LPPL SINGOSARI TOPFM 95.1 MHz mORE THAN JUST RADIO, INSPIRING RADIO

Live Radio Streaming


http://www.topfm951.net/2019/02/wabup-minta-pegiat-agama-ajak.html#more
Wabup Minta Pegiat Agama Ajak Masyarakat Gunakan Hak Pilihnya

Wakil Bupati Brebes Narjo SH MH mengajak kepada para pegiat agama agar ikut mensosialisasikan Pemilihan Presiden dan Wakil presiden serta Pemilihan Legeslatif 2019.  Pasalnya, para pegiat agama dinilai memiliki kemampuan atau Kharisma yang mulia sehingga mampu  mengajak masyarakat dalam menggunakan hak pilihnya dengan baik pada Pemilu 17 April mendatang.

Ajakan tersebut disampaikan Wakil Bupati saat pembinaan guru ngaji, imam masjid/mushola, guru madin, dai, pengasuh pesantren, dan hafidz/hafidzah Se Kecamatan Banjarharjo, di Gedung KPRI Rukun, Rabu (20/2).

Narjo berharap, para pegiat agama ikut berperan aktif melalui majelis yang dimiliki dan lingkungan masing masing untuk mengingatkan sekaligus mengajak masyarakat agar mau menggunakan Hak Pilih nya pada Pemilu Mendatang.

"Mari kita bareng bareng ajak umat untuk nyoblos, jangan sampai golput pada pemilu mendatang," ajak Narjo.

Dengan peran Pegiat Agama, lanjutnya,  yang jumlahnya di Kecamatan Banjarharjo mencapai 1045 orang,  diharapkan Pelaksanaan Pemilu 2019 di kabupaten Brebes bisa berjalan lancar dan sukses serta Brebes tetap kondusif, aman dan damai.

Narjo juga meminta agar pegiat Agama jangan jengah atau bosan memberikan Ilmu keagamaanya kepada seluruh masyarakat Brebes utamanya generasi Muda Brebes
 Sehingga kehidupan mereka selalu dilandasi keimanan dan ketakwaan  kepada Allah SWT.

Mereka tidak mudah terjerumus kedalam hal buruk, seperti mabuk mabukan, kecanduan Narkotika hingga pergaulan bebas.

Kepala Seksi Agama Dan Sosial Bagian Kesra Setda Brebes Harun, mengatakan jumlah pegiat Agama Di Kecamatan banjarharjo berjumlah 1045 orang dengan rincian 428 Imam Masid/ Musolah, 442 Guru Ngaji, 142 Guru Madin, 15 Dai, 19 Hafidz/hafidoh dan 8 Pengasuh Pondok Pesantren.

Mereka mendapat uang pembinaan dari pemkab  Brebes yakni Imam Masjid/ musolah, guru ngaji, dan guru madin, sebesar 600 ribu rupiah, Hafidz sebesar 750 ribu rupiah, sedangkan Dai dan Pengasuh pondok pesantren sebesar 1 juta rupiah.
Harun mengatakan jumlah tersebut belum dipotong Pajak.

“Jumlah tersebut belum dipotong pajak, jadi ketika nanti yang diterimakan adalah besaran yang telah di potong Pajak” ujar nya.(Ys, Wsd/topfm)

http://www.topfm951.net/2019/02/aqilatul-munawaroh-kembali-pimpin-gow.html#more
Aqilatul Munawaroh Kembali Pimpin GOW Brebes

Dra Hj Aqilatul Munawaroh MPd kembali pimpin Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Brebes periode 2019-2022. Aqilah dinobatkan sebagai ketua GOW setelah unggul dalam Musyawarah Kerja di Gedung GOW jalan A Yani Brebes, Rabu (20/2).

Aqilah terpilih secara aklamasi dengan raihan 18 suara dari 28 suara yang direbutkan. Dalam proses pemilihan ketua, musyawarah yang dihadiri 28 organisasi wanita tersebut masing-masing organisasi menunjuk 3 kandidat.

"Utusan dari Muslimat NU yang juga petahana Hj Aqilatul Munawaroh memperoleh suara 18, mengungguli 2 kandidat lainnya," kata Ketua Panitia Hj Muticho SSos

Sementara Muticho dari Sekartantri dapat 4 suara, Wiwi dari Iwapi dapat 6 suara.Selain pemilihan pengurus, lanjut Muticho,  tujuan digelar Musyawarah Kerja juga untuk membahas dan menyelesaikan pertanggungjawaban pengurus GOW Kabupaten Brebes masa jabatan 2015-2018 dan penyusunan program kerja pengurus baru.

Ketua terpilih  Aqilah berharap adanya kerja sama yang erat antara organisasi wanita yang ada di Kabupaten Brebes untuk mewujudkan program yang telah dibuat oleh masing-masing organisasi.

"Tanpa kerja sama yang apik, program sebagus apapun sulit direalisasi," tutur Aqilah yang juga Ketua PAC Muslimat NU Kecamatan Wanasari.

Aqilah menjelaskan, ada beberapa program yang diputuskan dalam Musker.  Antara lain di bidang pendidikan, sosial dan kesehatan serta pemberdayaan bidang ekonomi perempuan.
Juga meningkatkan kepedulian perempuan dalam penanganan persoalan sosial masyarakat misalnya dalam perlindungan anak, penanganan lingkungan, termasuk pendidikan politik perempuan.

Musyawarah yang mengusung tema  mewujudkan Kebersamaan dan Meningkatkan Peran Perempuan Dalam Pembangunan di Segala Bidang dibuka Asisten II Sekda Brebes Ir Moh Iqbal mewakili Buoati Brebes Hj Idza Priyanti SE MH.

Bupati berharap, GOW Kabupaten Brebes mampu tampil solid dan matang. Teruslah wujudkan karya nyata untuk disumbangkan pada daerah.

"Utamanya,  mendorong kemajuan kaum wanita, untuk pada gilirannya akan mampu mengantarkan masyarakat mencapai tingkat kesejahteraan yang lebih baik," ujarnya. (Bs, Wsd/topfm)

http://www.topfm951.net/2019/02/sakip-pemkab-brebes-raih-predikat-b.html#more
SAKIP,  Pemkab Brebes Raih Predikat B

Pemerintah Kabupaten Brebes meraih predikat B pada ajang penilaian Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi (SAKIP) Award 2018. Pada tahun sebelumnya SAKIP Pemkab Brebes berpredikat CC. Informasi tersebut disampaikan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah Kabupaten Brebes Dr Angkatno usai menerima hasil evaluasi SAKIP 2018, Selasa (19/2) di Makasar.

Hasil tersebut diserahkan oleh Menteri Pendayagunaan Apratur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Syafruddin.

Angkatno merasa gembira Pemkab Brebes meraih predikat B. “Saya tidak menduka Pemkab Brebes dapat meraih predikat B. Kita selaku penyelenggara pemerintahan, hanya bekerja sesuai tugas, dan melakukan perbaikan bila hasilnya kurang baik,” ucap Angkatno.

Angkatno memaparkan hasil penilaian SAKIP Pemkab Brebes, dengan nilai 60,73 atau predikat B. Menunjukan tingkat efektivitas dan efisiensi penggunaan anggaran dibandingkan dengan capaian kinerja sudah cukup memadai.

“Tidak hanya itu, kualitas pembangunan budaya kinerja birokrasi dan penyelenggaraan pemerintah yang berorientasi pada hasil di Pemkab Brebes sudah menunjukan hasil yang baik,” tambahnya.   

Dikatakan Angkatno, capaian hasil evaluasi SAKIP dari CC ke B pada 2018, atas tindak lanjut terhadap rekomendasi MenPANRB atas hasil evalauasi S
akip 2017.

“Usaha yang kita lakukan di antaranya menyempurnakan kualitas Indikator Kinerja Utama (IKU), Rencana Strategi (Renstra) dan perjanjian kinerja di seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan penjabaran kinerja dari level bupati sampai individu,” jelasnya.

Usaha lainnya yaitu melakukan review terhadap program, kegiatan dan komponen anggaran, melakukan coaching clinic bersama KemenPANRB, agar anggaran hanya dialokasikan untuk capaian sasaran strategis.

“Penggunaan aplikasi manajemen kinerja melalui peraturan bupati tentang penerapan finger print terkait Tunjangan Perbaikan Penghasilan (TPP) sebagai reward dan punishment, telah kita lakukan,” ucapnya.

Lebih lanjut Angkatno menjelaskan, Pemkab Brebes juga telah melakukan peningkatan kualitas evaluasi Akuntabilitas Kinerja Instansi (AKIP) terhadap Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Sehingga dapat mendorong efektifitas dan efesiensi penerapan manajemen kinerja.

“Demikian, yang lebih penting lagi adalah langkah non formil kita dalam upaya mencapai nilai B melalui pendekatan-pendekatan konsultasi dan komitmen untuk lebih baik lagi,” pungkasnya.

Kegiatan SAKIP Award 2018 diikuti 174 Pemerintah Daerah di wilayah III. Meliputi 12 pemerintah provinsi, termasuk Jawa Tengah dan 162 pemerintah kabupaten/kota. (By, Wsd/topfm)

http://www.topfm951.net/2019/02/bupati-titip-anak-yatim-agar-dididik.html#more
Bupati Titip Anak Yatim Agar Dididik Dengan Baik

Brebes - Sebanyak 300 anak yatim piatu di luar panti asuhan se Kecamatan Banjarharjo menerima santunan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Brebes. Santunan diserahkan secara simbolis oleh Bupati Brebes Hj Idza Priyanti SE MH di aula kantor Kecamatan setempat, Rabu (20/2).

Bupati Brebes Hj Idza Priyanti dalam sambutannya, berharap santunan yang diberikan dapat digunakan sepenuhnya untuk kebutuhan Si Anak.
“Uang yang diterima jangan digunakan untuk hal yang tidak penting ya,” pesan Idza.

Idza menitipkan, agar para orang tua asuh dapat mendidik anak anak tersebut dengan baik, serta dengan penuh kasih sayang. Agar kedepan mereka juga bisa tumbuh menjadi anak anak saleh saleha sehingga dapat meraih kesuksesan dikemudian hari.

Selain itu secara pribadi Idza meminta kepada seluruh anak yatim piatu yang hadir, agar mendoakan dirinya agar diberi kemudahan dan kelancaran dalam memimpin Brebes, serta mampu memberikan yang terbaik bagi Masyarakat.

Camat Banjarharjo Khumaedi mengucapkan terima kasih kepada Bupati Brebes Idza Priyanti yang tetap konsisten melanjutkan program santunan bagi anak yatim piatu diluar panti. “Apalagi, Jumlah yang diterima saat ini naik dari 250 ribu menjadi 350 ribu rupiah," ungkapnya.

Sekretaris Dinas Sosial Kabupaten Brebes Ikhsanudin melaporkan, penerima santunan di Kecamatan Banjarharjo sebanyak 300 anak dengan jumlah yang diterimakan masing masing anak sebesar Rp 350 ribu.

 “Tujuan dari pemberian bantuan ini guna meringankan beban hidup masyarakat, khususnya anak-anak yatim piatu,” terangnya.(ys, wsd/topfm).
Live Radio Streaming topfm951.net # 05.00 MQ Pagi # 06.00 Warta Singosari # 07.00 IN Dangdut # 09.00 Tembang Jawa #11.00 Kenangan # 13.00 Dangdut Ngetop # 15.00 Tren Musik Indonesia # 17.00 VOI # 18.30 Warta Singosari # 19.00 Musik to Orang Muda # 21.00 Top Request # 23.00 Solusi malam @01.00 Closing

Studio/Office :

Jl. Raya Paguyangan No.12 Paguyangan (Bumiayu) Kab.Brebes 52276

Telp.0289 432995 | SMS Online : 085602037951 | www.topfm951.net
CP | dispa dj | WA|085326111234
Email: topfm951@yahoo.co.id
Copyright 2010 | topfm951 | bumiayu | Radio