LPPL SINGOSARI TOPFM || 95.1 MHz ||MORE THAN JUST RADIO ||INSPIRING RADIO ||
Post info

Labels: , , , ,


Comments 0


Author: topfmbumiayu


http://www.topfm951.net/2019/04/normal-0-false-false-false-en-us-x-none_10.html#more

Pemerintah, Memperhatikan Penuh Kelayakan Rumah Warga


Pemerintah Kabupaten Brebes memperhatikan sepenuh hati kepada warga masyarakat yang rumahnya tidak layak huni. Untuk itu, diberikan bantuan pemugaran rumah agar layak huni dan juga diberikan jamban.

“Kami pengin, masyarakat Brebes rumahnya layak untuk dihuni, rumah yang sehat, nyaman dan aman,” tutur Bupati Brebes Hj Idza Priyanti SE MH saat Peresmian dan Sosialisasi Bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dan Jambanisasi Tahun Anggaran 2018-2019 Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kabupaten Brebes di Pendopo II eks Kawedanan Bumiayu Brebes, Selasa (09/4).

Menurut Idza, tercatat sebanyak 6.558 unit RTLH yang rampung ditangani dengan pendanaan APBN, APBD Provinsi Jawa Tengah dan APBD Kabupaten Brebes dari tahun 2015 sampai dengan 2018. Kepedulian tersebut, sebagai wujud nyata pemerintah memberikan yang terbaik kepada masyarakatnya.                                                                                         

Idza mengerti bahwa setiap manusia membutuhkan tempat untuk berlindung, beristirahat serta berinteraksi dengan seluruh anggota keluarga berupa rumah. Sebagai kebutuhan primer, keberadaan rumah tidak hanya sekadar berbentuk dan berdiri saja. Namun harus layak untuk dihuni, baik layak dari segi kesehatan maupun layak secara sosial dengan melihat kondisi lingkungan sekitar.

Utuk wilayah selatan, lanjut Idza, total penanganan RTLH tahun 2018-2019, yang dibiayai dengan dana alokasi khusus (DAK) tahun 2018 sebanyak 150 unit dengan rincian, Desa Bumiayu sebanyak 52 unit, Dukuhturi (39) Kalierang (39) dan Jatisawit 20 unit.

Pembiayaan Satuan Kerja Non Vertikal Tertentu (SNVT) Penyediaan perumahan yang ada di daerah tahun 2018 sebanyak 100 unit dengan rincian sebagai berikut: Desa kalilangkap sebanyak 25 unit, Kalinusu (25), Jatisawit (25), dan Pruwatan 25 unit.

Pembiayaan APBD 2018 sebanyak 13 unit dengan rincian, Desa Tonjong sebanyak 9 unit dan Desa Telaga sebanyak 4 unit.

Untuk bantuan rumah tidak layak huni (RTLH) Tahun Anggaran 2019 di wilayah selatan sebagai berikut : Jumlah DAK tahun 2019 sebanyak 62 unit dengan rincian, Desa Kalinusu sebanyak 30 unit, Desa Adisana 32 unit.

Jumlah APBD tahun 2019 sebanyak 11 unit dengan rincian yaitu, Desa Negarayu 3 unit, Desa Purwodadi 2 unit, Desa Purbayasa 2 unit, Desa Tanggeran 2 unit, Desa Watujaya 2 unit.

Sedangkan bantuan jambanisasi berupa material dan upah tukang tahun anggaran 2019 di wilayah selatan sebanyak 300 unit dengan rincian yakni, Desa Pruwatan Bumiayu 100 unit, Desa Winduaji Paguyangan 100 unit, Desa Waru Bantarkawung 50 unit, Desa Karangpari Bantarkawung 50 unit.

“Saya tegaskan, kepada para Kepala Desa, benar-benar mendata seluruh warga masyarakat sesuai dengan kriteria penerima bantuan yang ada, agar bantuan sosial tepat sasaran,” tandasnya.

Idza berpesan agar bantuan bisa dimanfaatkan demi kepentingan bersama dan ke depan bisa terlaksana secara menyeluruh untuk warga yang kurang mampu.

Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman, Sutaryono melaporkan, tercatat untuk RTLH di Kabupaten Brebes berdasarkan pada basis data terpadu (BDT) Tim Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K) pada Tahun 2015 sebanyak 63.471 unit.

Sedangkan 2018, Kementerian Sosial sedang melakukan Validasi Data Terpadu Program Penanganan Fakir Miskin dan Orang Tidak Mampu (DTPPFMOTM) sebanyak 173.000 unit rumah. Hal tersebut jelas menjadi perhatian pemerintah, baik Pemerintah Pusat, Provinsi dan Kabupaten.

Lanjut Taryono, meski Data Terpadu Program Penanganan Fakir Miskin dan Orang Tidak Mampu (DTPPFMOTM) tersebut agak meragukan, namun pihaknya tetap menggunakannya sebagai acuan karena dalam data tersebut sudah tercantum data nama dan alamat pemilik RTLH.

"Sesuai arahan Bupati agar tiap desa bisa mengalokasikan APBDes dalam penggunaan Dana Desa untuk perbaikan RTLH. Diharapkan, dengan cara ini jumlah RTLH bisa ditekan,” ucap Sutayono.

Pada 2019 ini, kata dia, dari berbagai sumber anggaran baik pusat, Provinsi dan Kabupaten untuk perbaikan RTLH yang akan dibangun sekitar 1.600 unit. "Agar tepat sasaran kita bentuk tim fasilitator di lapangan untuk melakukan verifikasi faktual, agar bantuan RTLH ini sampai ke masyarakat," tegasnya.

Camat Bumiayu, Apriyanto menyampaikan terima kasih dan apresiasi pada Pemkab Brebes  atas kegiatan peresmian Dan Sosialisasi Bantuan RTLH dan Jambanisasi khususnya di Wilayah Brebes selatan, semoga dengan adanya bantuan ini, diharapkan bisa mengentaskan angka kemiskinan di Kabupaten Brebes. (Otz/Wsd/topfm)

0 comments:


PROGRAM ACARA UNGGULAN : 05-06 INFO PAGI*07-09 INDONESIA DANGDUT*09-11 LAGU JAWA* 11-13 KENANGAN*13-15 DANGDUT NGETOP*15-17 TREN MUSIK INDO* 19-21 MUSIK TO ORANG MUDA*21-00 TOPREQUEST

Studio/Office :

Jl. Raya Paguyangan No.12 Paguyangan (Bumiayu) Kab.Brebes 52276

Telp.0289 432995 | SMS Online : 085602037951 | www.topfm951.net
CP | dispa dj | WA|085326111234
Email: topfm951@yahoo.co.id
Copyright 2010 | topfm951 | bumiayu | Radio