RADIO SINGOSARI TOPFM || 95.1 MHz ||MORE THAN JUST RADIO ||INSPIRING RADIO ||

Live Radio Streaming


KLIN MORE PLAYER
Tampilkan postingan dengan label tegal. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label tegal. Tampilkan semua postingan
Brebes – Topmania, Dengan suara khasnya yang lembut, Habib Syeh Abdul Kodir Assegaf dari Solo menyirami hati warga masyarakat Brebes dan sekitarnya dengan lantunan sholawat. Dalam durasi dua jam, puluhan ribuan pengunjung hanyut dalam buaian lantunan sholawat diiringi genjring dan kibasan bendera Merah Putih, bendera NU, dan bendera Syecher Mania, Kamis malam (9/5).Habib Syech mengalunkan lebih dari 15 judul sholawat antara lain Padang Bulan, Ya Habib, Qowiyah, Ya Allah Biha, La Illa Ha Ilallah dan lainnya.Terlihat, fans fanatik Habib Syech dengan sebutan Syecher itu sudah memenuhi halaman Mapolres sejak pukul 17.00. Mereka tidak saja datang dari Brebes tetapi juga dari penjuru eks Karesidenan Pekalongan, antara lain datang dari Pekalongan, Batang , Pemalang, Tegal, Slawi bahkan Cirebon Jawa Barat.Penampilan Habib Syech di Mapolres Brebes dalam rangka Brebes Bersholawat menjelang pemilu Gubernur dan Wakil Gubernur Jateng yang bakal digelar 26 Mei mendatang. Brebes Bershalawat semakin menderu-deru ketika Habib Syech mulai melantunkan lagu-lagu shalawat dengan suaranya yang khas dan memukau. Praktis, puluhan ribu masyarakat yang hadir dengan serempak turut serta melantunkan shalawat dengan intonasi khas ala Habib Syech. Tak ketinggalan pula para Syecher-syecher mania mengiringinya dengan kibasan bendera khas daerah masing-masing.Dalam kesempatan tersebut, mauidlotul khasanah disampaikan Pengasuh Pesantren Assalafiyah KH Subekhan Makmun. Dia menyampaikan pentingnya menjaga agama, akal, harta, keselamatan, jiwa dan keturunan. Penjagaan perlu dimulai dari diri sendiri tanpa harus disuruh suruh ataupun mengandalkan aparat. “Penjagaan agama, akal, harta, jiwa dan keturunan harus diawali dari diri sendiri,” tegas Kiai Subekhan.Selain itu, kata Kiai Subekhan, umat Islam jangan terlalu banyak berhutang. Sebab akan meresahkan hati, terutama berhutang sholat. “Meninggalkan sholat, akan sangat meresahkan jiwa yang selanjutnya berakibat buruk pada diri sendiri dan juga merugikan orang lain akibat keresahan yang ditimbulkannya,” ujarnya.Bupati Brebes Hj Idza Priyanti SE menyambut baik kegiatan Brebes bersholawat. Selain dapat menentramkan hati juga membawa berkah bagi warga Brebes. “Kedekatan kepada Nabi dengan selalu bersholawat, mudah-mudahan akan tercurahkan rahmat, syafaat dan barokah di bumi Brebes,” harap Bupati.Kapolres Brebes AKBP Kif Aminanto SIK mengaku gembira dengan kegiatan Brebes Bersholawat. Sebab ada pengharapan yang nyata untuk hidup tertib aman dan damai di wilayah Kab Brebes. Kaum muslimin wal muslimat dari segenap lapisan masyarakat juga merasa gembira dengan kedatangan Habib Syech. “Dengan hati yang damai, Insya Allah keamanan dan kenyamanan hidup akan tercapai,” imbuh Kapolres. (wsd/topfm).
podPress Popup Player
Sejumlah warga memperhatikan gerbong kereta api Argo Anggrek yang anjlok di Desa Pabetan, Brebes, Jateng, (16/11). ANTARA/Oky Lukmansyah
Brebes - Kereta api Argo Anggrek jurusan Pasar Turi Surabaya-Gambir, Jakarta, anjlok di kilometer 163 Desa Pebatan, Kecamatan Wanasari, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, sekitar pukul 14.30 WIB petang tadi, Jumat, 16 November 2012. Kereta api dengan nomor lokomotif CC 2039812 itu menarik sembilan rangkaian gerbong berjalan dari arah timur Kota Tegal menuju ke arah Cirebon dan Jakarta.
Meski tak menimbulkan korban jiwa, sejumlah penumpang sempat telantar karena kereta tak mampu melanjutkan perjalanan. Sebanyak empat rangkaian gerbong kereta keluar dari bantalan rel dan belum bisa diangkat.
“Saya dan ratusan penumpang lain masih menunggu untuk melanjutkan perjalanan,” ujar Muhammad Yudi, penumpang kereta, saat ditemui di lokasi.
Pria berusia 35 tahun asal Surabaya ini awalnya tak tahu kereta mengalami anjlok. Ia saat itu sedang tidur. Tiba-tiba kereta berhenti mendadak dan mengejutkannya. “Saya terbangun halnya penumpang lain yang akhirnya turun menyaksikan roda gerbong lima, enam, dan tujuh anjlok dari rel,” katanya.
Kondektur kereta api Argo Anggrek, Sadira, mengatakan, kereta masih mampu melanjutkan perjalanan dengan lima gerbong yang bisa ditarik untuk diberangkatkan kembali. Sedangkan empat gerbong lainnya terpaksa ditinggal untuk dievakuasi. “Penyebabnya belum diketahui,” ujar Sadiro.

Akibat anjloknya KA tersebut, keberangkatan KA Cirek dari Stasiun Tegal ke arah jakarta, yang seharusnya diberangkatkan sekitar pukul 16.15 WIB, dan KA Muria yang akan diberangkatkan dari Stasiun Tegal sekitar pukul 18.10 WIB, terlambat. Sebab, empat rangkaian gerbong KA yang anjlok hingga kini belum dievakuasi.
EDI FAISOL
Sumber TEMPO
PROGRAM ACARA UNGGULAN : 05-06 NGAJI PAGI * 06-07 INFO PAGI*07-09 INDONESIA DANGDUT*09-11 LAGU JAWA* 11-13 KENANGAN*13-15 DANGDUT NGETOP*15-17 TREN MUSIK INDO* 19-21 MUSIK TO ORANG MUDA*21-00 TOPREQUEST

Studio/Office :

Jl. Raya Paguyangan No.12 Paguyangan (Bumiayu) Kab.Brebes 52276

Telp.0289 432995 | SMS Online | WA : 0856 0203 7951 | www.topfm951.net
CP | dispa dj |085326111234
Email: topfm951@yahoo.co.id