JELANG SEMARAK 14 TH RADIO TOPFM


Bupati Pimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila

Topmania - Brebes, Bupati Brebes Hj Idza Priyanti SE memimp;in jalannya upacara peringatan hari kesaktian Pancasila (Hapsak) tahun 2015. Peringatan tersebut, digelar sebagai upaya  membangkitkan kembali semangat mengejawantahkan Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Apalagi, pancasila telah terbukti sakti dari rongrongan baik yang datang dari dalam negeri maupun luar negeri.
“Pancasila sebagai pondasi Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKR), harus kita pertahankan sampai kapanpun,” kata Bupati usai upacara, di alun-alun Brebes, Kamis (1/10).

Menurutnya, langkah Pemkab Brebes dalam mengejawantahkan Pancasila pada dasarnya sudah terlaksana lewat berbagai program yang digulirkan di masing-masing Satuan Kerja dan Perangkat Daerah (SKPD). Termasuk dalam program enam pilar pembangunan kabupaten Brebes, juga terbukti telah mewujudkan  kehidupan yang selaras, serasi dan seimbang.
“Alhamdulillah, Kabupaten Brebes sangat kondusif. Baik dibidang ideologi, politik, sosial, budaya dan pertahanan keamanan (ipoleksosbudhankam),” tuturnya. 

Waidin dari DPRD Brebes, membacakan ikrar atas nama warga Brebes. Dia membacakan ikrar Ketua DPR RI Setya Novanto atas nama Bangsa Indonesia.  Dalam ikrarnya menyatakan, bahwa sejak diproklamasikan Kemerdekaan NKRI pada 17 Agustus 1945, pada kenyataannya telah banyak terjadi rongrongan baik dari dalam negeri maupun luar negeri terhadap NKRI.

Bahwa rongongan tersebut, dimungkinkan  oleh karena kelengahan, kekurangwaspadaan Bahasa Indonesia terhadap kegiatan yang berupaya untuk menumbangkan Pancasila sebagai Ideologi Negara. Bahwa dengan semangat kebersamaan yang dialandasi oleh nilai-nilai luhur ideology Pancasila, Bahsa Indonesia tetap dapat memperkokoh tegaknya NKRI.

Upacara yang berlangsung hikmat tersebut, diikuti unsure TNI Polri, PNS, PGRI, organisasi kemasyarakatan., organisasi wanita dan lain-lain. Terlihat hadir Wakil Bupati Brebes Narjo SH, Sekda Brebes Emastoni Ezam SH MHum, Forkopimda antara lain Dandim 0713/Brebes Letkol Inf Efdal Nazra, Kapolres Brebes AKPB Harryo Sugihartono, Ketua Pengadilan Negeri Brebes Joserizal, para Kepala SKPD, dan undangan lainnya. (wsd/topfm)

Bekali Diri Dengan Ketrampilan, Baru Kerja ke Luar Negeri
Topmania - Brebes,Berbagai kasus yang menimpa tenaga kerja Indonesia asal Brebes, antara lain akibat kurangnya ketrampilan yang dimiliki para pekerja. Untuk itu, bekal ketrampilan mutlak diperlukan agar mampu melaksanakan pekerjaan yang diembannya. Maka jika tidak trampil, jangan pergi ke luar negeri kalau hanya sekadar menjadi pembantu rumah tangga. Himbauan tersebut disampaikan Kepala Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi Syamsul Komar saat membuka Pendidikan dan Pelatihan Ketrampilan Bagi Pencari Kerja Kabupaten Brebes, di Balai Desa Jatibarang Lor, Senin (28/9). Komar wanti-wanti kepada para pencari kerja jangan coba-coba bekerja keluar negeri kalau tidak memiliki bekal yang cukup. Lagi pula, kementerian tenaga kerja kini lebih selektif dalam menyalurkan tenaga kerja keluar negeri. “Jangan sampai yang dikirim tidak memiliki bekal ketrampilan yang cukup,” kata Komar. Dia melihat, akibat minimnya pengetahuan, ketrampilan dan mental yang kuat menjadikan tenaga kerja kita di luar negeri banyak mengalami kendala dan menjadi bahan eksploitasi belaka. “Termasuk, para pencari kerja jangan mudah tergiur dengan ajakan yang ditawarkan biro tenaga kerja illegal,” tegasnya. Program Pelatihan ketrampilan yang digulirkan oleh Dirjen Pembinaan pelatihan dan produktivitas kementerian tenaga kerja dan transmigrasi diikuti 120 orang. Mereka mendapatkan pelatihan menjahit, tata boga, rias pengantin, computer dan design grafis. Kegiatan pelatihan dilaksanakan di di enam Lembaga Pendidikan Ketrampilan yakni LPK Mutiara Jatibarang, LPK Putra Mandiri Jatibarang, LPK Olan Cahaya Jatibarang, LPK Dahlia Banjaratma, LPG The Cordova Bumiayu dan LPK Jovelin Brebes. “Mereka bakal digembeleng selama 15 hari sejak 28 September hingga 13 Oktober,” terang Syamsul Komar. Selesainya pelatihan, lanjutnya, diharapkan peserta mendapatkan bekal ketrampilan sebagai bahan mencari pekerjaan ataupun membuka wira usaha. “Kalau tersedia calon pekerja yang trampil, tentu akan lebih siap bekerja atau membuka wirausaha sendiri,” pungkas Komar. Salah seorang peserta pelatihan Dea Fatikha (19) dari Pamengger Jatibarang mengaku senang mengikuti pelatihan ini. Karena dirinya merasa terbantu setelah lulus SMA setahun lalu belum juga mendapatkan pekerjaan. “Ya mudah-mudahan setelah pelatihan ini bisa menjadi bekal mendapatkan pekerjaan. Saya juga akan membuka usaha jahit menjahit kalau memang belum mendapat pekerjaan,” tekadnya. Hadir dalam kesempatan tersebut Camat Jatibarang Darmadi SH, Kepala Desa Jatibarang Lor Sugiarto, para Pimpinan Kursus di enam LPK dan tamu undangan lainnya. (WSD/topfm)
Live Radio Streaming topfm951.net # 05.00 MQ Pagi # 06.00 Warta Singosari # 07.00 IN Dangdut # 09.00 Tembang Jawa #11.00 Kenangan # 13.00 Dangdut Ngetop # 15.00 Tren Musik Indonesia # 17.00 VOI # 18.30 Warta Singosari # 19.00 Musik to Orang Muda # 21.00 Top Request # 23.00 Solusi malam @01.00 Closing

Studio/Office :

Jl. Raya Paguyangan No.59 Paguyangan (Bumiayu) Kab.Brebes 52276

Telp.0289 432995 | 0289 5109095 | SMS Online : 0815 4202 9994 | www.topfm951.com
pingbox : http://www.topfm951.net
CP | dispa dj | 0815 651 6989|085326111234
Email: topfm951@yahoo.co.id
Copyright 2010 | topfm951 | bumiayu | Radio