JELANG SEMARAK 14 TH RADIO TOPFM


http://www.topfm951.net/2016/05/puncak-harlah-fatayat-nu-brebes.html
Puncak Harlah Fatayat NU Brebes
Brebes – Topmania, Puncak Hari Lahir (Harlah) ke-66 Fatayat NU tingkat Kabupaten Brebes dimeriahkan dengan  perbagai penampilan seni budaya dan tahlil nusantara. Penampilan tiga artis Ibu Kota, Keisya Phasa Ungu, Indah Sari dan Izzhy Idol menambah semarak perhelatan organisasi perempuan NU di Lapangan Desa Jatirokeh, Kecamatan Songgom, Kabupaten Brebes, Sabtu (28/5)
Drama kolosal yang dipersembahkan Fatayat NU Kabupaten Brebes menampilkan tentang sisik melik kehidupan manusia yang penuh perjuangan namun pada akhirnya mencapai puncak kematian. Namun kematian itu tidak berhenti karena harus terus hidup dan dihidupkan dengan tahlil. “Meski mati, tapi sesungguhnya masih mendengungkan kalimat kalimat  tahlil, laila hailallah,” teramg  Ketua PC Fatayat NU Kabupaten Brebes Mukminah.
Pun demikian, kepada para tokoh-tokoh NU sepanjang masa kita kirimi doa dengan kalimat toyibah, tahlil.
Keisya Phasa Ungu, Indah Sari dan Izzhy Idol tak kalah menarik dengan mendendangkan lagu-lagu religi antara lain Talkin, bidadaru surge, dealova, kilaf duniawi dan mapala. Saat mereka tampil, anggota fatayat yang mayoritas ibu-ibu muda  merangsek ke depan panggung seraya memotret dengan hape. “Mumpung Keisya kesini, potret ah,” cletuk seorang ibu dengan gembira sembari merangsek ke depan panggung.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua Pimpinan Wilayah (PW) Fatayat NU Jawa Tengah Khizanaturrohmah SAg mengajak kepada ibu-ibu Fatayat untuk menjaga anak-anaknya dengan penuh perhatian dan kasih sayang. Pasalnya kejahatan terhadap perempuan dan anak-anak semakin menggila akibat pengaruh globalisasi dan kecanggihan IT.
Selaku PW Fatayat Jateng, dirinya mengutuk keras perbuatan yang mencederai kaum hawa, karena tidak hanya berakibat pada aspek sosial saja, tetapi akan mematikan langkah masa depan anak-anak dan perempuan yang terkena kekerasan dan kejahatan seksual. Berdasarkan data Komnas Perlindungan Anak Indonesia, kasus kekerasan seksual yang menimpa anak-anak mencapai 58 persen. “Kita kawal pembentukan undang-undang anti kekerasan terhadap anak dan perempuan  yang substansinya lebih mengena, tidak hanya masuk dalam program legislasi nasional (Prolegnas) saja,” tegasnya.

Fatayat NU telah melakukan langkah kongkrit melalui pendampingan terhadap korban, dan tidak hanya sampai disitu saja, tetapi hingga ke ranah hukum. Fatayat juga telah memiliki Lembaga Lembaga Konsultasi Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (LKP3A). “Kami sudah memiliki sedikitnya 60 konselor yang telah mendapatkan pelatihan di 35 Kabupaten/Kota se Jateng,” sambung Ketua I PW Fatayat NU Jateng Hj Tazkiyatul Mutmainnah, S.KM
Bupati Brebes Hj Idza Priyanti SE menambahkan, Kabupaten Brebes telah menjadi Kabupaten Layak Anak. Hingga saat ini belum ada kasus kekerasan seksual terhadap anak karena adanya peran ulama dalam memberikan pencerahan kepada umatnya. Termasuk para anggota fatayat NU yang terus gigih memberikan pemahaman kepada anak-anak dan perempuan Brebes.
Perempuan juga harus ikut andil menentukan peningkatan ekonomi keluarganya. Sehingga bisa sedikit mengurangi beban keluarga dengan melakukan terobosan usaha. Pelaku UMKM sudah banyak yang digeluti oleh perempuan Fatayat dengan berbagai bidang usaha. Termasuk didalamnya adalah pembuatan sarung batik di daerah Salem. Berketrampilan tidak harus dengan alat-alat yang modern, dengan tangan dan kain saja bisa berbuah batik yang manis. “Brebes, sebentar lagi akan melaunching batik Sarung sebagai ikon Brebes sebagai kota santri,” tandasnya.
Ketua Panitia Puncak Harlah Sumiyati menjelaskan, harlah ke-66 Fatayat NU tingkat Kabupaten Brebes sengaja mendatangkan artis ibu kota untuk lebih semarak. Disamping itu juga dengan berbagai penampilan seni budaya local, akan menambah gairah kreatifitas seniman muda di Kabupaten Brebes. (wsd/topfm)


http://www.topfm951.net/2016/05/lestarikan-gotong-royong-bupati-kerja.html
Lestarikan Gotong Royong, Bupati Kerja Bakti Bareng Masyarakat
Brebes – Topmania, Guna menumbuhkan kembali semangat gotong royong di masyarakat Kabupaten Brebes, Bupati Brebes Hj Idza Priyanti SE melakukan kerja bakti bareng masyarakat desa Sutamaja Kecamatan Kersana Kabupaten Brebes, Jumat (27/5). 
“Kita perlu melestarikan dan menggalakan kembali budaya gotong royong masyarakat, budaya yang berkarakter Pancasila,” kata Idza Priyanti saat membuka Gebrak Gotong Royong tingkat Kabupaten Brebes yang dipusatkan di Desa Sutamaja Kecamatan Kersana. Brebes.
Sebelumnya, pada acara pencanangan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) ke-13 dan Peringatan Hari Kesatuan Gerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (HKGPKK) ke-44 tingkat Kabupaten Brebes di lapangan Desa Sutamaja Bupati juga mengintruksikan agar selama Bulan Mei ini mengelar aksi gotong royong di desa-desa.
Budaya gotong royong sangat penting dan besar manfaatnya bagi masyarakat itu sendiri. Gotong royong bisa sebagai sarana mempererat persaudaraan dan kepedulian masyarakat sebagai budaya luhur bangsa yang harus tetap dilestarikan.
Lewat tradisi gotong royong, banyak yang dapat kita petik, antara lain berlatih saling menghargai, menghormati pandangan orang lain, bersikap obyektif, tak buruk sangka dan tak meremehkan orang lain dan saling tolong menolong.
Gebrak gotong royong diawali dengan penanaman pohon secara simbolis oleh Bupati Brebes, dan Wakil Bupati Narjo SH di sekitar balai desa setempat dilanjutkan dengan gotong royong membersihkan lingkungan balai desa.
Bupati juga mengingatkan agar gotong royong menjadi ruh kehidupan masyarakat Brebes. Apalagi Kabupaten Brebes telah meraih sertifikat Adipura 2015 dan pada tahun 2016 ini, Piala Adipura ada dalam genggaman masyarakat Brebes.
Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Kelurahan (BPMDK) Kabupaten Brebes Rofiq Qoidul Adam melaporkan kegiatan Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) tingkat Kabupaten Brebes antara lain menggelar berbagai kegiaan dibidang kemasyarakatan, ekonomi, sosial, budaya, agama dan lingkungan.
Sedangkan kegiatan HKGPKK Kabupaten Brebes antara lain menggelar sosialisasi tentang Asi Ekslusif, HIV/Aids, Anak Berkebutuhan Khusus, Bahaya Narkoba, Iva dan Pekan Imunisasi Nasional. Juga menggelar bakti sosial pelayanan kesehatan, pelayanan KB, Posyandu, bazaar dan pasar murah,
Kegiatan Gebrak Gotong Royong diikuti oleh Forkopimda, SDKPD, masyarakat Desa Sutamaja, Pelajar yang berjumlah hingga ratusan orang. (wsd/topfm)
Live Radio Streaming topfm951.net # 05.00 MQ Pagi # 06.00 Warta Singosari # 07.00 IN Dangdut # 09.00 Tembang Jawa #11.00 Kenangan # 13.00 Dangdut Ngetop # 15.00 Tren Musik Indonesia # 17.00 VOI # 18.30 Warta Singosari # 19.00 Musik to Orang Muda # 21.00 Top Request # 23.00 Solusi malam @01.00 Closing

Studio/Office :

Jl. Raya Paguyangan No.12 Paguyangan (Bumiayu) Kab.Brebes 52276

Telp.0289 432995 |WA-SMS Online : 085602037951 | PIN BBM 3091BB28
pingbox : http://www.topfm951.net
CP | dispa dj | 08156516989
Email: topfm951@yahoo.co.id
Copyright 2010 | topfm951 | bumiayu | Radio