JELANG SEMARAK 15 TH RADIO TOPFM

Live Radio Streaming

Post info

Labels: ,


Comments 0


Author: topfm Bumiayu

topfm951.net Bupati Brebes H Agung Widyantoro SH MSi mengintruksikan pada camat se Kabupaten Brebes untuk menolak dengan tegas permohonan ijin rekomendasi yang berakibat langsung atau tidak langsung berdampak pada alih fungsi lahan. Pasalnya, bumi dan tanah yang terkandung di dalamnya untuk kemakmuran rakyat. Intruksi tersebut disampaikan saat menyampaikan sambutan pada Musyawarah Perencanaan Pembangunan Pertanian (Musrenbangtan), diaula Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Holtikultura (DPTPH) Kabupaten Brebes Selasa (6/3).

Camat jangan sampai membabi buta memberikan rekomendasi. Cermati dulu, apakah galian c ataupun pembangunan property dilahan-lahan produktif untuk pertanian atau tidak? “Kalau itu lahan produktif, tolak!, Katakan Tidak untuk permohonan ijin yang berdampak pada alih fungsi lahan,” tandas Bupati. Jangan hanya berfikir pada kepentingan segelintir orang tetapi berdampak merusak lingkungan dan fungs lahan. Agung mencontohkan, sudah banyak galian Pasalnya bisa mengganggu ekosistem dari aktivitas galian C dan property.

Disamping itu, Bupati juga mengingatkan petani agar bijaksana dalam mengelola lahan pertaniannya. Jangan hanya mengejar produksi ternyata merusak tanah akibat terlalu gegabah menggunakan obat-obat pertanian. Pertanian di Brebes, ternyata menjadi sasaran empuk obat-obat pertanian yang illegal. Begitupun dengan pola hidup petani yang masih jauh dari pola hidup bersih dan sehat. “Habis nyemprot bawang, langsung makan dan mencuci tangannyapun dengan air selokan. Padahal ada air itu telah tercemar pestisida. Maka bisa-bisa keracunan,” terangnya. Ditengarai, kejadian bayi lahir di Brebes dalam keadaan cacat seperti lahir dengan kepala tanpa batok, usus terburai, tanpa anus dan kelainan jasmani lainnya akibat terkontaminasi pestisida.

Kepala DPTPH Brebes Ir Daryono menjelaskan, kegiatan Musrenbangtan sengaja dilakukan untuk menata pembangunan pertanian di Kabupaten Brebes. Sehingga pada bisa tercapai pertanian tanaman pangan dan hortikultura yang modern, tangguh, efesien dan lestari menuju masyarakat yang sejahtera. Dari luas wilayah Kab Brebes yang mencapai 166.296 hekta, luas lahan sawah pertaniannya mencapa 62.703 hektar. Ini berarti pembangunan pertanian perlu mendapatkan prioritas. Rumah tangga yang bergelut dibidang pertanian juga mencapai 45,69 persen. Dari situ mereka tergabung dalam 1.592 kelompok tani, 276 gabungan kelompok tani (Gapoktan), 15 Kelompok Wanita Tani dan 2 kelompok pemuda tani.”Potensi ini merupakan asset yang bagus untuk meningkatkan pembangunan dibidang pertanian,” terang Daryono. Musrenbangtan diikuti oleh 200 peserta dari berbagai unsure masyarakat dan dinas terkait. Turut hadir Anggota Komisi II DPRD Brebes Teguh Turmudi SH.(humas)

0 comments:


Live Radio Streaming topfm951.net # 05.00 MQ Pagi # 06.00 Warta Singosari # 07.00 IN Dangdut # 09.00 Tembang Jawa #11.00 Kenangan # 13.00 Dangdut Ngetop # 15.00 Tren Musik Indonesia # 17.00 VOI # 18.30 Warta Singosari # 19.00 Musik to Orang Muda # 21.00 Top Request # 23.00 Solusi malam @01.00 Closing

Google+ Followers

Studio/Office :

Jl. Raya Paguyangan No.12 Paguyangan (Bumiayu) Kab.Brebes 52276

Telp.0289 432995 | SMS Online : 085602037951 | www.topfm951.net
CP | dispa dj | 0815 651 6989|085326111234
Email: topfm951@yahoo.co.id
Copyright 2010 | topfm951 | bumiayu | Radio