RADIO SINGOSARI TOPFM || 95.1 MHz ||MORE THAN JUST RADIO ||INSPIRING RADIO ||

Live Radio Streaming


KLIN MORE PLAYER
Post info

Labels: , , ,


Comments 0


Author: topfmbumiayu


Bupati Brebes Hj Idza Priyanti SE MH mengajak kepada masyarakat Brebes yang belum memiliki jamban untuk segera membuat jamban keluarga. Hal ini penting dilakukan agar 2020 Kabupaten Brebes mencapai Open Defecation Free (ODF) atau Stop Buang Air Besar Sembarangan.
“Kita sudah Bebas ODF 134 desa, sedang yang belum ODF 158 desa. Ini perlu kita tuntaskan bersama sehingga permasalahan kesehatan terutama stunting bisa kita atasi juga,” ajak Bupati saat Deklarasi ODF dan penandatangan komitmen bersama menuju Brebes ODF Tahun 2020, di Pendopo Brebes, Selasa (03/11).
Dikatakan Idza, ODF membutuhkan semangat dan dukungan bersama. Utamanya, di wilayah pedesaan masih belum memiliki pemahaman kalau buang air besar sembarangan itu tidak sehat dan mencemari lingkungan sekitar.
Dengan percepatan ODF, maka 5 pilar Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) bisa diwujudkan.
“Deklarasi jangan sekadar formalitas saja, tapi harus ada aksi nyata,” tegasnya.
Kasi Penyehatan Lingkungan, Kesehatan Kerja dan Olahraga Dinas Kesehatan Provinsi Jateng Danny Setiawan MKes menginformasikan, di Jawa Tengah ada 12 daerah yang kini telah bebas BAB sembarangan.
Deklarasi ODF perdana dilakukan Kabupaten Grobogan pada 2016. Selanjutnya 2017, ada empat daerah yang mendapat penilaian ODF, yakni Wonogiri, Karanganyar, Boyolali, dan Sukoharjo. Pada 2018 berkembang menjadi tujuh daerah mendeklarasikan ODF, yakni Kota Semarang, Kota Solo, Kabupaten Semarang, Rembang, Sragen, Jepara, dan Kendal.
“Pada 2019 sebanyak lima daerah, yaitu Salatiga, Kudus,Klaten, Temanggung, dan Klaten sudah mendapat penilaian ODF,” ungkapnya.
Dia berharap, 2020 sebanyak 35 kabupaten/kota se Jawa Tengah sudah menjadi wilayah ODF atau Setop BAB Sembarangan. Target itu diakuinya, memerlukan perjuangan cukup berat karena masih ada 23 kabupaten/kota yang belum melakukan deklarasi ODF.
Dikatakannya, menggunakan jamban yang baik merupakan upaya pencegahan penularan penyakit hepatitis, tipes, dan kolera.
Kepala Dinas Kesehatan Kab Brebes dr Sartono menambahkan, bahwa ODF merupakan program Menteri Kesehatan tentang strategi sanitasi berbasis masyarakat. Daerah yang berhasil mendapat pengakuan sebagai daerah yang menjaga hidup sehat dan bersih. Maka dokter Sartono menargetkan 2020 tidak ada lagi orang Brebes yang buang air besar di sembarangan tempat.

Deklarasi ODF dihadiri Bupati Brebes Hj Idza Priyanti SE MH, Wakil Bupati Brebes Narjo SH MH, Kepala Dinas Kesehatan dr Sartono, Kepala Baperlitbangda Dr Angkatno MPd, Perwakilan Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah, perwakilan Forkopimda. (spt/wsd/topfm).

0 comments:


PROGRAM ACARA UNGGULAN : 05-06 NGAJI PAGI * 06-07 INFO PAGI*07-09 INDONESIA DANGDUT*09-11 LAGU JAWA* 11-13 KENANGAN*13-15 DANGDUT NGETOP*15-17 TREN MUSIK INDO* 19-21 MUSIK TO ORANG MUDA*21-00 TOPREQUEST

Studio/Office :

Jl. Raya Paguyangan No.12 Paguyangan (Bumiayu) Kab.Brebes 52276

Telp.0289 432995 | SMS Online | WA : 0856 0203 7951 | www.topfm951.net
CP | dispa dj |085326111234
Email: topfm951@yahoo.co.id