LPPL SINGOSARI TOPFM || 95.1 MHz ||MORE THAN JUST RADIO ||INSPIRING RADIO ||
http://www.topfm951.net/2019/06/idza-antusiasme-warga-bukti-peningkatan.html#more

Idza : Antusiasme Warga Bukti Peningkatan Kesadaran Berdemokrasi

Bupati Brebes Hj Idza Priyanti SE MH mengaku bangga dengan tingginya antusiasme warga pada pemilihan kepala desa serentak di masing masing desa yang menggelar Pilkades. Tingginya antusiasme warga menunjukan adanya peningkatan kesadaran berdemokrasi.

"Saya bangga dan bahagia dengan tingginya antusiasme warga pada pilkades ini," ujar Idza disela pemantauan Pilkades Serentak di Desa Kluwut, Kecamatan Bulakamba Brebes, Minggu (16/6).

Idza juga berterima kasih kepada seluruh warga yang telah menunjukan kedewasaannya dengan tetap menjaga keamanan dan ketertiban sehingga suasana tetap kondusif.

Kepada warga masyarakat, Idza mengajak agar pasca pemilihan menerima hasil apa adanya. Tidak perlu membuat kegaduhan.

"Terimalah hasil pilkades dengan senang hati dan tidak perlu membuat kegaduhan," ajaknya.

Kapolres Brebes AKBP Aris Supriyono meminta kepada para calon kades untuk siap menang siap kalah. Karena dalam suatu kompetisi pasti ada yang menang dan tentunya ada yang kalah juga. Dan kepada yang menang untuk merangkul semuanya, baik kawan maupun lawan.

"Usai pilkades, yang ada yakni warga masyarakat, maka harus dirangkul semuanya," kata Aris.

Pantauan Pilkades Serentak Gelombang I, Kabupaten Brebes antara memantau TPS Desa Klampok Kec Wanasari, TPS Desa Kluwut Kec Bulakamba, TPS Desa Pejagan Kec Tanjung, TPS Desa Sutamaja Kec Kersana, dan TPS desa Kedungbokor Kec Larangan, dan Desa Karanglo  Kecamatan Jatibarang.

Pemantauan dilakukan oleh tim inti yang terdiri dari Bupati Brebes Hj Idza Priyanti SE MH, Kapolres Brebes AKBP Aris Supriyono, Dandim 0713/Brebes Letkol Faisal Amri, Sekda Brebes Djoko Gunawan MT, Ketua Dekranasda Drs H Kompol Warsidin SHMH, Asisten 1 Setda H Athoillah Syatori MSi, dan pejabat lainnya.

Wakil Bupati Brebes Narjo SH MH memantau di daerah Salem dan sekitarnya, sedangkan 8 tim lainnya, menyebar di Kecamatan lain.

Asisten 1 Sekda Brebes H Athoillah Syatori selaku Kerua Panitia Pilkades Serentak se Kabupaten Brebes menjelaskan, Pilkades Serentak Gelombang 1 Kabupaten Brebes diikuti 530 peserta dari 148 desa di 17 Kecamatan se Kabupaten Brebes.

"Alhamdulllah, secara umum pilkades berjalan tertib, lancar aman dan damai," pungkasnya. (wsd/topfm)


http://www.topfm951.net/2019/06/gelar-pasukan-upaya-menjamin-pilkades.html#more

Gelar Pasukan, Upaya Menjamin Pilkades Serentak Aman dan Damai

Untuk mewujudkan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak di Kabupaten Brebes yang aman, damai dan kondusif, Polres Brebes menggelar Apel Gelar Pergeseran Pasukan Pengamanan Pilkades serentak tahap I di halaman Mapolres Brebes, Sabtu (15/6).

Apel Gelar Pasukan dipimpin bersama oleh Bupati Brebes Hj Idza Priyanti, Kapolres Brebes AKBP Aris Supriyono serta Dandim 0713/Brebes Letkol Inf Faizal Amri.

Di Apel tersebut, Dandim 0713/Brebes membacakan sambutan Kapolres Brebes. Kapolres menyampaikan bahwa Apel pergeseran pasukan bertujuan untuk melakukan pengecekan pasukan dan mengecek kesiapsiagaan anggota dalam pengamanan pada pemungutan suara pilkades serentak tahap I, Minggu 16 Juni besok.

“Pilkades yang dilaksanakan di 148 desa dari 17 kecamatan, memerlukan pengamanan yang cukup ekstra serta membutuhkan banyak personel pengamanan,” kata Aris.

Menurut Aris, dalam pengamanan harus bersinergi dengan instansi terkait agar pilkades terlaksana dengan baik. Perlu diketahui bahwa tahapan pilkades serentak terdapat potensi kerawanan yang harus menjadi perhatian.

“Perlu kita sikapi dengan profesional baik itu TNI, Polri, Linmas dan instansi terkait. Artinya, harus benar-benar mempersiapkan diri agar dapat bekerja sama dengan baik, pahami tugas dan tanggungjawab, pahami lingkungan tempat tugas rekan-rekan serta pelajari dinamika sosial yang ada,” terang Aris.

Adapun hal yang perlu perhatikan, lanjut Aris, pertama kenali wilayah tugas dan laksanakan tanggungjawab sebaik-baiknya dengan mengedepankan profesionalitas dan proporsionalitas serta senantiasa bersikap tegas dan humanis dalam pelaksanaan tugas.

Kedua, kuasai cara bertindak baik secara teknis dan taktis serta selalu bersinergi dengan TNI, Linmas, panitia pemilihan kepala desa, dan mitra pengamanan lainnya. Ketiga koordinasi dan kerja sama yang baik serta bangun komunikasi yang harmonis antar unsur pengamanan di lapangan, sehingga mampu mewujudkan team work yang solid dan dapat mencapai hasil kinerja yang optimal.

Keempat, persiapkan secara cermat berbagai kelengkapan pendukung tugas, baik perorangan maupun kesatuan. Kelima, hindari sikap dan tindakan yang tidak simpatik, arogan dan sewenang-wenang, serta pegang teguh komitmen netralitas.

“Sehingga dapat berdiri di atas semua golongan tanpa memihak,” tegas Aris.

Keenam, kepada seluruh kapolsek dan perwira pengendali agar senantiasa memberikan apa yang jelas tentang tupoksi sehingga pelaksanaan tugas pengamanan dapat berjalan aman, tertib dan lancar.

Ketujuh, himbau warga masyarakat, bahwa pilkades yang diselenggarakan ini merupakan alat bukan tujuan, untuk itu perlu kesadaran bersama bahwa untuk mencapai tujuan yang di cita-citakan perlu proses yang baik sehingga diharapkan hasilnya pun akan membawa kemaslahatan dan kesejahteraan bagi masyarakat.

Terakhir, Aris berpesan, laksanakan tugas pengamanan ini sebagai amanah dan ibadah kepada Tuhan yang Maha Esa, dengan penuh kesadaran dan keikhlasan.

Aris juga mengucapkan apresiasi dan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada semua pihak yang turut berpatisipasi dalam pelaksanaan pengamanan pilkades.

“Semoga pengabdian yang saudara lakukan dengan penuh keiklasan, akan menjadi catatan amal baik di hadapan Tuhan yang Maha Esa,” pungkas Aris.

Hadir dalam apel, jajaran Forkopimda, Muspika, serta rekan-rekan TNI, Polisi dan Linmas yang akan diterjunkan di Tempat Pemungutan Suara (TPS).


http://www.topfm951.net/2019/06/salah-satu-ciri-orang-takwa-berjalan.html#more

Salah Satu Ciri Orang Takwa, Berjalan Hati-hati

Rais Suriah PBNU KH Subhan Makmun menjelaskan, melewati Ramadhan maka mengingajk bulan syawal, bulan peningkatan. Semasa Ramadhan dituntun oleh Allah SWT menjadi orang yang takwa melalui puasa. Orang beriman yang telah mencapai derajat takwa, diantaranya ketika menjalani kehidupannya selalu berhati-hati.

“Puasa pada umat yang dahulu juga ada, tiada.lain dengan tujuan untuk mencapai derajat takwa,” kata Pengasuh Pondok Pesantren Assalafiyah Luwungragi Brebes pada Halal Bihalal dan Pembinaan Mental PNS Brebes, di Pendopo Bupati, Jumat (14/6).

Kiai menerangkan, dalam tafsir Ibnu Kasir bahwasanya Sahabat Umar mengambil sikap apa yang harus dilakukan ketika berjalan di jalan yang banyak duriya, tentu bersiaga, berhati-hati. Kalau orang takwa, cirinya ketika berjalan berhati-hati. Yakni mementingkan keselamatan diri sendiri dan orang lain tidak serampangan, apalagi sembrono.

Seperti halnya Lebah, ketika hinggap di dahan mana saja, tidak merusaknya.

Seorang mukmin orang yang bertakwa pun demikian, harus pandai mewujudkan kehidupan yang bermanfaat. Khoerunas anfahulinas, bukan khoerunas anfahu lahu. Manfaat untuk semua manusia, bukan untuk lahu atau golongannya sendiri saja.

“Sebaik-baik manusia  adalah yang bermanfaat bagi orang lain, Nas itu, majemuk, untuk siapa saja baik itu orang nasrani, hindu, budha dan manusia lainnya,”  tandas Kiai Kharismatik di Brebes ini.

Bila pemahaman Islamnya dangkal, tentu akan ada pemaksaan kehendak. Seakan-akan dunia miliknya sendiri, tidak rahmatan lil alamin.

Orang yang bertakwa akan selalu mendatangkan kebaikan kepada orang lain. Punya ilmu diamalakan ke orang lain maka ilmu tersebut bermanfaat. Bupati yang menetapkan kebijakan yang mendatangkan kebaikan orang lain maka Bupati bermanfaat. Demikian juga dengan karyawan bila membawa kebaikan kepada orang lain juga artinya kedudukannya bermanfaat.

Kiai Subhan mengungkapkan kalau halal bihalal tidak menjadi tradisi dijaman Nabi Muhammad. Tetapi pada intinya ada pada saat jaman Rasulullah terbukti Nabi menegaskan kalau kedua muslim berjabat tangan maka akan diampuni dosa-dosanya kedua orang tersebut. Dan juga tidak boleh ada pertengkaran hingga tiga hari lamanya. Termasuk penghormatan kepada tetangga, kepada tamu-tamu.

Di mekah tidak ada takbiran seperti di Indonesia saat Idhul Fitri, di Maroko juga tidak ada malam takbiran. Saudi dan Maroko tidak ada takbiran,

Maka jangan bangga dengan Arabnya, karena kebudayaan Islam di Indonesia lebih hebat. Masyarakat Islam Indonesia mampu mengejawantahkan kebudyaan Islam. “Kalau Sumber ilmu ada di Mekkah, Gudang ilmu ada di Mesir sedangkan Amaliyah ada di Indonesia,” tandas Kiai Subhan.

Contoh lain, muliakanlah tamu, tetapi di Arab tidak ada istilah tamu. Sangat mulia sekali kebudayaan Islamiyah yang ada di Indonesia dalam hal menghormati tamu. Sampai-sampai anak-anak Pramuka yang lagi jambore pun ketika membutuhkan sarana mandi, langsung dipersilahkan oleh masyarakat setempat.

Halal Bihalal juga telah dicontohkan Nabi Yusuf ketika mengumpulkan keluarganya disinggasana kerajaan ketika Nabi Yusuf sudah menjadi raja, Meskipun dahulu di dzolimi oleh saudara-saudaranya namun Nabi Yusuf memberi contoh untuk saling meminta maaf, tidak ada lagi dendam.

“Tidak ada saling salah menyalahkan, hari ini mari kita lupakan.  Kita saling maaf memaafkan,” ujar Yusuf dengan rendah hatinya.

Bupati Brebes Hj Idza Priyanti SE MH memohon maaf lewat halal bihalal di Pendopo. Diharapkan tali silaturahim antara atasan dan bawahan atau pimpinan dengan staf maupun antara staf dengan staf saling maaf dan memberi manfaat sesuai tugas dan kewajibannya masing-masing. (BS, Wsd/topfm)

http://www.topfm951.net/2019/06/bupati-dandim-dan-kapolres-brebes.html#more

Bupati, Dandim dan Kapolres Brebes Pimpin Apel Bersama

Menjelang dilaksanakannya sidang perdana permohonan perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU)  14 Juni di Mahkamah Konstitusi (MK),  Bupati, Dandim dan Kapolres Brebes pimpin apel secara  bersama.-sama. Kebersamaan tersebut, sebagai wujud kesiapan TNI, Polri dan Pemkab Brebes dalam mengamankan rangkaian proses sidang (PHPU) yang merupakan rangkaian dari pengamanan pemilu serentak 2019.

Tampak ratusan personel TNI, POLRI, Subdanpom IV/Brebes, Satuan Polisi Pamong Praja,  Dinas Perhubungan (Dishub) mengikuti apel dengan tegap dan hikmat.

Kapolres Brebes AKBP Aris Supriyono SIK MSi bertindak sebagai inspektur upacara (irup) didampingi Bupati Brebes, Dandim 0713/Brebes.  Apel Konsolidasi Operasi Ketupat Candi Tahun 2019 dan Persiapan PAM Sidang Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) digelar di halaman Mapolres Brebes, Kamis (13/6).

Aris berpesan, agar peserta apel mempersiapkan diri dengan baik,  menjaga kesehatan, antisipasi ancaman teror dan potensi konflik sosial. Persiapkan juga Renpam, ploting personel dan sarana prasarana yang dibutuhkan dengan baik.

"Harapan saya, baik TNI-Polri, penyelenggara pemilu dan semua pihak bergerak kompak agar rangkaian pemilu berjalan damai," harap Aris.

Strategi kita yang paling utama, lanjut Aris, adalah semua unsur terkait dalam pelaksanaan ini harus bersinergi, baik KPU, Bawaslu, kontestan, partai pendukung, massa pendukung, TNI-Polri, pemerintah daerah, media, tokoh masyarakat harus kompak.

TNI-Polri tidak bisa bekerja sendiri tanpa sinergitas dan dukungan instansi terkait dan seluruh lapisan masyarakat. Nuansa yang sudah harmonis selama, harus tetap terjaga sehingga kita saling mengisi dalam menjaga kamtibmas.

Lebih lanjut Aris mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang telah mendukung TNI dan Polri serta instansi terkait, yang terlibat dalam setiap pengamanan, sehingga situasi wilayah Brebes, Jawa Tengah tetap aman dan kondusif.

Apel konsolidasi yang dilaksanakan secara serentak di seluruh Polda dan kesatuan kewilayahan merupakan bagian dari proses manajerial yang penting untuk dilakukan dalam rangka berakhirnya kegiatan operasi ketupat candi 2019 dan persiapan pengamanan sidang perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU).

Kapolres Brebes, pada kesempatan tersebut, atas nama Kapolda mengucapkan selamat hari raya Idul Fitri 1440 hijriyah, mohon maaf lahir dan bathin.

"Semoga setelah bulan puasa Ramadhan dan lebaran ini kita bekerja semakin bersemangat.

Juga saya sampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan yang setinggi – tingginya kepada segenap personel di seluruh jajaran beserta instansi

terkait, yang telah bersama–sama bekerja keras dengan penuh keikhlasan, meskipun dihadapkan pada berbagai dinamika situasi di lapangan, guna menjamin terlaksananya operasi ketupat candi 2019. Mudik lebaran

dan perayaan hari raya idul fitri 1440 h di wilayah Jawa Tengah berjalan lancar, aman dan kondusif," pungkasnya. (Otz, Wsd/topfm)

http://www.topfm951.net/2019/06/kampanye-pilkades-serentak-jadi-ajang.html#more

Kampanye Pilkades Serentak, Jadi Ajang Penyampaian Visi Misi Cakades
Tahapan Pemilihan Kepala Desa Serentak Tahap I di Kabupaten Brebes memasuki masa kampanye. Berbagai cara dilakukan Calon Kepala Desa (Cakades) untuk menarik simpati pemilih. Diantaranya, dengan menyampaikan visi dan misi serta rencana program kerja dari Cakades yang akan dijalankan pada masa periode kepemimpinannya.
Seperti yang terlihat dibeberapa tempat Kecamatan Brebes berlangsung meriah. Masing masing Cakades dengan semangat membara bersama tim suksesnya menyampaikan visi misinya.
Untuk menghindari pertemuan antar masa pendukung yang dapat menimbulkan gesekan maka kampanye masing masing Calon Kepala Desa dibedakan waktunya. Yakni pukul 08.30 sampai 11.00, 11.30 sampai 14.00 dan 14.30 sampai 17.00 sesuai jadwal yang telah ditetapkan oleh Panitia Pemilihan.
Seperti yang telah dikatakan Bupati Brebes Idza Priyanti SE MH pada saat deklarasi damai yang dilaksanakan di Pendopo Kabupaten beberapa hari yang lalu bahwa seluruh calon Kepala desa harus bisa menjaga keamanan dan ketertiban. Sehingga wilayahnya tetap kondusif. Diharapkan para calon Kades agar tidak menghalalkan berbagai cara terutama yang dapat menimbulkan konflik sosial di masyarakatnya.
“Mari kita sukseskan bersama dan pastikan Pilkades harus berjalan lancar, aman dan damai” ujar Idza.
Dari beberapa tempat yang sempat dikunjungi Sekertaris Dinas Komunikasi dan Informatika Sudiyanto beserta tim liputan Humas, secara umum kampanye berlangsung lancar, aman dan damai.
Menurut Sekdin Kominfotik Sudiyanto, masyarakat sekarang sudah cerdas sehingga tidak mudah untuk terprovokasi. “Mudah-mudahan, semua proses yang ada berjalan lancar dan Brebes tetap aman,” ucap Sudiyanto.
Kampanye Pilkades serentak dijadwalkan Kamis (13/5) dan Jumat (14/5) sebagaimana ditetapkan Panitia Pilkades. para Calon Kepala Desa yang sudah terdaftar untuk melakukan kampanye terbuka dengan jadwal waktu yang telah ditetapkan sebelumnya.
Pemilihan Kepala Desa Serentak tahap I se Kabupaten Brebes akan berlangsung 16 Juni 2019 mendatang. Sebanyak 530 orang Cakades dari 148 desa se Kabupaten Brebes akan bertarung pada pesta demokrasi tingkat desa tersebut. (ys, wsd/topfm)
PROGRAM ACARA UNGGULAN : 05-06 INFO PAGI*07-09 INDONESIA DANGDUT*09-11 LAGU JAWA* 11-13 KENANGAN*13-15 DANGDUT NGETOP*15-17 TREN MUSIK INDO* 19-21 MUSIK TO ORANG MUDA*21-00 TOPREQUEST

Studio/Office :

Jl. Raya Paguyangan No.12 Paguyangan (Bumiayu) Kab.Brebes 52276

Telp.0289 432995 | SMS Online : 085602037951 | www.topfm951.net
CP | dispa dj | WA|085326111234
Email: topfm951@yahoo.co.id
Copyright 2010 | topfm951 | bumiayu | Radio