JELANG SEMARAK 15 TH RADIO TOPFM

Live Radio Streaming



http://www.topfm951.net/2017/04/pengin-punya-metrologi-legal-idza.html#more
Pengin Punya Metrologi Legal, Idza Belajar Ke Batam
Bupati Brebes Hj Idza Priyanti SE melalukan lawatan ke Batam demi mendapatkan ilmu tentang Metrologi Legal. Diharapkan, perjalanan Idza bisa mendapatkan ilmu untuk diterapkan di Brebes berupa pembentukan Unit Pelaksana Teknik Daerah (UPTD) Metrologi legal. Dengan adanya UPTD tersebut bisa menambah pelayanan alat ukur menjadi lebih berkualitas.
“Brebes pengin miliki UPTD Metrologi Legal seperti di Batam,” tutur Idza saat ditemui Humas usai berkunjung ke Batam, kemarin.
Idza menceritakan, gedung UPTD Metrologi Batam dibangun sejak 2013 melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) diresmikan pada 2 Oktober 2014 lalu.  UPTD yang bernauang di bawah Dinas Perindustrian, Perdagangan, Energi dan Sumber Daya Mineral Batam ini  lahir berdasarkan peraturan Walikota Batam Nomor 5 Tahun 2012, tentang Pembentukan Unit Pelaksanan Teknis Metrologi Legal.
“Untuk mendirikan UPTD tersebut, tentunya harus ada payung hukumnya sehingga kami belajar ke sana,” ucapnya.
Dipilihnya Kota Batam sebagai lokasi studi banding karena UPTD tersebut telah mendapatkan sertifikat International Organization for Standardization (ISO) 9001:2008. Sertifikat tersebut, telah menjamin sistem manajemen mutu di UPTD Metrologi Legal diakui secara internasional.
Apalagi, lanjutnya, Kabupaten Brebes sudah mendapatkan predikat sebagai Daerah Tertib Ukur. Maka harus mencari yang terbaik dalam pembelajarannya agar benar-benar mendapatkan gambaran yang pas ketika diterapkan di Brebes. Sehingga masyarakat bisa terlayani sesuai dengan normal standar prosedur dan kriteria (NSPK) yang benar.

"Agama kita mengajarkan bahwa timbangan itu harus benar, timbangan harus pas," ucapnya Idza yang juga Pengurus Muslimat NU Brebes.

Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro dan Perdagangan Kabupaten Brebes yang turut mendampingi kunjungan ke Batam menjelaskan, selain ingin memiliki gedung UPTD Metrologi Legal, Bupati juga mencermati penyusunan produk hukum daerah terkait retribusi tera.

“Dari keterbatasan anggaran daerah, kami akan mengajukan DAK ke Pemerintah pusat perihal permohonan sarana dan prasarana metrology legal,” ucap Tejo.

Dalam kunjungan yang berlangsung 25-27 Maret 2017 tersebut, Bupati beserta rombongan diterima Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan ESDM kota Batam Zarefriyadi. Mereka saling memberi plakat kenang-kenangan daerah masing-masing. Rombongan selanjutnya meninjau peralatan dan fasilitas pelayanan tera. (wsd/topfm)

http://www.topfm951.net/2017/04/mendunia-produk-umkm-brebes.html#more
Mendunia, Produk UMKM Brebes
Dunia digital yang sudah merambah ke seluruh penjuru dunia, harus pula disikapi oleh para pelaku Usaha Kecil, Mikro dan Menengah (UMKM) dengan memanfaatkannya sebagai sarana pemasaran. Promosi produk, tentu dibarengi dengan inovasi dan kreativitas yang nyata kepada seluruh khalayak netizen yang tengah berselanjar di dunia maya.
“Pengenalan produk sekaligus menjualnya lewat Online harus dimulai oleh para pelaku usaha,” ujar Wakil Bupati Brebes Narjo SH saat pencanangan Gerakan Peng-online-an 100 ribu UMKM serentak di 30 kota se-Indonesia di Pendopo Bupati Brebes, Jumat (31/3) lalu.
Narjo mengajak kepada seluruh pelaku usaha untuk terus berinovasi tanpa henti agar bisa memiliki daya saing yang tinggi. “Brebes, saya yakin memiliki brand yang kuat dibeberapa UMKM seperti telor asin, bawang goring, batik salem dan lain-lain yang bisa ditawarkan lewat Online.
Pemasaran Online, lanjut Narjo, memiliki pangsa pasar tersendiri dan banyak yang berhasil meskipun tidak memiliki kios atau toko. “Penjualan konvensional, membutuhkan tempat strategis tetapi lewat Online bisa menembus batas pembeli,” terangnya.
Meski demikian, lanjutnya, penjual harus mampu mengemas atau packing yang bagus serta selalu update dengan penawaran produk-produk baru.
Kepala Dinas Koperasi, Perdagangan dan UMKM Sutejo menjelaskan, Kabupaten Brebes menjadi salah satu dari 30 kota se-Indonesia yang turut dalam peluncuran produk UMKM online secara serentak. Terpilihnya Brebes karena lebih dari 113 ribu UMKM memiliki usaha yang sangat beragam. Juga atas keunggulan Brebes sebagai pilot Program Sinergi Aksi untuk Ekonomi Rakyat yang diluncurkan Presiden Jokowi 11 April 2016 lalu.
Kata Tejo, lebih kurang 300 pelaku UMKM hadir pada peluncuran tersebut. Mereka berasal dari berbagai perkumpulan dan binaan. Seperti binaan Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI), Bank BRI, PT Pos Indonesia, dan Forum UMKM Brebes.
Kegiatan ini, lanjutnya, terjalin atas kerja sama Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop) bersama Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), serta seluruh stakeholder dalam upaya memberikan dukungan penuh kepada usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) dalam mempromosikan produk-produk UMKM dengan platform digital.
Trainer Nurbaya Inisiative Sigit Winarno menjelaskan, Kementerian Kominfo telah menunjuk Nurbaya menyediakan aplikasi yang sederhana untuk mengupload berbagai produk yang dimiliki yang pelaku UMKM.
“Sangat sederhana sekali aplikasinya, tinggal mendeskripsikan produk yang dimiliki,” ujar Sigit.
Dia menargetkan sampai 31 Oktober produk UMKM Brebes bisa terupload minimal 100 ribu UMKM. (wsd/topfm)
Live Radio Streaming topfm951.net # 05.00 MQ Pagi # 06.00 Warta Singosari # 07.00 IN Dangdut # 09.00 Tembang Jawa #11.00 Kenangan # 13.00 Dangdut Ngetop # 15.00 Tren Musik Indonesia # 17.00 VOI # 18.30 Warta Singosari # 19.00 Musik to Orang Muda # 21.00 Top Request # 23.00 Solusi malam @01.00 Closing

Google+ Followers

Studio/Office :

Jl. Raya Paguyangan No.12 Paguyangan (Bumiayu) Kab.Brebes 52276

Telp.0289 432995 | SMS Online : 085602037951 | www.topfm951.net
CP | dispa dj | 0815 651 6989|085326111234
Email: topfm951@yahoo.co.id
Copyright 2010 | topfm951 | bumiayu | Radio