RADIO SINGOSARI TOPFM || 95.1 MHz ||MORE THAN JUST RADIO ||INSPIRING RADIO ||

Live Radio Streaming


KLIN MORE PLAYER
Tampilkan postingan dengan label Tasyakuran. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tasyakuran. Tampilkan semua postingan
http://www.topfm951.net/2019/08/istighosah-tasyakuran-dan-sarasehan.html#more

Brebes - Tema SDM Unggul, Indonesia Maju, menjadi renungan bersama bagi masyarakat Indonesia. Seperti halnya di Kabupaten Brebes, tema tersebut menjadi bahan kajian bersama saat Sarasehan Memperingati HUT ke-74 RI di Pendopo Bupati Brebes, Jumat (16/8) malam.
“Apa barometer SDM Unggul? Apakah warganya berpendidikan S3 semua? Orangnya kaya kaya semua? Ataukah yang unggul orang tersebut karena mampu menjadi pejabat dan raja?” ungkit Narasumber Sarasehan Direktur Kanzul Ilmi Center Bumiayu, Brebes DR KH Gus Najib Afandi.
Menurut Gus Najib, Indonesia maupun Brebes tidak kurang dari orang orang pintar dan berpendidikan tinggi hingga sekolah ke luar negeri. Namun kenyataan di lapangan banyak yang berpendidikan tinggi dan juga pejabat serta artis yang tersandung kasus Korupsi, Kolusi, Nepotisme, penyalahgunaan Narkoba serta kejahatan lain.
Najib menegaskan, hanya akhlakul karimah lah yang menjadi ukuran unggul dan mandulnya Sumber Daya Manusia.
Kasus gadis membuang bayinya, merupakan contoh mandulnya SDM meskipun dia berpendidikan.
Belajar dari Rasulullah, lanjut Najib, setelah Merdeka atau hijrah, yang pertama dibangun Rasul adalah Masjid-masjid, mushola-mushola.
Indonesia merdeka, juga mendapat kekuatan luar biasa ketika para Kiai membangun suro-suro, pesantren-pesantren. Para Ulama telah meletakan pondasi yang sangat kokoh dalam kecintaan terhadap bangsanya.
“Kiai-kiai kita sudah membangun Indonesia dengan Islam banget. Jadi tidak perlu ada NKRI Syariah, Indonesia sudah bersyariah sejak jaman baheula,” tandasnya.
Gus Najib menandaskan, era sekarang harus memperkuat peran masjid dan pesantren. Kedua tempat ini menjadi tempat pertama dan utama untuk menggembleng SDM unggul.
Tapi sayangnya, pesantren di Indonesia masih sangat jarang. Untuk itu, perlu adanya kebijakan nyata untuk pengembangan dan dana operasional dari pemerintah untuk pesantren dan masjid.
“Agar Brebes lebih unggul, maka harus pula mengalokasikan untuk masjid dan pesantren yang lebih besar,” tandasnya.
Kedua, SDM unggul, bila terjadi penguatan persaudaraan yang tidak ada hubungan apapun. Paseduluran, adalah konsep yang dibangun antara kaum Ansor dan Muhajirin pada masa Kenabian. Indonesia, juga Brebes masih terlihat terkotak-kotak. Ada gerakan separatisme, terorisme, radikalisme yang berupaya memecah belah Indonesia dari berbagai sisi.
“Maka, ayo kita menyatupadukan, gerakan sinergitas. Membangun bersama, dengan Paseduluran ala NU dengan menjaga ukhuwah Islamiah, ukhuwah Basyariyah dan Ukhuwah Wathoniyah,” pungkas Najib yang juga Pengasuh Ponpes Al Hikmah 2 Benda, Sirampog, Brebes.
Perlu diingat pula, bahwa membangun negara, membangun daerah pasti ada musuhnya. Dan musuh sekarang tidak kelihatan, yakni Kemunafikan.
Najib juga menandaskan bahwa NKRI sudah bersyariah, jadi tidak perlu NKRI Syariah, yang perlu syariah orangnya. Indonesia sudah final tidak perlu ada NKRI Bersyariah.
Istighosah Tasyakuran dan Sarasehan peringatan HUT Kemerdekaan ke-74 RI Tingkat Kabupaten Brebes dengan tema "SDM Unggul Indonesia Maju" di Pendopo Brebes. Jumat (16/8) malam.
Bupati Brebes Hj Idza Priyanti SE MH dalam kata sambutannya berharap,. Indonesia menjadi bangsa yang maju, sejahtera, aman dan bermartabat sesuai cita-cita kemerdekaan yang tertuang dalam pembukaan uud 1945.
Untuk itu, lanjut Idza, sudah saatnya segera bangkit berbenah diri, mengejar segala ketertinggalan dan menguatkan kebersamaan. Hal pertama yang perlu kita lakukan adalah, memperkokoh rasa nasionalisme kita. Jika pada masa penjajahan, nasionalisme diekspresikan dengan perlawanan kita pada penjajah, dan ketidaksukaan sebagai bangsa terjajah, pada saat ini nasionalisme semestinya, diwujudkan dalam bentuk olah rasa, olah karsa dan olah karya. Di semua bidang yang memberikan nilai positif, bagi bangsa dengan berdasar kecintaan pada bangsa dan negara kita.
Strategi pembangunan, lanjut Idza, fokus utama bangsa Indonesia adalah pembangunan sumber daya manusia yang terampil dan unggul berkontribusi membangun bangsa.
Hadir dalam acara tersebut, Bupati Brebes Hj Idza Priyanti SE MH, Wakil Bupati Brebes Narjo SH MH, Sekda Brebes Djoko Gunawan, perwakilan Dandim 0713 Brebes, Asisten 1 Sekda Drs H Athoillah Syatori, Ketua Pengadilan Agama Abdul Basyir, Para Kepala OPD Kabupaten Brebes, para Kepala Bagian dilingkungan pemkab Brebes, Camat se Kabupaten Brebes, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat dan tamu Undangan lainnya.
Istighosah Tasyakuran dan Sarasehan ditutup dengan pemotongan tumpeng oleh Bupati Brebes Hj Idza Priyanti SE MH, Wakil Bupati Brebes Narjo SH MH didampingi perwakilan jajaran Forkopimda dan Kepala OPD yang diberikan kepada para tokoh agama dan tokoh masyarakat Kabupaten Brebes. (spt/wsd/topfm)

http://www.topfm951.net/2019/07/polres-brebes-gelar-tasyakuran-hari.html#more

Polres Brebes Gelar Tasyakuran Hari Bhayangkara ke 73
Polres Brebes, Jawa Tengah, menggelar acara syukuran dalam rangka HUT Bhayangkara ke 73, Senin (1/7/2019)
Acara yang digelar usai pelaksanaan Upacara Kenaikan Pangkat (Corp Rapot)  tersebut dilaksanakan di Masjid Baitul Muttaqin ini diikuti oleh seluruh anggota Polri dan PNS Polres Brebes serta para purnawirawan Polri.
Kapolres Brebes AKBP Aris Supriyono dalam sambutannya menuturkan di usia Polri ke 73 ini Polres Brebes akan terus semangat dan meningkatkan dalam menjaga situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Kabupaten Brebes.
“Syukuran adalah sebagai salah satu dari bagian kegiatan pencerminan wujud rasa syukur, sehingga langkah-langkah selanjutnya Polri selalu mendapat berkah dan rahmat dari Tuhan yang Maha Esa,” kata Kapolres Brebes.
Pada acara syukuran Hari Bhayangkara ke 73 mengusung tema 'Dengan Semangat Prometer dan Pengabdian Polri untuk Masyarakat, Bangsa, dan Negara'.
Dengan tema tersebut Kapolres juga berharap kepada seluruh anggota Polres Brebes dapat memahamai dan menjadi pedoman dalam pelaksanaan tugas sehingga semakin dicintai oleh masyarakat.
Dalam perayaan Hari Bhayangkara ke-73, Kapolres Brebes AKBP Aris Supriyono juga mensyukuri hal-hal yang berhasil dicapai jajaranya. Salah satunya tugas pengamanan serangkaian Pemilu 2019 yang berjalan lancar.
Dalam kesempatan ini, Aris Supriyono juga berharap kepada anggota Polres Brebes  bisa solid bekerja sama dengan TNI serta masyarakat. Dengan begitu, kehidupan bermasyarakat yang tenteram dapat tercapai.

"Harapan kita ke depan tentunya kita akan semakin kuat, kita akan semakin solid kerja sama kita dengan TNI, dengan masyarakat. Berupaya terus untuk mengawal pembangunan agar apa yang kita cita-citakan bersama masyarakat yang tentram, adil, dan sejahtera bisa kita capai," ungkap dia.
Setelah melakukan doa bersama, acara tasyakuran HUT Bhayangkara ke73 ini dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng oleh Kapolres Brebes AKBP Aris Supriyono yang diberikan kepada perwakilan Bintara termuda, Purnawirawan dan Warakawuri yang diundang dalam kegiatan ini.
Hadir juga dalam kegiatan yang diisi ceramah ahama oleh Ustad Dirjo Abdulhadi ini, Dandim 0713/Brebes dan para PJU beserta seluruh anggota Polri dan PNS Polres Brebes serta perwakilan TNI dari Kodim 0731 Brebes. (Hms/topfm)
PROGRAM ACARA UNGGULAN : 05-06 NGAJI PAGI * 06-07 INFO PAGI*07-09 INDONESIA DANGDUT*09-11 LAGU JAWA* 11-13 KENANGAN*13-15 DANGDUT NGETOP*15-17 TREN MUSIK INDO* 19-21 MUSIK TO ORANG MUDA*21-00 TOPREQUEST

Studio/Office :

Jl. Raya Paguyangan No.12 Paguyangan (Bumiayu) Kab.Brebes 52276

Telp.0289 432995 | SMS Online | WA : 0856 0203 7951 | www.topfm951.net
CP | dispa dj |085326111234
Email: topfm951@yahoo.co.id