LPPL SINGOSARI TOPFM || 95.1 MHz ||MORE THAN JUST RADIO ||INSPIRING RADIO ||
Post info

Labels: , , , ,


Comments 0


Author: topfmbumiayu





Bank Brebes, Cegah Rentenir Liar


Kehadiran Bank Brebes, diupayakan bisa mencegah rentenir yang tumbuh marak dan liar di Brebes. Pasalnya, kehadiran mereka sangat menjerat perekonomian masyarakat meskipun kelihatannya halus. Sehingga sangat sulit mencapai kesejahteraan bagi masyarakat luas. Wujud dari itu, pihaknya memberikan kredit Rp 2 jt tanpa agunan dengan bunga 3 persen.

“Kami memberikan kredit Rp 2 juta tanpa agunan dengan bunga 3 persen,” ujar Direktur Utama Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Bank Brebes Sri Winarsih saat launching BPR Bank Brebes di halaman kantor BPR Brebes. Selasa (2/4).

Winarsih menjelaskan, Perusahaan Umum Daerah (Perumda) di bidang perbankan milik Pemerintah Kabupaten Brebes itu, awalnya bernama Bank Puspa Kencana Brebes berganti nama menjadi Badan Perkreditan Rakyat (BPR) Bank Brebes. Pergantian nama tersebut, dikemas melalui melalui launching oleh Wakil Bupati Brebes Narjo SH MH.

Kata Winarsih, perubahan nama dan logo berdasarkan Peraturan pemerintah Nomor 54 Tahun 2017 tentang BUMD. Kemudian terbentuklah Peraturan Daerah (Perda) Nomor 1 Tahun 2019 tentang perubahan Bank Puspakencana Brebes menjadi Perumda BPR Bank Brebes disetujui Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada 19 Maret 2019.

Sri Winarsih, menceritakan, Perumda BPR bank BREBES berdiri sejak 22 Oktober 1951, sebelumnya bernama PD Bank Pasar Brebes. Pada 1995, berdasarkan Perda Nomor 14 Tahun 1995 dan persetujuan menteri keuangan menjadi PD BPR Bank Pasar Brebes. Kemudian berganti nama lagi, berdasarkan Perda Nomor 8 Tahun 2001 diubah menjadi PD BPR Bank Puspa Kencana Brebes.

“Kami memiliki modal awal Rp 9 miliar, dan ada rencana akan tambahan Rp 1 miliar dari Pemkab Brebes. Menilik laporan keuangan, akses keuangan dari 2015 sampai 2018, dari Rp 45 miliar sampai Desember 2018 berjumlah Rp 63 miliar,” ungkap Winarsih.

Dikatakan Winarsih, saat ini Perumda BPR bank BREBES memiliki 1 kator pelayanan pusat, dan 6 kantor kas. Di antaranya Kantor Kas Ketanggungan, Bumiayu, Banjaratma, Jatibarang, Bulakamba, dan Tonjong.

“Ke depan, kami merencanakan akan menambah kantor kas baru, yaitu di Tanjung, Larangan dan Banjarharjo,” ucap Winarsih.

Winarsih juga melaporkan, capaian hasil kinerja dari 2015 sampai 2018. Untuk pertumbuhan dana rata-rata kurang lebih 24,24 persen. Dari Rp 33 miliar menjadi Rp 44,6 miliar. Penyaluran kredit Rp 36 miliar menjadi Rp 55 miliar, dengan 4.043 nasabah. Rata-rata setoran Rp 294 juta meningkat menjadi Rp 498 juta.

Launching ditandai pemotongan untaian melati oleh Bupati Brebes Hj Idza Priyanti SE MH yang diwakili Wakil Bupati Brebes Narjo SH MH. Dalam sambutan tertulisnya Bupati  mengucapkan selamat atas pergantian nama serta logo baru. Pergantian tersebut, semoga membawa berkah, semangat baru dan peningkatan kualitas bagi BPR Bank Brebes.

“Mari bersama-sama berdoa, agar BPR Bank Brebes semakin kuat kelembagaannya serta memiliki profesionalisme dan produktifitas yang tinggi,” ujar Idza.

BPR Bank Brebes, kata Idza, dapat memberikan manfaat bagi pertumbuhan perekonomian daerah, meningkatkan taraf hidup masyarakat. Terutama bantuan keuangan bagi masyarakat yang memiliki Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

Idza berharap, BPR Bank Brebes mampu bersaing secara sehat menjadi BPR unggulan masyarakat. Sesuai tujuannya yaitu memberikan amanat bagi perkembangan perekonomian daerah. Memperluas akses keuangan kepada masyarakat, mendorong pembiayaan UMKM, serta mendirikan BPR dengan prinsip tata kelola yang baik.

“Saya yakin, BPR Bank Brebes dapat menghadapi pesaing-pesaing yang sangat kompetitif. Oleh karena itu, harus mempersiapkan diri dan harus hati-hati bahwa kita telah masuk pada revolusi industri, di mana pelayanan serba digital,” ucap Idza.

Idza juga berpesan, BPR Bank Brebes untuk terus berbenah, di internal persiapkan pengembangan operasional berbasis Information Technology (IT), dan inovasi proses operasional. Sementara di eksternalnya harus bisa menjaga dan mempertahankan nasabah.

“Agar nasabah tidak berpindah ke mitra yang lain. Dengan demikian, cita-cita BPR Bank Brebes sebagai perusahaan perbankan kebanggaan masyarakat di Kabupaten Brebes, insyaallah dapat menjadi kenyataan,” pungkas Idza.

Turut hadir Ketua Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wilayah Tegal yang diwakili Kabag Pengawasan OJK Tias Retnani, Jajaran Forkopimda, Kepala OPD Kabupaten Brebes, serta Dewan Pengawas Perumda BPR Bank Brebes. (By, Wsd/topfm)

0 comments:


PROGRAM ACARA UNGGULAN : 05-06 INFO PAGI*07-09 INDONESIA DANGDUT*09-11 LAGU JAWA* 11-13 KENANGAN*13-15 DANGDUT NGETOP*15-17 TREN MUSIK INDO* 19-21 MUSIK TO ORANG MUDA*21-00 TOPREQUEST

Studio/Office :

Jl. Raya Paguyangan No.12 Paguyangan (Bumiayu) Kab.Brebes 52276

Telp.0289 432995 | SMS Online / WA : 085602037951 | www.topfm951.net
CP | dispa dj | WA|085326111234
Copyright 2010 | topfm951 | bumiayu | Radio