LPPL SINGOSARI TOPFM || 95.1 MHz ||MORE THAN JUST RADIO ||INSPIRING RADIO ||
Post info

Labels: , , ,


Comments 0


Author: topfmbumiayu


http://www.topfm951.net/2019/02/ketua-pa-ada-72-kasus-pengajuan.html#more

Ketua PA : Ada 72 Kasus Pengajuan Pernikahan Dini

Ketua Pengadilan Agama Brebes Abdul Basyir mengungkapkan, sepanjang  tahun 2018, terdapat 72 kasus pengajuan dispensasi pernikahan di usia anak. Sedangkan 2019, hingga akhir Februari ini ada 6 kasus. Pengajuan pernikahan dini juga menjadi  pertimbangan hukum demi keselamatan dunia akherat.
"Ada 72 kasus pernikahan usia anak yang maju ke meja PA sepanjang 2018, hingga akhir Februari ini ada 6 kasus," ungkap Basyir saat sosialisasi perlindungan anak dan pencegahan pernikahan usia anak di lingkungan pondok pesantren di ruang rapat OR Setda Brebes, Senin (25/2)

Dari  pengajuan tersebut, kata Basyir, tidak semuanya mendapat persetujuan karena berbagai pertimbangan. “Termasuk bila belum terlanjur hamil, maka tidak dikabulkan permohonannya,” ucapnya.
Basyir menyayangkan, dari banyak kasus dispensasi nikah yang berujung perceraian di karenakan hanya untuk menyelamatkan sang jabang bayi siapa orang tuanya saja. Namun perjalanan  kehidupan rumah tangganya tidak mulus, tidak harmanis, atau tidak sakinah mawadah warahmah.

Untuk itu, Basyir berharap kepada pengasuh pondok pesantren agar ikut gencar mensosialisasikan pernikahan dalam usia anak dengan mengungkapkan banyak mudlaratnya ketimbang nilai manfaatnya.
Hakekatnya, sebuah pernikahan itu merupakan perjanjian yang meliputi rukun dan syarat serta memiliki keturunan. Ada tatanan dan batasan yang berlaku di negara kita, dengan pembatasan usia perkawinan. Dan pembatasan ini masuk dalam UU Perkawinan, UU tentang Perlindungan Anak dan sebagainya.
“Aturan tersebut antara lain untuk anak yang masih dalam usia 18 sampai 20 tahun harus ada surat ijin dari orang tua dan surat ijin dispensasi dari Pengadilan Agama,” tandasnya.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Kelurga Berencana (DP3KB) Kabupaten Brebes BP3KAB Sri Gunadi Parwoko mengatakan, usia anak harus mendapat pendampingan dan pengajaran orang tua. Pengawasan, harus sesuai dengan umur anak karena anak harus dilindungi.
Pengasuh Pondok Pesantren, seyogyanya gencar sosialisasi pernikahan dalam usia Anak sehingga terhindar dari kejadian pernikahan dini. Jaman sekarang, era modernisasi yang semua informasi dapat diperoleh dalam genggaman tangan maka sebagai orang tua maupun pengasuh ponpes harus melakukan pengawasan extra.
Termasuk banyaknya kekerasan terhadap anak di Kabupaten Brebes perlu kerja sama dalam melindungi anak.

Ketua Pusat Pelayanan Terpadu (PPT) Tiara Kabupaten Brebes Aqilatul Munawaroh menjelaskan, digandengnya Pesanteren, diharapkan  ke depan PPT berbasis komunitas yang berada di pesantren bisa sebagai jejaring PPT di tingkat Kabupaten. Sehingga kasus kasus anak bisa secepatnya terungkap dan tertangani. 

Dengan demikian, pesantren mampu menjaga hak hak anak, melakukan perlindungan anak dan tidak mengalami kasus kekerasan. Dan kalangan pesantren mampu melakukan pencegahan terjadinya kasus kekerasan terhadap anak.

‘Apabila terjadi kasus kekerasan yang dialami santri, anak, maka pengurus atau pengasuh mampu melakukan pendampingan sesuai dengan hak hak anak,” tandasnya.
Dalam hal pencegahan pernikahan usia anak, lanjutnya, diharapkan dari kalangan pesantren bisa melakukan hal hal pemahaman kepada para santrinya agar tidak melakukan pernikahan di usia anak. Sehingga akan terwujud kualitas hidup perempuan yang lebih baik. 

Kepala bidang Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) DP3KB Kab Brebes Rini Puji Astuti menjelaskan, sosialisasi ini sengaja melibatkan pengasuh pondok pesantren di Kab Brebes. Ada 40 Ponpes yang kami gandeng untuk bersama sama menularkan hasil sosialisasi ini para santri di ponpesnya.
“Kami yakin, apa yang disampaikan oleh para pengasuh lebih mengena ketimbang dari institusi kami,” pungkasnya. (wasdiun/topfm)

0 comments:


PROGRAM ACARA UNGGULAN : 05-06 NGAJI PAGI * 06-07 INFO PAGI*07-09 INDONESIA DANGDUT*09-11 LAGU JAWA* 11-13 KENANGAN*13-15 DANGDUT NGETOP*15-17 TREN MUSIK INDO* 19-21 MUSIK TO ORANG MUDA*21-00 TOPREQUEST

Studio/Office :

Jl. Raya Paguyangan No.12 Paguyangan (Bumiayu) Kab.Brebes 52276

Telp.0289 432995 | SMS Online / WA : 085602037951 | www.topfm951.net
CP | dispa dj | WA|085326111234
Copyright 2010 | topfm951 | bumiayu | Radio