JELANG SEMARAK 15 TH RADIO TOPFM

Live Radio Streaming

Post info

Labels:


Comments 0


Author: topfm Bumiayu


topfm951.net - Keluarga Nuronah (25 th.), tenaga kerja asal Dukuh Lamaran Desa Sitanggal Kecamatan Larangan Kabupaten Brebes, yang meninggal dunia di Arab Saudi, Selasa (28/6) siang mendatangi Kantor Bupati untuk meminta bantuan Pemkab Brebes memulangkan jenazah anak mereka.

Bersama Walid (50 th.) suaminya, Kartini (50 th.) mendatangi Kantor Bupati untuk meminta bantuan pengurusan jenazah anaknya yang saat ini masih ada di Arab Saudi. Menurut Kartini, keluarganya mendapat kabar bahwa anaknya telah meninggal tanggal 13 Juni 2011 lalu akibat radang otak dari surat yang dikirimkan Kedutaan Besar Indonesia di Arab Saudi.

Kartini mengaku kontak terakhir dengan anaknya adalah 3 bulan lalu. Saat itu, Nuronah sedang sakit. Kartini juga bercerita bahwa Nuronah mengeluh majikannya agak galak, bahkan biaya pengobatan selama Ia sakit ditanggung sendiri oleh Nuronah.
Nuronah adalah anak ke-3 dari 9 bersaudara pasangan Walid dan Kartini. Nuronah berangkat menjadi TKI di Arab Saudi melalui penyalur jasa TKI, PT. Kemuning Bunga Sejati dan telah berada di Arab Saudi selama 17 bulan. Menurut Ibunya, Nuronah baru mengirim 1 kali gajinya, itupun pada bulan ke-8 dia mulai bekerja, selanjutnya Nuronah belum pernah mengirim lagi.

Sebenarnya, Walid dan Kartini mengaku komunikasi dengan anaknya selama ini lancar. Namun, Walid pernah diminta anaknya untuk menghubungi orang pintar atau dukun agar majikannya lebih sayang pada dia.

Pemkab Brebes Siap Membantu
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Brebes, Ir. Amin Budiraharjo, M.Si yang menemui keluarga Nuronah di Ruang Rapat Wakil Bupati mengatakan bahwa Pemkab Brebes telah melayangkan surat pada BNP2TKI dengan tembusan Kementerian Luar Negeri dan Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi perihal kasus Nuronah ini pada tanggal 21 Juni 2011 lalu.

“Kita tinggal menunggu informasi lanjutan dari BNP2TKI,” ujar Amin.
Untuk memantau kasus ini, pihaknya juga terus aktif menanyakan kelanjutan kasus Nuronah pada BNP2TKI. Namun, Amin juga mengingatkan bahwa pemerintah daerah memiliki kewenangan yang terbatas terhadap kasus tenaga kerja di luar negeri.
“Bagaimanapun juga, ini adalah kasus pemerintah pusat. Tetapi pemkab akan terus mendampingi keluarga korban,” tambah Amin. Selain itu, Pemkab Brebes juga telah menyiapkan santunan dana bagi keluarga Nuronah.

Terkait perlindungan terhadap pada tenaga kerja di Kabupaten Brebes, Amin juga menyampaikan bahwa Pemkab Brebes bersama DPRD tengah menggodok perda tentang pembinaan, penempatan dan perlindungan tenaga kerja di Kabupaten Brebes.
“Insyaallah, draft peraturan itu selesai tahun ini,” tutur Amin.
Keluarga Nuronah yang mendatangi Kantor Bupati juga didampingi oleh Kades Sitanggal, Ketua LSM Mas Jaka serta kuasa keluarga Nuronah.(humas) 

0 comments:


Live Radio Streaming topfm951.net # 05.00 MQ Pagi # 06.00 Warta Singosari # 07.00 IN Dangdut # 09.00 Tembang Jawa #11.00 Kenangan # 13.00 Dangdut Ngetop # 15.00 Tren Musik Indonesia # 17.00 VOI # 18.30 Warta Singosari # 19.00 Musik to Orang Muda # 21.00 Top Request # 23.00 Solusi malam @01.00 Closing

Google+ Followers

Studio/Office :

Jl. Raya Paguyangan No.12 Paguyangan (Bumiayu) Kab.Brebes 52276

Telp.0289 432995 | SMS Online : 085602037951 | www.topfm951.net
CP | dispa dj | 08156516989|085326111234
Email: topfm951@yahoo.co.id
Copyright 2010 | topfm951 | bumiayu | Radio