalau Urip itu sudah lama menjadi PNS dan sebagai orang Brebes tentu memiliki tanggung jawab sosial terhadap daerahnya sendiri.

Lakukan apa yang boleh dan tidak boleh, terpampang jelas dalam SK Mendagri. Karena Bupati Idza sudah melakukan program dengan keras, tapi belum tuntas maka masih banyak PR yang perlu diselesaikan oleh pa Urip.

Diantaranya menyelesaikan perhelatan Pilkada 2024, penurunan angka kemiskinan, stunting, menarik investasi dan lain lain. "Permudah investor yang akan menanamkan investasinya di Brebes," kata Ganjar.

Namun juga perlu disiapkan SDM,  misalnya teknologi pertanian Bawang Merah yang sudah membahana. Juga telur asin, di inovasikan lebih bangus lagi. Bisa telur bakar, telur panggang, kalau bisa ya inovasi telur manis.

Momentum liburan natal dan tahun baru untuk dimanfaatkan warga Brebes membuat event untuk peningkatan ekonomi kerakyatan apalagi tersedia rest area yang paling bagus di Jawa Tengah, heritage.

Dalam kesempatan tersebut juga dilantik Endang Supriyatni SH yang juga istri dari Urip Sihabudin sebagai Ketua Tim Penggerak PKK dan Ketua Dekranasda Kabupaten Brebes. (Wasdiun)


 


 

www.topfm951.net - Seiring dengan perkembangan zaman, jumlah lembaga keuangan maupun perbankan semakin bertambah sekarang ini menuntut seluruh komponen PT BPR BKK Banjarharjo untuk terus berbenah berinovasi, seperti sumber daya manusia yang professional sehingga dapat memberikan produk layanan yang berkualitas kepada masyarakat khususnya nasabah BPR BKK Banjarharjo.
PT. BPR BKK Banjarharjo merupakan salah satu aset Kabupaten Brebes, yang diharapkan bisa menjadi andalan masyarakat utamanya dalam membangkitkan usaha mikro kecil dan menengah (umkm). maka dari itu, saya berharap bpr bkk banjarharjo dapat menjaga dan terus mengembangkan eksistensinya, agar mampu menjadi turbin penggerak ekonomi daerah, sekaligus memberikan kontribusi bagi pendapatan asli daerah (pad). Demikian dikatakan PLH Bupati Brebes Ir. Joko Gunawan MT saat membuka Gebyar 15 Tahun PT. BPR BKK Banjarharjo Kab. Brebes di Hotel Anggreani Bumiayu Sabtu, 10 Desember 2022.

Ditambahkan Joko Gunawan upaya-upaya inovatif serta promotif ini hendaknya senantisa terus dikembangkan guna memperkuat kesetiaan nasabah, sehingga ke depan bpr bkk banjarharjo semakin kuat, semakin jaya, dan semakin memberikan barokah juga manfaat untuk kepentingan seluruh masyarakat, serta memiliki kontribusi optimal terhadap pembangunan di kabupaten brebes


” Dengan berbagai kemudahan kredit yang ada di bpr bkk banjarharjo, diharapkan akan memberi semangat pada masyarakat untuk membuka usaha secara mandiri ”


Sementara Direktur PT BPR BKK Banjarharjo Moh. Abdilah mengatakan pada tahun 2022 ada penurunan target dari tahun 2021 sebesar 3.4 Milyar untuk tahun ini hanya ditargetkan sebesar 2.7 Milyar .  Sementara untuk aset sendiri pada tahun 2022 BPR BKK Banjarharjo  sudah mencapai 106 Milyar lebih.

Sementara Ketua Komisi IV DPRD Kab. Brebes dari Fraksi PDI P Hj. Tri Murdiningsih, S.Psi, M.Psi
mendorong BPR BKK Banjarharjo agar bisa lebih maju lagi dan menjadi pilihan utama bagi warga masyarkat Kab. Brebes di dunia Perbankan

Pada gebyar 15 tahun PT BPR BKK Banjarharjo tahun ini menggelar serangkian kegiatan dan Hadiah  4 unit sepeda motor , 4 unit televisi 32”, 4 unit kulkas, 4 buah mesin cuci, dan puluhan hadiah lainnya. ( by@topfm2022)

 
 


www.topfm951.net - Bupati Brebes Hj Idza Priyanti SE MH mengatakan, pamit undur diri dari Bupati Brebes setelah mengabdi selama dua periode bukan berarti berhenti berjuang. Bagi Idza, batas waktu sebagai bupati yang menurut aturan hanya boleh dua periode maka dirinya patuh dan akan melanjutkan perjuangan melalui jalur politik sebagai anggota DPR RI.

“Sesungguhnya amat berat melepas jalinan kerja sama yang sudah dirajut selama 10 tahun membangun Brebes. Tapi karena aturan, saya dan Pak Wakil Bupati Narjo SH MH hari ini harus mohon pamit,” ucap Idza saat menyampaikan ucapan pamit pada Pengantar Purna Bakti Bupati dan Wakil Bupati Brebes, di Pendopo Brebes, Sabtu (3/12).

Idza mengaku masih belum bisa menyelesaikan pembangunan secara maksimal dan masih banyak PR yang belum tergarap. Meski demikian, Idza berharap bupati penggantinya bisa menyelesaikan PR yang di maksud.  

Bupati menceritakan selama 10 tahun periode Idza-Narjo telah membangun infrastruktur dan sumber daya manusia. Untuk menaikan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Kabupaten Brebes dia menggelontorkan beasiswa untuk melanjutkan ke jenjang SLTA dan beasiswa bidikmisi melanjutkan ke perguruan tinggi.
 
“Gerakan kembali bersekolah dan pendidikan sepanjang hayat, sangat terasa manfaatnya karena pihak pemerintahan desa juga ikut andil,” kata Idza.
 
Pembangunan RSUD Brebes yang selama 70 tahun tidak direhab, pembangunan RSUD Bumiayu yang dulunya Puskesmas kini menjadi RSUD reperesentatif dengan 5 lantai. Di wilayah tengah juga telah dibangun RSUD Ir soekarno.

Di Brebes juga dibangun Mal Pelayanan Publik (MPP), Kantor Pemerintahan Terpadu (KPT), Perpustakaan Daerah, Monumen Juang 45, Taman Edukasi, Museum Buton, Rusunawa, Pasar Seng Makmur Bumiayu, Rumah Potong Unggas dan lain-lain.

Idza juga mengaku bangga dengan kegigihan masyarakat Brebes dalam berkarya dan beribadah. Masyarakat Brebes semangatnya tinggi, pekerja keras dan agamis terbukti saat perayaan agama digelar meriah sehingga barokah.

Di hari pamitan, Idza mohon pamit juga mohon dukungan untuk berbakti di tahun-tahun mendatang karena berakhirnya masa bakti ini tidak kembali berjuang.

“Terus terang, saya tidak bisa memberikan apa-apa kepada hadirin semua,” ucap Idza sedikit terbata karena menahan tangis.

Senada, Wakil Bupati Narjo juga meminta maaf kepada Bupati Idza barangkali selama menjalankan tugasnya. Juga kepada masyarakat yang telah bersama-sama mendukung pemrintahan selama satu dekade.

Narjo menceritakan kalau dirinya adalah orang desa yang memiliki rumah sederhana dipinggir kali Babakan. Narjo selalu teringat pesan orang tuanya bahwa sebagai anak desa harus loyal dan aja nakal, ikhlas berjuang, serta merakyat.

“Perjuangan tak pernah henti, berjuang untuk umat agar terwujud masyrakat yang maslahat dan bermanfaat,” terang Narjo.

Sekda Brebes Ir Djoko Gunawan MT mewakili ASN Kabupaten Brebes mengucapkan terima kasih dan permohonan maaf kepada Bupati dan Wakil Bupati Brebes. Sebagai abdi negara, barangkali belum optimal dalam membantu bupati  dan wakilnya menyelesaikan program kerja pemerintah yang menjadi targetmya.

“Atas nama pegawai di Pemkab Brebes, kami mengucapkan terima kasih dan mohon maaf kepada Ibu Idza dan Pa Narjo,” ucapnya.

Selaku tokoh agama, pengasuh pondok pesantren Al Hikmah 2 Benda KH Sholahudin Masruri berterima kasih karena dalam kepemimpinannya telah bersinergi dengan ulama. Harmonisasi antara ulama dan umara, telah tercipta semoga yang menggantikan nanti juga terus bersinergi dengan ulama.

“Kami hanya berdoa semoga Kabupaten Brebes dijauhkan dari hal hal buruk sehingga masyarakat Brebes bisa tekun beribadah,” ucapnya.

Ketua FKUB Supriyono menyatakan kehilangan pasangan satu dekade yang menurutnya sangat solid dalam memimpin. Pasangan Idza Narjo dalam satu dekade juga mampu mewujudkan impian-impian masa lalunya seperti mewujudkan Pendopo Bumiayu, Kantgor Pemerintahan Terpadu dan Rumah Sakit di daerah tengah.

“Saat saya masih menjadi camat tempo dulu, memimpikan Istana Kedua di Selatan dan impian itu wujudkan oleh Bu Idza. Dengan adanya pendopo Bumiayu, bila ada tugas maraton di daerah selatan serta harus dilaksanakan pagi hari maka bisa diselesaikan karena bisa tidur di Bumiayu,” tutur Supriyono.

Supriyono berpesan kepada Idza-Narjo teruslah berjuang dan mengabdi karena masih ada ladang untik pengabdian yang lebih luas.

Dandim o713 Tentrem Basuki mengacungkan jempol karena kepemimpinan Idza Priyanti sangat lembut dan selalu berkonsultasi dengan forum komunikasi pimpinan daerah (Forkopimda). Setiap ada permasalahan selalu berkonsultasi dengan Forkopimda untuk bersama sama mencarikan solusi. (Wasdiun)

 




www.topfm951.net - Pembangunan manusia sangat dibutuhkan guna memenuhi sumber daya manusia yang handal dan berkualitas, sebagai salah satu modal dalam era persaingan global. Karang taruna sebagai organisasi kepemudaan di Kabupaten Brrebes harus mampu menunjukan dedikasi tinggi dalam keikutsertaannya membangun daerah.

Demikian disampaikan Wakil Bupati Brebes Narjo SH MH saat pembukaan Jambore Pemuda Bulan Bakti Karang Taruna (BBKT) ke 4 dalam rangka Peringatan HUT Karang Taruna ke 62 di Pulau Cemara Desa Sawojajar, Sabtu (19/11) kemarin.

"Di era ini dibutuhkan kaum muda yang memiliki jiwa inovatif, kreatif dan kepedulian tinggi terhadap lingkungan. Terlebih mereka yang mampu membaca peluang dan potensi yang ada, demikian adalah bekal untuk menapaki masa depan," ucapnya.

Narjo mengatakan, kenyataan yang harus dihadapi yakni masih ada saudara-saudara kita, masyarakat yang hidup di bawah garis kemiskinan. Penanggulangan kemiskinan, kebodohan dan pengangguran, bukan hanya merupakan tanggung jawab pemerintah semata, namun butuh partisipasi serta peran pemuda.

"Hari ini merupakan hari yang sangat spesial, karena selain bertepatan dengan diadakannya BBKT sekaligus momen peringatan HUT Karang Taruna," tuturnya.

Mengusung tema Perekat Kesetiakawanan Untuk Pulih Lebih Cepat, Bangkit Lebih Kuat, Narjo berharap tema tersebut menjadi penguat komitmen dalam jalinan kesetiakawanan dan solidaritas antar anggota agar menjadi karang taruna yang solid.

"Jadikan momentum ini, sebagai evaluasi serta pendewasaan diri, sehingga eksintensi organisasi Karang Taruna ini dapat semakin dirasakan oleh masyarakat," tegasnya

Narjo juga berharap, Karang Taruna dapat terus berpatisipasi terhadap pembangunan daerah untuk menjawab tantangan perubahan zaman ke depan.

Ketua Umum Karang Taruna Kabupaten Brebes Saefudin Trirosanto. SH mengatakan, BBKT merupakan kegiatan rutinan setiap tahun, di mana kegiatan ini berkenaan dengan HUT Karang Taruna yang ke 62, dan tahun ini BBKT ke 4.

"Seiring dengan usia ini, kami sepakat dan berkomitmen untuk senantiasa mengawal pembangunan di Kabupaten Brebes dan berkomitmen untuk negeri," ungkap Asep panggilan akrab Ketua Karang Taruna Brebes.

Dikatakan Asep, tujuan BBKT yaitu pertama untuk meningkatkan kapasitas anggota Karang Taruna se Kabupaten Brebes, kedua memberikan pendidikan kepemimpinan kepada kader, karena diharapkan dapat mencetak pemimpin masa depan yang tangguh.

"Kami juga berbagi bantuan sosial kepada masyarakat di sekitar, melestarikan alam dengan menanam mangrove, termasuk bantuan kepada masyarakat nelayan berupa benih ikan bekerja sama dengan Dinas Perikanan," terangnya.

Lanjut Asep, kegiatan berlangsung selama dua hari, namun untuk peserta tahun ini dibatasi hanya 400 orang dari perwakilan masing-masing kecamatan.

Kata dia, tidak menutup kemungkinan tahun depan seperti BBKT pertama, akan menghadirkan 1000 pemuda untuk berkomitmen menjaga persatuan dan kesatuan dan membangun Brebes tercinta ini. 


Penulis: Bayu Arfi
Editor: Wasdiun




www.topfm951.net - Pemerintah Kabupaten Brebes akan menangani secara darurat dan cepat terkait dampak banjir akibat luapan Kali Pemali di berbagai titik. Hal ini dilakukan agar masyarakat bisa beraktivitas kembali sebagaimana biasanya sehingga keamanan dan kenyamanan terjamin serta roda perekonomian tetap berjalan dengan baik.

"Kami akan lakukan penanganan darurat dan cepat sehingga tidak menimbulkan korban, " kata Bupati Brebes disela peninjauan dampak banjir di desa Kedungtukang, Jatibarang, Brebes, Minggu (20/11

Idza menjelaskan, melalui dinas terkait bersama aparat keamanan juga masyarakat bahu membahu melakukan penanganan darurat.

"Alhamdulillah, kita bisa saling bergotong royong," kata Idza.

Utamanya, menyelamatkan warga dari pemukiman kebanjiran untuk mengungsi di tempat yang aman, kedua membagi kebutuhan makanan dengan membuka dapur umum untuk warga.

"Hari ini kita cek lapangan untuk penanganan darurat yang harus segera ditangani, tidak hanya penanganan warga saja tetapi juga tanggul sungai Kali Pemali," terang Idza.

Plt Kepala Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air dan Penataan Ruang (PSDAPR) Agus Asy'ari menjelaskan, sesuai arahan bupati penanganan darurat dilakukan agar tidak ada lagi air yang meluap ke daratan dan keselamatan warga tertangani.

Langkah-langkah yang sudah diambil dengan berkoordinasi seluruh pihak, diantaranya dengan Badan Penanggulangan Bencana Bencana Daerah (BPBD) untuk segera mendata kerusakan-kerusakan yang terjadi. Apa saja yang perlu diperbaiki dan ditangani secara darurat.

Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) BPBD Brebes Nushy Mansur menambahkan, untuk antisipasi kejadian sudah dibentuk posko penanggulangan yang didirikan di wilayah Selatan hingga ke Utara.

“Tim kami berupaya sesigap mungkin, untuk menanggulangi bencana,” ungkap Nushy.

Korlak Penanganan Banjir Balai BSDA Pemali Comal Likha Susiana Widiyanti SP MM mengungkapkan, pihaknya akan melakukan penanganan tanggul Kali Pemali di beberapa titik. Dikatakannya, setelah melakukan pemantauan bersama bupati, memang harus ada penanganan perbaikan tanggul agar tidak sampai meluap dan limpas ke pemukiman warga.

Namun demikian, pihaknya akan melakukan pemetaan dan design lebih dulu untuk menentukan prioritas penanganan.

“Tahun depan, baru bisa dilakukan aksi setelah designnya lengkap,” ungkap Likha.

Likha juga berharap, kalau daerah aliran sungainya sudah diperbaiki tapi daerah hutan, daerah hulu tidak direboisasi maka debit air akan terus membesar. Jadi harus ada sinergitas, keroyokan seluruh penthelix dalam penangan banjir, dari hulu hingga hilir.

Banjir yang melanda Kabupaten Brebes terjadi nakibat luapan dan limpahan air Kali Pemali yang menerjang 11 desa di tiga Kecamatan akibat hujan terus menerus pada Sabtu (19/11). Ratusan rumah dan ratusan hektar tanaman bawang serta tambak warga terendam banjir.

Di Kecamatan Jatibarang, tiga desa yakni Kedungtukang, Buaran dan Bojong. Kecamatan Wanasari Lengkong, Glonggong, Sisalam, Jagalempeni, Sidamulya dan Sawojajar. Sedangkan di Kecamatan Brebes terdiri dari desa Terlangu dan Pemaron. (Wasdiun)




www.topfm951.net - Siswi Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 6 Brebes Fuanni Azmida berhasil meraih juara I Kelas Kata Sabuk Hijau golongan SD/MI pada kejuaraan karate skala internasional antar pelajar dan untuk umum. Kompetisi yang diikuti 2.500 peserta dari berbagai sekolah dan umum di tanah air dan luar negeri tersebut, digelar di GOR Ciracas, Jakarta Timur, 11-13 November 2022 lalu.

Saat ditemui Humas TV, di ruang Kepala Madrasah Kamis (16/11), Azmida mengaku bangga bisa mempersembahkan emas di ajang bergengsi karate berskala internasional tersebut. Selain memperoleh medali, piala dan piagam, Azmida juga memperoleh uang pembinaan.

“Alhamdulillah, Saya berhasil mengalahkan peserta dari India di babak final sehingga menjadi juara 1,” ucap siswi kelas 4A MIN 6 Brebes dengan lembut.

Anak dari pasangan Krismulyanto dan Asfin Atas Asih ini menceritakan, kalau dirinya kerap menjadi juara karate disetiap event. Diantaranya juara 2 kelas Kata piala Kemenpora RI pada 26 Juni 2022 dan juara 1 kelas Komite karate di UIN Semarang pada September 2022.

“Besok, saya persiapan ke Jogja untuk kejuaraan Piala Raja Hamengkubuwono,” ucapnya.

Untuk meningkatkan keluwesan gerakan, kuatnya tendangan, pukulan dan lain-lain secara mandiri dia berlatih di rumahnya Jalan KH Agus Salim Brebes. Tetapi secara berkelompok bersama teman-temannya berlatih di Dojo Perumahan Family.

Siswi kelahiran Brebes 28 Agustus 2012 bertekad akan selalu menjadi juara. Untuk itu, dirinya selalu serius dalam berlatih sebanyak empat kali dalam seminggu. “Kalau mau ada event, saya berlatih setiap hari bersama Sensei Prio Utomo,” terang Azmida sembari tersenyum.

Sensie Prio Utomo selaku pelatih khusus, menjelaskan kalau Fuanni Azmida merupakan anak yang berbakat dan gigih dalam berlatih dan bertanding. Dia menjadi kontingen Dojo Hirohito Club Brebes berlaga dalam Kejuaraan Karate MGMP PJOK Cup V. Dikompetisi tersbut selain peserta dari dalam negeri, ada peserta yang berasal dari 5 negara yakni Indonesia, India, Malaysia, Thailand dan Singapura.

Kepala MIN 6 Brebes Juremi A Fauzi SAg MPd turut gembira dengan torehan prestasi yang diraih peserta didiknya. Dirinya berharap, prestasi Fuanni Azmida bisa menjadi pemacu semangat untuk terus berprestasi dan pemicu untuk teman-temannya di Madrasah ini.

“Hasil juara di event ini bisa dijadikan modal untuk meningkatkan prestasi ke level yang lebih tinggi lagi,” ucapnya.

Pihak MIN, kata Juremi, akan mengapresiasi dengan memberikan dorongan dan reward kepada siswa maupun guru yang berprestasi. (Wasdiun)

 




www.topfm951.net - Kontes Ayam Pelung tidak hanya menjadi alternatif hobi, namun dapat meningkatkan ekonomi masyarakat, jika ditekuni. Terbukti dari kontes tersebut tidak hanya peserta dalam daerah yang datang juga dari luar daerah Kabupaten Brebes. Maka dari itu, jangan jadikan kontes ini sebagai ajang adu gengsi. Tetapi bisa dikolaborasi dengan pelaku UMKM maka dahsyat dampaknya dari segi ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Wakil Bupati Brebes Narjo,SH MH saat membuka Kontes Ayam Pelung Lokal Terbuka “Brebes Berjuang Cup” di Gedung Olahraga Sasana Adhikarsa Brebes, Minggu (13/11).

Dari waktu ke waktu penghobi dan peminat hewan peliharaan kian banyak, termasuk Ayam Pelung. Penggemarnya dari berbagai kalangan, dari skala daerah hingga tingkat nasional. Tidaklah mengherankan, ketika menggelar kontes Ayam Pelung peminatnya sangat tinggi.

“Utamakan kebersamaan dan tekad untuk melestarikan keberadaan Ayam Pelung,” ujarnya.

Pembina II Himpunan Peternak Penggemar Ayam Pelung Indonesia (HIPPAPI) Brebes Budi Darmawan menjelaskan, kontes Ayam Pelung merupakan kegiatan resmi yang menjadi puncak barometer seni suara Ayam Pelung. Kontes ini akan menjadi agenda tahunan HIPPAPI Jateng untuk menjaring jawara-jawara baru ayam lokal.

Dari kegiatan ini banyak sisi positif tidak hanya sekadar hobi, tapi juga penghilang stress serta semangat juang. Selain itu, juga dapat mendorong pengembangan varietas ayam unggul, termasuk promosi pariwisata dan membantu perekonomian baik peternak maupun penghobi itu sendiri.

Kontes ini, lanjut Dadang-demikian panggilan akrab Budi Daramawan, bertujuan untuk memperkenalkan seni suara Ayam Pelung pada masyarakat. Selain itu menjadi ajang silaturahmi dan bertukar informasi antar pecinta pelung lokal.

Turut hadir Kasdim 0713 Brebes Mayor Infanteri Drs Abdul Asis Lallo, Kapolsek Brebes AKP Mulyono, perwakilan DPP HIPPAPI H Edi Sutedi, serta para peserta kontes Ayam Pelung dari Jawa Tengah dan Jawa Barat.(bytopfm@humasbrebes)


Penulis: Agus Awaludin
Editor: Wasdiun




www.topfm951.net - Bupati Brebes Hj Idza Priyanti SE MH mengajak jajaran Dinas Kesehatan dan seluruh elemen bangsa untuk berkolaborasi dan berinovasi dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Untuk itu, di Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-58 tahun 2022 semangat gotong royong agar digelorakan terus dalam peningkatan derajat kesehatan.

Hal tersebut disampaikan Bupati Idza saat menjadi inspektur upacara HKN ke-58 di Alun-alun Brebes, Sabtu (12/11).

Untuk mewujudkannya, kata Idza, semangat dan optimisme seluruh lapisan masyarakat Indonesia harus secara bersama, bahu membahu, dan bergotong royong dalam menghadapi berbagai permaslahan kesehatan. Sehingga masyarakat Indonesia dapat kembali beraktivitas dan produktif agar Indonesia kembali bangkit dan kembali sehat pasca Pandemi Covid-19.

“Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Brebes, saya mengucapkan selamat Hari Kesehatan Nasional ke-58. Semoga Dinas Kesehatan bisa selalu memberikan inovasi dan bekerja secara kolaboratif dalam menyelesaikan persoalan kesehatan yang ada di Kabupaten Brebes,” ungkap Idza.

Bupati mengakui masih banyak permasalahan-permasalahan kesehatan yang sangat mendasar di Kabupaten Brebes, terutama di pedesaan. Untuk itu, harus menjadi perhatian, khususnya jajaran puskesmas, untuk bisa lebih pro aktif untuk bisa lebih melihat bahwa permasalahan yang mendasar harus bisa diselesaikan bersama-sama.

Usai upacara dilanjutkan dengan pemberian hadiah dan piagam penghargaan kepada pemenang lomba. Diataranya kepada PT Chaeron Pokphand Jaya Farm Brebes, PT Yeon Heung Mega Sari Brebes atas kinerja baiknya dalam penyelenggaraan Desa Siaga Kibbl di Kab Brebes.

Wach Santi Rosari AMdKes atas upaya terbaik dalam mewujudkan dan mempertahankan status 100% akses sanitasi stop BAB Sembarangan di Kab Brebes. Pemerintah Desa Sengon Kec Tanjung atas kinerja baiknya dalam penyelenggaraan Desa Siaga Kibbl Di Kab Brebes. Pemerintah Desa Pesantunan Kec Wanasari atas kinerja baiknya dalam penyelenggaraan Desa Siaga Kibbl di Kab Brebes.

Selanjutnya Rest Area Heritage KM 260B Banjaratma sebagai Sentra Pangan dan Jajanan yang memenuhi syarat Higiene Sanitasi tingkat Kab Brebes, Kantin Majapahit SMP Negeri 2 Brebes dan Blue Canteen SD Muhammadiyah Ketanggungan sebagai Kantin Sekolah Yang Memenuhi Syarat Higiene Sanitasi tingkat Kab Brebes.

RSUD Brebes, RS Siti Asiyah Bumiayu dan RS Amanah Mahmudah sebagai Fasilitas Pelayanan Kesehatan yang 100% tidak menggunakan dan 100% telah mengganti alat Kesehatan Bermerkuri dengan Alat Kesehatan Non-Merkuri.

Kades Rengasbandung Wuryanto, SE atas kinerja baiknya mendukung dan mendorong dalam percepatan sanitasi total berbasis masyarakat di Kab.Brebes. Natural Leader Desa Rengasbandung Rahayu Purwanti atas kinerja baiknya mendampingi desa dalam mendukung sanitasi total berbasis masyarakat di Kabupaten Brebes, Juga diberikan biaya pengobatan untuk Nanda Ika Faradila dari Gunung Larang Rt 02/03 Kec Salem.

Sementara Kepala Dinas Kesehatan Kab Brebes Ineke Tri Sulistyowati mengapresiasi kinerja jajaran petugas kesehatan dalam penanganan berbagai layanan kesehatan. Termasuk diataranya penangan stunting di Brebes.

“Saya berterima kasih kepada stakeholder yang telah membantu penurunan angka stunting. baik tingkat Kabupaten, Kecamatan, maupun Desa,” pungkas Ineke. (bytopfm@humasbrebes)


Penulis: Suprapto
Editor: Wasdiun

www.topfm951.net - Wakil Bupati Brebes Narjo SH MH mengajak Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Brebes untuk konsisten pada perjuangan menyampaikan kebaikan, amar ma’ruf dan nahi munkar. Juga mempelopori terciptanya kehidupan yang aman dan damai di bumi pertiwi, Indonesia.

Hal tersebut disampaikan Narjo saat membuka Rapat Kerja Daerah (Rakerda) I MUI Kabupaten Brebes tahun 2022, di gedung Islamic Center Brebes, Sabtu (12/11.

“Derasnya serbuan teknologi informasi dan komunikasi di era global telah banyak digunakan untuk menyebarkan informasi-informasi yang tidak jelas kebenarannya dan cenderung mengadu domba,” ujarnya.

Hal ini, lanjutnya, dapat mengancam kesatuan dan persatuan bangsa. Maka di tengah kondisi demikian, para ulama tidak boleh tinggal diam, apalagi bersikap apatis terhadap kondisi dan fenomena yang berlangsung di masyarakat tersebut.

“Ulama harus berdiri paling depan dalam menyuarakan kebenaran dan mencegah kerusakan di masyarakat. Ulama memiliki tanggung jawab moral yang tidak hanya mencakup masalah ibadah, tetapi juga termasuk kemaslahatan di dunia, yaitu menyangkut hubungan sosial yang lebih luas,” tandas Narjo.

Narjo yakin, MUI sangat strategis dalam membangun karakter bangsa dalam dunia, karena semodern apapun, peran, fungsi serta tanggung jawab para ulama tidak pernah tergantikan. Di pundak para ulama pembangunan moral dan etika ditentukan ketika peran itu mulai surut dan beralih perhatian ke masalah-masalah yang lebih pragmatis dan bisa mendatangkan musibah bagi umat.
Sekertaris MUI Kabupaten Brebes Drs Akhmad Ma’mun mengatakan rapat kerja daerah sebagai sarana silaturahim antar MUI dengan Pemkab dan lembaga organisasi Islam lainnya. Diantaranhya untuk merumuskan penguatan peran MUI menuju masyarakat Kabupaten Brebes yang mengedepankan nilai-nilai Islami.

Ketua MUI Kabupaten Brebes KH Sholahudin Masruri menandaskan, Rakerda antara lain untuk merumuskan peran MUI secara optimal, selain itu evaluasi program tahun 2022 dan merencanakan program 2023.

”MUI sebagai wadah musyawarah para ulama, zuama dan cendekiawan muslim dalam mengayomi umat Islam dan mengembangkan kehidupan yang Islami, termasuk wadah silaturahmi para ulama dalam mengamalkan ajaran Islam dan menggalang ukhuwah Islamiyah,”  tuturnya.

Gus Sholah yang juga Ketua PCNU Kab Brebes berharap dalam Raker ada gagasan program yang bisa berdampak secara luas kepada masyarakat Brebes.

” Komisi yang ada harus bisa memberikan wawasan kebangsaan, kebhinekaan, dan mampu mengayomi umat Islam serta bisa berkontribusi pada daerah untuk percepatan peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM),” tambahnya.

Rakerda antara lain membahas program kerja MUI Kabupaten Brebes untuk tahun 2023 terutama persoalan memdasar yakni masail asasiyah wathoniyah (Persoalan mendasar kebangsaan); masail diniyah waqi’iya Mu’ashiroh (persoalan keagamaan tematik kontemporer; masail qonuniyah (persoalan mendasar peraturan perundang-undangan).

Selain itu juga akan membahas program dimasing-masing komisi baik itu komisi fatwa, komisi hukum dan komisi pengkajian dan penelitian; Komisi ukhuwah dan komisi KUB; Komisi dakwah, Komisi Pemberdayaan Ekonomi Umat; Komisi Pemberdayaan Perempuan dan remaja; Komisi informatika dan Media Massa; serta program umum untuk peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM).
Hadir dalam acara tersebut Ketua Dewan Pembina MUI Brebes KH Subhan Ma’mun, Sekda Brebes Ir Djoko Gunawan, MT yang sekaligus sebagai Sekertari Dewan Pembina MUI Brebes, dan pejabat lainnya.(bytopfm@humasbrebes)


Penulis: Agus Awaludin
Editor: Wasdiun

 

www.topfm951.net - Peningkatan pembangunan infrastruktur menjadi komitmen Pemerintah Kabupaten Brebes, pembangunan jembatan salah satu buktinya. Karena memang prioritas daerah penghasil bawang merah itu, diarahkan pada pemerataan serta pemajuan infrastruktur di segala bidang.

"Tersedianya infrastruktur jembatan, sangatlah penting sebagai penghubung serta mendukung aktivitas masyarakat dalam menggerakan roda perekonomian, pendidikan dan lainnya," ucap Bupati Brebes Hj Idza Priyanti SE MH saat meresmikan Jembatan Cidadali Desa Cibentang Kecamatan Bantarkawung, Brebes, Rabu (9/11).

Kata Idza, tuntutan pembangunan prasarana jembatan baik yang diajukan masyarakat secara langsung, maupun yang telah masuk dalam program pemerintah daerah terus diupayakan. Terlebih jembatan Cidadali merupakan penghubung Desa Banjarsari dan Cibentang ini dulu ada, namun rusak karena bencana.

"Dengan kembali terpenuhinya akses jembatan ini, akan memudahkan transportasi dan diharapkan dapat menggairahkan semangat masyarakat, sehingga dapat menumbuhkan roda ekonomi dan kesejahteraan masyarakat," terangnya.

Untuk itu, Idza mengajak agar masyarakat turut serta membantu memelihara dan menjaga kondisi jembatan agar kebermanfaatannya dapat dirasakan lebih lama lagi.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Brebes Sutaryono menjelaskan, jembatan ini sebelumnya putus akibat bencana alam setelah banjir besar pada Maret 2021.

"Banjir menyebabkan bagian abutment dan lantai jembatan ambruk, sehingga tidak dapat dilintasi," ungkapnya.

Sutaryono menuturkan, upaya penanganan dilakukan pembangunan jembatan darurat oleh BPBD Brebes, Pemerintah Desa dan Dinas PU.

Lanjut Sutaryono, kemudian dikehendaki pembangunan secara permanen, dilakukan melalui anggaran tahun 2022 dengan pagu anggaran sebesar Rp 1,5 miliar dengan nilai kontrak Rp 1,47 miliar. Proyek dilaksanakan selama 150 hari kalender mulai 12 April sampai dengan 8 September 2022.

"Saat pengerjaan terdapat kendala, saat digali banjir datang area jembatan tertimbun lagi, sehingga ada masa perpanjangan pengerjaan selama 50 hari. Kini jembatan telah selesai 100 persen, tanpa masalah dan kualitas bisa diandalkan," ungkap Taryono.

Diketahui, Jembatan Sungai Cidadali dibangun menggunakan kontruksi beton dengan bentangan 12 meter dan lebar 5 meter. Oprit beton panjang 48 meter dan lebar 3,5 sampai 5 meter serta plat duiker panjang 8 meter.

Proses pembangunan jembatan, Pemkab Brebes menggandeng kontraktor CV Cahaya Tiga Dara dan sebagai konsultan pengawas CV Kencana Mulia Karya. (bytopfm@humasbrebes)


Penulis: Bayu Arfi
Editor: Wasdiun

 

www.topfm951.net - Memperingati Hari Pahlawan merupakan upaya menemukan kembali jejak para pahlawan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Menghidupkan kembali dalam benak akan arti perjuangan para pahlawan bangsa. Dari para pejuang yang gugur dalam palagan pertempuran mempertahankan kemerdekaan, penting kita resapi akan semangat dan keikhlasannya.

Demikian disampaikan Menteri Sosial Tri Rismaharini sebagai disampaikan Bupati Brebes Hj Idza Priyanti saat menyampaikan sambutan Upacara Hari Pahlawan di Alun-alun Brebes, Kamis (10/11).

Dengan hanya berbekal bambu runcing pun, para pahlawan dengan semangat bergerak serempak menghadang musuh yang merupakan pemenang perang dunia dengan persenjataan terbaiknya. Rakyat bergandeng tangan dengan para tokoh masyarakat dan pemuka agama berikut pengikut dan santrinya, bersama laskar-laskar pemuda dan pejuang dari seantero nusantara, semuanya melebur menjadi satu. Merdeka atau Mati!

“Para pejuang kemerdekaan indonesia secara gagah berani melawan tentara-tentara musuh yang bersenjata lengkap, tidak akan mau menyerah pada siapapun juga. Para pejuang sepenuhnya percaya bahwa masa depan kita, anak dan cucu kandung revolusi indonesia sangat layak untuk diperjuangkan,” tandasnya.

Para pejuang telah berkorban sampai tetes darah penghabisan untuk kemerdekaan yang sesungguhnya dan bukan pemberian dari siapapun, melainkan berkat dan rahmat tuhan yang maha kuasa.
“Sekarang kita berada dalam perjuangan besar menaklukkan ancaman dan tantangan yang nyata-nyata berada di hadapan. Pemanasan global yang memicu beragam bencana alam, serta kelangkaan pangan, energi dan air bersih, kiranya perlu kita persiapkan dengan sungguh-sungguh,” ajak Risma.

Teladan dari para pahlawan bangsa yang telah merasuk sukma, kiranya menjadi semangat kita di peringatan hari pahlawan tahun ini, pahlawanku teladanku.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Brebes menyelenggarakan Upacara Peringatan Hari Pahlawan Tingkat Kabupaten Brebes Tahun 2022 di Alun-alun Brebes. Bertindak sebagai inspektur upacara Bupati Brebes Hj Idza Priyanti SE MH.

Sebelumnya, juga digelar upacara Ziarah dan Tabur Bunga di Taman Makam Pahlawan Kusuma Tama Brebes. Bertindak sebagai pimpinan rombongan ziarah dan tabur bunga Dandim 0713/Brebes Tentrem Basuki.

Dalam peringatan Hari Pahlawan yang mengusung tema ‘Pahlawanku Teladanku itu antara lain diikuti Wakil Bupati Brebes Narjo SH MH, jajaran Forkopimda, Anggota DPRD, Sekda Brebes Ir Djoko Gunawan MT, para Staf Ahli Bupati, Asisten Sekda, Kepala OPD, ASN, TNI, Polri, satuan pengamanan, PGRI, perwakilan siswa SMA/SMK, Pramuka, serta mahasiswa. Panitia juga mengundang para veteran hadir sebagai undangan serta tamu undangan lainnya.(bytopfm@humasbrebes)


Penulis: Suprapto
Editor: Wasdiun

PROGRAM ACARA UNGGULAN : 05-06 NGAJI PAGI * 06-07 INFO PAGI*07-09 INDONESIA DANGDUT*09-11 LAGU JAWA* 11-13 KENANGAN*13-15 DANGDUT NGETOP*15-17 TREN MUSIK INDO* 19-21 MUSIK TO ORANG MUDA*21-00 TOPREQUEST

Studio/Office :

Jl. Raya Paguyangan No.12 Paguyangan (Bumiayu) Kab.Brebes 52276

Telp.0289 432995 | SMS Online | WA : 0856 0203 7951 | www.topfm951.net
CP | dispa dj |085326111234
Email: topfm951@yahoo.co.id