Live Radio Streaming
Tampilkan postingan dengan label BPJS. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label BPJS. Tampilkan semua postingan
Sebanyak 91 orang Ketua RT dan RW Desa Klampok, Kecamatan Wanasari
Brebes mendapat jaminan perlindungan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial
Ketenagakerjaan (BPJS) Ketenagakerjaan. Sebelum menjadi peserta, mereka
mendapat sosialisasi dari BPJS Ketenagakerjaan di Balai Desa setempat,
Rabu (27/11).
Kepala Desa Klampok Nasikhatun Fitriyani SPd menjelaskan, dari 91 orang tersebut terdiri dari ada 85 ketua RT, 6 ketua RW dan 1 anggota BPD Klampok.
“Mudah-mudahan, kepesertaan mereka mendorong warga lainnya untuk mendaftar sebagai anggota BPJS Ketenagakerjaan,” ucap Kepala Desa.
Kepesertaan dalam BPJS Ketenagakerjaa, manfaatnya sangat banyak dan mudah-mudahan bisa mendorong semangat bekerja bagi mereka.
Mewakili Bupati Brebes Hj Idza Priyanti SE MH, Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan Lo Ode Aris Vindar mengucapkan selamat karena perangkat desa di Klampok telah terlindungi BPJS. Dengan demikian, dalam bekerja makin mantap karena telah mendapat jaminan keselamatan dari BPJS Ketenagakerjaan.
Atas nama pemerintah daerah, Lao Ode juga menyampaikan turut berbela sungkawa yang telah menimpa warga desa Klampok yang telah meninggal dunia. Karena ikut BPJS Ketenagakerjaan, menerima santunan Jaminan Kematian.
“Masing-masing ahliwaris, mendapatkan santunan sebesar Rp 24 juta dan total penyerahan santunan jaminan kematian sebesar Rp 72 juta. Semoga dengan santunan ini, bisa meringankan beban bagi keluarga penerima ahli waris yang telah ditinggalkan,” ucap La Ode..
Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Tegal Novri Annur mengatakan, inisiasi kerjasama BPJS ketenagakerjaan dengan Pemerintah Desa, bertujuan mensosialisasikan manfaat program BPJS ketenagakerjaan. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Brebes, atas dukungannya untuk program jaminan sosial dari BPJS Ketenagakerjaan sampai ke Desa Klampok Kecamatan Wanasari.
“Orientasi kita adalah sosial sehingga murah, bukan orientasi keuntungan,” ungkap Annur.
Menurutnya, hanya dengan iuran sebesar Rp 9 ribu setiap bulan untuk peserta program jaminan sosial akan terjamin biaya pengobatannya jika terjadi resiko kecelakaan kerja. Dan jika mengalami resiko tutup usia, keluarga atau ahli waris akan mendapat santunan sebesar Rp 24 juta. .
Annur menjelaskan, sosialisasi dan edukasi program BPJS Ketenagakerjaan meliputi empat program di antaranya Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JK), Jaminan Hari Tua (JHT) dan Jaminan Pensiun (JP).
“Untuk RT/RW hanya disosialisasikan dua program yakni Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JK),” ujarnya.
Kepala Kantor Cabang Perintis BPJS Ketenagakerjaan Brebes Agus Pandu Indra Putra mengungkapkan, alasan kenapa pengurus RT dan RW diikutkan sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan karena mereka adalah ujung tombak dari pemerintahan. Dan langsung bersentuhan dengan masyarakat serta juga menjadi penyambung lidah tentang program BPJS Ketenagakerjaan yang sekarang mempunyai call name baru yaitu BPJAMSOSTEK.
Pandu memaparkan, BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Perintis Brebes Ahmad Yani menggandeng Pemerintah Kabupaten Brebes untuk mensejahterakan para aparaturnya. Mulai tingkat pengurus RT, RW dan BPD.
“Ini merupakan sinergitas yang kerap dilakukan antara Pemerintah Kabupaten Brebes dengan BPJS Ketenagakerjaan,” tuturnya.
Dalam kesempatan tersebut, diserahkan santunan Jaminan Kematian kepada tiga orang ahliwaris dari tenaga kerja pengurus RT. Diataranya Listiowati ahli waris alm Mohammad Taufik Bahtiar, Hj Sopilah ahli waris alm M Karsiwan, Sutinah ahli waris alm Kusnandar. Masing – masing ahliwaris mendapatkan santunan sebesar 24 Juta dan total penyerahan santunan Jaminan Kematian sebesar 72 juta rupiah.
Program BPJS Ketenagakerjaan ini sangat membantu Pemerintah Kabupaten Brebes dalam mensejahterakan para aparatur khususnya pengurus RT dan RW. Karena hanya dengan Rp 9 ribu para pengurus RT dan RW sudah terlindungi pada 2 Program Jaminan yaitu Jaminan Kematian dan Jaminan Kecelakaan Kerja.
Turut hadir dalam sosialisasi Program Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan, Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan La Ode Aris Vindar N AP MSi, Kepala Desa Klampok Nasikhatun Fitriyani SPd, Pimpinan kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Tegal Novri Annur, Pimpinan Kantor Cabang Perintis BPJS Ketenagakerjaan Brebes Agus Pandu Indra putra, serta tamu undangan lainnya. (Sspt/wsd/topfm).
Kepala Desa Klampok Nasikhatun Fitriyani SPd menjelaskan, dari 91 orang tersebut terdiri dari ada 85 ketua RT, 6 ketua RW dan 1 anggota BPD Klampok.
“Mudah-mudahan, kepesertaan mereka mendorong warga lainnya untuk mendaftar sebagai anggota BPJS Ketenagakerjaan,” ucap Kepala Desa.
Kepesertaan dalam BPJS Ketenagakerjaa, manfaatnya sangat banyak dan mudah-mudahan bisa mendorong semangat bekerja bagi mereka.
Mewakili Bupati Brebes Hj Idza Priyanti SE MH, Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan Lo Ode Aris Vindar mengucapkan selamat karena perangkat desa di Klampok telah terlindungi BPJS. Dengan demikian, dalam bekerja makin mantap karena telah mendapat jaminan keselamatan dari BPJS Ketenagakerjaan.
Atas nama pemerintah daerah, Lao Ode juga menyampaikan turut berbela sungkawa yang telah menimpa warga desa Klampok yang telah meninggal dunia. Karena ikut BPJS Ketenagakerjaan, menerima santunan Jaminan Kematian.
“Masing-masing ahliwaris, mendapatkan santunan sebesar Rp 24 juta dan total penyerahan santunan jaminan kematian sebesar Rp 72 juta. Semoga dengan santunan ini, bisa meringankan beban bagi keluarga penerima ahli waris yang telah ditinggalkan,” ucap La Ode..
Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Tegal Novri Annur mengatakan, inisiasi kerjasama BPJS ketenagakerjaan dengan Pemerintah Desa, bertujuan mensosialisasikan manfaat program BPJS ketenagakerjaan. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Brebes, atas dukungannya untuk program jaminan sosial dari BPJS Ketenagakerjaan sampai ke Desa Klampok Kecamatan Wanasari.
“Orientasi kita adalah sosial sehingga murah, bukan orientasi keuntungan,” ungkap Annur.
Menurutnya, hanya dengan iuran sebesar Rp 9 ribu setiap bulan untuk peserta program jaminan sosial akan terjamin biaya pengobatannya jika terjadi resiko kecelakaan kerja. Dan jika mengalami resiko tutup usia, keluarga atau ahli waris akan mendapat santunan sebesar Rp 24 juta. .
Annur menjelaskan, sosialisasi dan edukasi program BPJS Ketenagakerjaan meliputi empat program di antaranya Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JK), Jaminan Hari Tua (JHT) dan Jaminan Pensiun (JP).
“Untuk RT/RW hanya disosialisasikan dua program yakni Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JK),” ujarnya.
Kepala Kantor Cabang Perintis BPJS Ketenagakerjaan Brebes Agus Pandu Indra Putra mengungkapkan, alasan kenapa pengurus RT dan RW diikutkan sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan karena mereka adalah ujung tombak dari pemerintahan. Dan langsung bersentuhan dengan masyarakat serta juga menjadi penyambung lidah tentang program BPJS Ketenagakerjaan yang sekarang mempunyai call name baru yaitu BPJAMSOSTEK.
Pandu memaparkan, BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Perintis Brebes Ahmad Yani menggandeng Pemerintah Kabupaten Brebes untuk mensejahterakan para aparaturnya. Mulai tingkat pengurus RT, RW dan BPD.
“Ini merupakan sinergitas yang kerap dilakukan antara Pemerintah Kabupaten Brebes dengan BPJS Ketenagakerjaan,” tuturnya.
Dalam kesempatan tersebut, diserahkan santunan Jaminan Kematian kepada tiga orang ahliwaris dari tenaga kerja pengurus RT. Diataranya Listiowati ahli waris alm Mohammad Taufik Bahtiar, Hj Sopilah ahli waris alm M Karsiwan, Sutinah ahli waris alm Kusnandar. Masing – masing ahliwaris mendapatkan santunan sebesar 24 Juta dan total penyerahan santunan Jaminan Kematian sebesar 72 juta rupiah.
Program BPJS Ketenagakerjaan ini sangat membantu Pemerintah Kabupaten Brebes dalam mensejahterakan para aparatur khususnya pengurus RT dan RW. Karena hanya dengan Rp 9 ribu para pengurus RT dan RW sudah terlindungi pada 2 Program Jaminan yaitu Jaminan Kematian dan Jaminan Kecelakaan Kerja.
Turut hadir dalam sosialisasi Program Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan, Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan La Ode Aris Vindar N AP MSi, Kepala Desa Klampok Nasikhatun Fitriyani SPd, Pimpinan kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Tegal Novri Annur, Pimpinan Kantor Cabang Perintis BPJS Ketenagakerjaan Brebes Agus Pandu Indra putra, serta tamu undangan lainnya. (Sspt/wsd/topfm).
Bupati Brebes Hj Idza Priyanti SE MH melalui Staf Ahli Bupati Bidang
Pemerintahan La Ode Vindar Aris Nugroho melaunching Desa Jatibarang Kidul,
Kecamatan Jatibarang Kabupaten Brebes ditetapkan sebagai Desa Sadar Jaminan
Sosial Ketenagakerjaan 2019. Launching ditandai dengan penyerahan secara
simbolis Kartu Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan dan
pengguntingan pita yang melintang di pintu pagar Desa Jatibarang Kidul, Senin
(16/9).
Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Tegal Cep Nandi Yunandar menjelaskan,
program Desa Sadar Jaminan Sosial merupakan inovasi dari BPJS Ketenagakerjaan
untuk bekerja sama dengan aparat desa dalam memberikan sosialisasi dan edukasi
kepada masyarakat pekerja di desa.
“Masyarakat desa diharapkan mampu memahami manfaat dari program BPJS
Ketenagakerjaan diantaranya manfaat Jaminan Kecelakaan Kerja, Jaminan Kematian,
Jaminan Hari Tua dan Jaminan Pensiun,” ujar Cep Nandi.
Selain itu, lanjut Cep Nandi, ditetapkannya desa Jatibarang Kidul sebagai
Desa Sadar Jaminan Sosial bertujuan agar masyarakat desa mengenal lebih dekat
program-program BPJS Ketenagakerjaan. Sehingga timbul kesadaran akan pentingnya
perlindungan jaminan sosial dan juga agar muncul kesadaran para perangkat desa
untuk mensejahterakan masyarakatnya. Diantaranya, para pelaku ekonomi antara
lain dalam bidang Yayasan/BUMDes, Karang Taruna dan BPD yang ada didesa
tersebut serta tenaga ahli atau pendamping desa.
Nandi juga mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Pemkab Brebes
terhadap kesejahteraan masyarakatnya dengan mengimplementasikan Desa Sadar
Jaminan Sosial Ketenagakerjaan.
“Kontribusi ini bukan saja untuk menjalankan kewajiban sebagai
penyelenggara negara, melainkan bentuk hadirnya negara untuk merealisasikan hak
hidup aman, nyaman, dan sejahtera,” tandasnya.
Desa Jatibarang Kidul terpilih karena telah memenuhi beberapa persyaratan
yang telah ditetapkan oleh BPJS Ketenagakerjaan. Diantaranya telah terdaftarnya
Kepala Desa dan Perangkatnya serta Para Ketua RT dan RW di Desa Jatibarang
Kidul.
Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan La Ode Vindar AN atas nama Bupati,
mendukung penuh program BPJS Ketenagakerjaan untuk jaminan ketenagakerjaan bagi
masyarakat Desa Jatibarang Kidul. Sebab perlindungan Jaminan Sosial yang
diselenggarakan oleh BPJS Ketenagakerjaan merupakan program pemerintah yang
sangat penting dan bermanfaat bagi seluruh masyarakat.
Banyak manfaat yang bisa diambil diantaranya, memberikan perlindungan dari
resiko sosial dan ekonomi serta dapat meningkatkan kesejahteraan bagi
masyarakat, khususnya masyarakat pekerja dan keluarganya.
“Karena BPJS Ketenagakerjaan ini besar manfaatnya, maka saya menghimbau dan
mendorong desa lain untuk mencontoh Desa Jatibarang Kidul agar dapat segera
bergabung di BPJS Ketenagakerjaan dengan menjadi peserta,” ajak La Ode.
Secara simbolis Kartu Peserta BPJS Ketenagakerjaan diserahkan Staf Ahli
Bupati Bidang Pemerintahan kepada Kepala Desa Jatibarang Kidul Ahmad Sofyan.
Setelah itu Staf Ahli dan rombongan berbegas menuju gerbang jalan masuk
Desa Jatibarang Kidul, tepatnya disebelah Selatan Eks Pabrik Gula Jatibarang.
Di gerbang tersebut, La Ode menggunting pita yang melintang dipintu gerbang
sebagai tanda launching Desa Jatibarang Kidul Kecamatan Jatibarang sebagai Desa
Sadar Jaminan Ketenagakerjaan.
Kepala Kantor Cabang Perintis BPJS Ketenagakerjaan Brebes Agus Pandu Indra
Putra mengungkapkan, selain Desa Jatibarang Kidul, ada beberapa lagi desa yang
telah di launching yakni Desa Kluwut Kecamatan Bulakamba dan Desa Klampok
Kecamatan Wanasari.
“Tiap tahun, kami menargetkan 1 desa yang sadar akan jaminan
ketenagakerjaan. Apalagi Brebes telah memasuki era industrialisasi, menjadi
Kawasan Industri Brebes,” imbuhnya.
Turut hadir dalam kesempatan tersebut Kepala Dinas Sosial Khambali, Camat
Jatibarang Supriyadi, tokoh masyarakat dan calon peserta. (spt/wsd/topfm)





