Live Radio Streaming
Eksistensi rebana produksi Desa Kaliwadas, Kecamatan Bumiayu, seolah terus menjadi primadona. Karena mampu membuka lahan pekerjaan baru bagi masyarakatnya. Kasir (66), misalnya, pria asal Dukuh Watujaya, Desa Kaliwadas, itu semula berprofesi sebagai tukang kayu. Namun, setelah melihat prospek cerah dari produksi rebana, bapak lima anak itu pun beralih menjadi perajin rebana. Tak perlu lama bagi Kasir untuk membuat rebana berkualitas, sebab ilmu dasar membuat rebana sudah dimilikinya sejak masih muda.’’Tadinya saya bekerja sebagai tukang kayu. Tetapi karena umur sudah tua saya beralih jadi perajin rebana untuk mengisi hari-hari tua saya," kata Kasir yang mengaku mulai menggeluti rebana sejak 2000.
Rata rata dalam setiap bulan, Kasir mampu memproduksi 10 kodi beragam jenis rebana. Jumlah yang cukup produktif bagi perajin seumuran Kasir. Namun, dengan merendah, Kasir mengatakan, pekerjaan membuat rebana dibantu oleh seluruh anggota keluarganya.
Di Desa Kaliwadas, kasir tidak seorang diri menjadi perajin rebana. Lebih dari 50 persen warga Desa Kaliwadas bermata pencaharian sebagai perajin rebana. Mereka adalah pengusaha skala industri rumah tangga yang hasil produksinya disetorkan kepada pengusaha alat musik dan rebana di Desa Kaliwadas.
Karya para perajin reban Desa Kaliwadas sudah terbang ke mancanegara, seperti Malaysia dan Brunei Darussalam. Sebagai usaha turun temurun, apakah keahlian membuat rebana bisa dipelajari setiap orang? Kasir menandaskan, asalkan tekun dan mau bekerja keras maka setiap orang mampu membuat rebana.
Bahan baku yang dibutuhkan untuk membuat rebana, antara lain kulit kambing, kayu, serta bahan bahan tambahan lainnya, seperti cat dan paku. Sementara, bahan lain yang pergunakan yakni bahan bingkai rebana terbuat dari kayu mangga.
Pertama, kulit kambing dijemur. Setelah kering kemudian dipotong sesuai ukuran rebana. Setelah bingkai siap, selanjutnya kulit dipasang. ’’Pemasangan kulit ini memerlukan seseorang yang ahli. Sebab, jika tidak, suara yang dihasilkan tidak bagus," kata Kasir.
Tahap terakhir adalah pengecatan dan pengeringan. Selanjutnya, rebana siap disetor ke pengusaha yang ada di desa setempat. Berapa keuntungan yang diperoleh sebagai perajin rebana? Kasir hanya mengatakan, usahanya membuat rebana mampu menghidupi keluarga.( Sumber berita Bag. Humas dan Protokol )
LEGENDA HUTAN IGIR BENDERA Ditulis oleh Dishubkominfo
Di Desa Kalinusu, termasuk Kecamatan Bumiayu, ada sebuah hutan yang disebut dengan Hutan Igir Bendera. Tidak jauh dari hutan itu terdapat sebuah dukuh kecil yang hanya berpenduduk dua puluh empat kepala keluarga.
Sebagai sesepuhnya ialah Kebayan Kaki Semprung. Anak-anak disitu semuanya menggembalakan ternak orang tuanya, kerbau atau lembu di sawah ladang yang sudah dipungut hasil tanamannya atau di padang yang banyak rumput hijaunya. Salah seorang diantara mereka ada yang bertabiat agak nakal, dia sering mengganggu maupun mengusik kawan sebayanya.
Pada suatu hari si anak nakal itu merencanakan sesuatu untuk menakut-nakuti teman-temannya. Diam-diam dia pergi menyendiri kemudian memanjat pohon yang sudah tua. Dibeberapa dahannya ditemukan sarang anai-anai ( sumpyuh ). Dipungutnya sumpyuh itu dari dahan pohon sempur yang dipanjatnya dan dibawa turun. Lalu dicarinya ranting-ranting kering yang berserakan di bawah pohon sempur kemudian disusun dan disulutnya sumpyuh tadi dibakarnya, sehingga hangus sama sekali kemudian ditummbuknya di atas permukaan batu yang lebar dan rata, sampai halus seperti debu. Serbuk hitam itu lalu dicoreng-morengkan pada mukanya sendiri, sehingga bagaikan orang hitam, sehingga sulit untuk mengenalinya siapa dia.
Setelah selesai persiapan yang direncanakan lalu keluarlah ia dari dalam hutan sambil berteriak-teriak menantang teman-temannya, Hai anak-anak! Aku adalah syaitan yang menguasai hutan ini. Siapa berani melawan aku, marilah datang kesini, pasti akan kumatikan dan kumakan dagingnya, ayo lekas, majulah.
Anak-anak penggembala itu keheran-heranan semuanya. Mereka dapat mendengarkan suara tantangan dengan jelas, tetapi tidak bisa melihat siapa yang berseru-seru itu. Karenanya larilah mereka tunggang langgang, semuanya pulang ke rumah masing-masing, dan sudah barang tentu sesuatu yang ajaib dan menakutkan itu diceritakan kepada orang tuanya. Seketika itu juga para penghuni dusun keluar ingin menyaksikan apa kiranya yang telah terjadi di hutan itu, namun tiada sesuatu yang aneh. Karena anak yang mengaku sebagai syaitan hutan tadi sebenarnya sudah ikut pulang kerumah bersama-sama teman lainnya tetapi tidak ada seorang anakpun yang mengetahuinya. Setibanya dirunah, anak aneh itu minta makan kepada ibunya, tetapi ibunya sangat heran, karena ia hanya mendengar suara saja, wujud tubuh anaknya tidak bias dilihat, lalu bertanya “ Nak, dimanakah engkau?” si anak menjawab “Aku berdiri dibelakangmu bu”. Ibunya bertambah heran. “ Engkau telah berbuat apa dihutan sana dan mengapa tubuhmu tidak tampak. Tanya ibunya. Si anak mulai memberikan penjelasan tentang apa yang telah dilakukan, katanya “ tadi aku mengoles mukaku dari serbu hitam dari sarang anai-anai yang kubakar sampai hangus. Akibatnya semua teman-teman dan ibu sendiri tidak dapat melihat wujud tubuhku. Aduh, bagaimana bu?
Setelah berpikir sejenak ibunya berkata “ cepatlah pergi ke sumur di belakang dan cucilah mukamu bersih-bersih.
Apa yang diperintahkan oleh ibunya cepat-cepat dan ternyata sesudah bersih mukanya dari orengan hitam tadi, si ibu dapatmelihat tubuh anaknya jelas-jelas. Mengetahui akan kejadian yang ajaib ini mereka berdua ibu beranak pergi ke rumah Kebayan Kaki Semprung untuk melaporkan peristiwa aneh tersebut.
“ Apakah serbuk hitam yang kau ceritakan masih ada sisanya?” Tanya bapak Kebayan. “masih banyak pak”, jawab si anak di atas batu besar di tepi hutan sana.
Mendengar penjelasan itu Kaki Semprung lalu lari cepat-cepat menuju ke hutan di luar dusun. Semua serbuk hitam yang masih tersisa di atas batu di ambilnya dan di bawa pulang. Setibanya di rumah, Kaki Kebayan lalu memukul tabuh bertalu-talu, maka semua penduduk dusun berkumpullah di depan rumah Kaki Kebayan.
Saudara-saudaraku sekalian,”Kebayan mulai berpidato, “ serbuk hitam inilah yamg menjadi penyebab anak ini tidak nampak tubuhnya. Kalu serbuk ini ku taburkan di sekitar dusun kita, maka dusun kita bersama kita semua tidak akan nampak di mata orang. Dengan demikian kita akan menjadi orang bebas merdeka, tidak diperintah oleh orang lain.
Bagaimana? Setuju hal ini kulakukan?” Tanya Kebayan. “ Setuju! Setuju! Setuju!” jawab penduduk semua
Memang betul seperti yang diperkirakan,
dukuh dengan seluruh penduduknya
tidak lagi kelihatan lagi di mata yang lalu lalang di situ.
Dengan persetujuan itu, Kaki Kebayan Semprung menaburkan serbukl hitan tersebut disekitar dusunnya. Memang betul seperti yang diperkirakan, dukuh dengan seluruh penduduknya tidak kelihatan lagi di mata yang lalu lalang di situ. Kaki Kebayan Semprung sendiri berubah menjadi seekor harimau besar.
Dusun yang musnah itu akhirnya disebut Hutan Igir Bendera.
(disadur ulang dari Buku Legenda dan Kumpulan Ceritera Rakyat Kabupaten Brebes).
BREBES - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Brebes keluarkan himbaun terkait Ramadan 1430 H. Himbauan tersebut sebagai tindak lanjut Surat Edaran (SE) gubernur Jawa Tengah (Jateng) No. 556/15180 tanggal 28 Juli 2010.’’Untuk menjaga kondusivitas daerah, maka kami menghimbau pemilik tempat hiburan malam seperti tempat karaoke, panti pijat, pentas musik, dan lainnya agar tidak beroperasi selama bulan puasa,” tegas Bupati Brebes Indra Kusuma melalui Sekretaris Daerah (Sekda) Brebes Kaspuri Rosyadi SH kepada Radar Jumat (13/8).
Selain itu, pengusaha restoran atau rumah makan agar membatasi diri dan menghormati umat Islam yang sedang melaksanakan puasa. ’’Kami juga menghimbau masyarakat untuk meningkatkan pengawasan dan pencegahan kegiatan perjudian, prostitusi, serta peredaran narkoba,” katanya. Pimpinan SKPD di lingkungan Pemkab Brebes, lanjutnya, juga diminta untuk memberikan pembinaan di lingkungan kerja, keluarga, maupun masyarakat. (cw1)Rateg
Bagi penggemar sepak bola dunia, tentu sudah tak asing dengan nama Franck Ribery, gelandang serang asal Prancis yang kini bermain di klub raksasa Bundesliga (Jerman), Bayern Muenchen.Begitu juga, dengan mantan pemain terbaik dunia asal Prancis, Zinedine Zidane, Nicholas Anelka (Chelsea/Prancis), Frederik Kanoute (Sevilla/Mali), Khalid Bouhlahrouz (Sevilla), Zlatan Ibrahimovic (Inter Milan/Swedia), Eric Abidal (Barcelona/Prancis), Kolo Toure (Chelsea), dan Yaya Toure (Barcelona). Mereka adalah pemain sepak bola yang beragama Islam dan menjadi andalan klub maupun negaranya masing-masing.
Berbeda dengan pesepak bola Muslim lainnya, yang lebih dulu memeluk Islam, Franck Ribery justru memeluk Islam setelah bermain di klub asal Turki
Berbeda dengan pesepak bola Muslim lainnya, yang lebih dulu memeluk Islam, Franck Ribery justru memeluk Islam setelah bermain di klub asal Turki, Galatasaray, pada 2005. Secara singkat, Ribery mengatakan, dia memilih ajaran yang dibawa Nabi Muhammad SAW ini karena menemukan kedamaian dalam Islam.
Baginya, Islam adalah sumber kekuatan dan keselamatan. ''Islam adalah sumber kekuatan saya di dalam dan di luar lapangan sepak bola. Saya mengalami kehidupan yang cukup keras dan saya harus menemukan sesuatu yang membawa saya pada keselamatan dan saya menemukan Islam,'' kata Ribery.
Pesepak bola bermata biru yang memperkuat tim Prancis itu memulai karier sepak bolanya, dengan bergabung dengan tim Boulogne di tanah kelahirannya. Kemudian, ia pindah ke tim Ales, Brest and FC Metz.
Kepindahannya ke Olympique Marseille membawanya ke posisi pertama bintang sepak bola Prancis paling populer pada bulan Agustus, Oktober, dan November 2005. Ribery terpilih untuk memperkuat tim Prancis pada Piala Dunia FIFA tahun 2006 yang digelar di Jerman.
Pada 2006 itulah, jati diri Ribery yang telah menjadi mualaf dan memeluk agama Islam terkuak dan menjadi pemberitaan di tengah pertandingan pembukaan antara tim Prancis melawan tim Swiss saat acara Piala Dunia 2006.
Ketika itu, Ribery tersorot publik tengah menengadahkan tangan sebelum pertandingan dimulai. Ribery tengah berdo'a, seperti yang dilakukan seorang Muslim. Saat itulah, banyak orang terkaget-kaget dengan sikapnya. Namun, berkat kecemerlangannya dalam bermain bola, publik pun tak menghiraukan perilaku dan kebiasaan Ribery.
Namun, rutinitas berdo'a sebelum pertandingan itu akhirnya terkuak juga. Dan, Ribery mengaku sebagai penganut Islam. Ia menemukan kedamaian dalam agama Islam dan menjadi spiritnya dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, tak terkecuali saat bermain bola.
Kabar Ribery masuk Islam, menyeruak sejak awal tahun 2006. Kabar itu mula-mula dilansir L'Express. Majalah ini menyebut adanya pemain nasional Prancis yang secara teratur beribadah di masjid di selatan Marseille. Mingguan itu tidak menyebut nama secara eksplisit, namun yang dimaksud adalah Ribery.
Kendati aksi berdo'anya di lapangan hijau telah menarik perhatian publik Prancis, Ribery tetap enggan mengemukakan keyakinan barunya itu secara terbuka. Gelandang kanan klub Olympique Marseille ini mengatakan, keimanan barunya adalah perkara pribadi, tak perlu publikasi.
Alhasil, sejumlah spekulasi pun bermunculan. Ada yang menyebut perubahan itu terjadi sejak Ribery bermain bersama klub Galatasaray pada 2005. Ia membantu klub raksasa Turki tersebut memenangi Piala Turki pada tahun 2005. Semasa menetap di Turki, pemain kelahiran Boulogne-sur-Mer, Prancis, 7 April 1983, ini dikabarkan kerap berbaur dan berdiskusi dengan komunitas Muslim di sana.
Ada pula yang menyebut istri Ribery, Wahiba Belhami, yang asli Maroko itu memainkan peran penting terhadap perubahan Ribery. Ribery memang setahun tinggal di negara berpenduduk mayoritas Muslim itu. Di sana, Ribery berkenalan dengan Wahiba yang kemudian ia peristri. Konon Wahiba berperan besar menuntun Ribery mengenal ajaran Islam. Dari pernikahan tersebut, Wahiba memberinya dua anak, Hizsya dan Shahinez.
Kedua versi itu tak pernah dibantah atau dibenarkan oleh Ribery. Namun, kepada majalah Paris Match, ia mengungkapkan, Islam telah membawanya pada keselamatan.
''Islam juga yang menjadi sumber kekuatan saya di dalam maupun di luar lapangan," ujar Ribery kepada majalah Match
''Islam juga yang menjadi sumber kekuatan saya di dalam maupun di luar lapangan," ujar Ribery kepada majalah Match tanpa menjelaskan sejak kapan memeluk Islam. Ia menambahkan, ''Saya menjalani karier yang berat. Saya kemudian berketetapan hati untuk menemukan kedamaian. Akhirnya, saya menemukan Islam.''
Keimanan dan kepribadian Ribery sebagai seorang Muslim tampaknya tak perlu diragukan. Di tengah padatnya jadwal pertandingan, bapak dua anak ini tak pernah lupa dengan kewajibannya sebagai Muslim. Ia senantiasa melaksanakan shalat lima waktu, di mana pun dan dalam kondisi apa pun. Baginya, shalat merupakan tiang agama yang harus ditegakkan.
Selain rajin melaksanakan shalat, Ribery juga dikenal sebagai pribadi yang santun dan rendah hati. Islam benar-benar telah mengubah perangainya yang keras dan arogan menjadi seorang pribadi yang santun dan memiliki akhlak mulia.
Sifat dan akhlaknya ini tak heran membuat kagum rekan-rekannya di timnas Prancis, FC Bayern Muenchen (tempat ia bermain bola saat ini), maupun kerabatnya.
Steve Bradore dari Organisasi Syuhada, yang melayani para mualaf Prancis, telah mengatakan bahwa muslim Prancis merasa bangga sekali dengan Ribery. ''Dia adalah sumber kebanggaan kami karena penampilannya yang khas dan kerendahhatiannya,'' kata Steve, seperti dikutip dari situs Islamonline.net.
Saat ini, Ribery membela klub sepak bola Jerman, FC Bayern Muenchen. Di Bayern Muenchen, ia menempati posisi sebagai pemain gelandang. Kontrak Ribery bersama 'FC Hollywood' - julukan Bayern Muenchen - akan berakhir pada 2011.
Ribery termasuk pesepak bola sukses. Di usianya yang baru 26 tahun, dia sudah mengoleksi berbagai gelar. Antara lain, satu gelar Fortis Piala Turki bersama Galatasaray di musim 2004/2005, Piala Intertoto bersama Olympique Marseille di tahun 2005, Piala Liga Jerman bersama Bayern Muenchen di tahun 2007, Piala Jerman dan Bundesliga Jerman di tahun 2008. Selain itu, penghargaan Pemain Terbaik Prancis di tahun 2007 dan 2008, juga pesepak bola Jerman terbaik di tahun 2008.
Franck Ribery memiliki tinggi badan 175 cm. Sebelum bermain di FC Bayern Muenchen, Jerman, pemain yang beroperasi sebagai gelandang serang ini berkarir di klub US Boulogne (2001-2002), Olympique Ales (2002-2003), Stade Brestois 29 (2003-2004), FC Metz (2004), Galatasaray (2005), dan Olympique Marseille (2005-2007).
Di lapangan, ia hebat. Dalam kehidupan sosial, ia berkepribadian hangat. Sebagai individu, ia pun rajin shalat. Franck Ribery adalah figur kesayangan publik Allianz Arena saat ini.
Bayern Munich selalu dihuni pemain berlabel bintang, tapi yang paling menonjol tergantung waktu dan kesempatan. Duet striker Miroslav Klose dan Luca Toni boleh menyita perhatian lewat produktivitas golnya, tapi Ribery amat menonjol dalam hal kreasi permainan di lapangan tengah.
Tidak salah Bayern memecahkan rekor transfernya untuk memboyong pria berusia 26 tahun itu. Faktanya, dalam tujuh bulan sejak bergabung dengan Bayern Muenchen, Ribery sudah berhasil menancapkan pengaruhnya, baik di klubnya maupun Bundesliga.
Pemain seharga 26 juta euro makin disenangi orang karena pembawaannya yang menyenangkan dan sikapnya selalu profesional. Di saat cuaca dingin bulan Februari masih mengakrabi Munich dan ia tengah berkutat dengan cedera kaki, Ribery tidak malas untuk tetap menghangatkan tubuhnya dengan muncul di kamp latihan.
Ia juga tak pernah menolak fans yang menginginkan tanda tangannya ataupun berfoto bersama, mulai dari anak-anak sampai orang dewasa. Dan, itu senantiasa ia lakukan dengan senyum mengembang di bibirnya.
"Mereka mungkin tak pernah melihat seorang pemain, seperti saya yang senang tertawa dan biasa berkelakar," seloroh Ribery. "Saya ini orang yang sederhana dan simpel saja."
Di koridor berbagai fasilitas kamp latihan Bayern, lelaki Prancis ini selalu menyapa orang-orang. "Saya ingin menjadi teman (siapa pun)," ujarnya sambil tersenyum, seperti dikutip AFP. "Dua menit untuk berfoto dan memberi tanda tangan buat fans amatlah penting karena buat mereka hal-hal ini sangat berarti."
Senyum, tawa, dan sikap yang ramah untuk sementara menjadi "andalan" Ribery dalam berkomunikasi dengan penggemarnya, sebelum ia bisa menyempurnakannya dengan bahasa Jerman. Ia masih belum fasih, tapi setiap minggu rajin mengikuti kursus.
Ribery juga merasa bersyukur dirinya telah berhasil dalam kariernya, mengingat di masa kecil ia harus menjalani kehidupan yang sulit bersama keluarganya di daerah Boulogne-sur-Mer.
Namun, ia pun menyadari kesuksesan bukanlah sesuatu yang abadi. Roda nasib dalam kehidupan selalu berputar. "Atas semua yang telah saya alami, saya menyikapinya dengan tenang, tapi saya pun sadar pada semua nasib yang saya miliki."
Yang jelas, Ribery telah menjadi sosok istimewa buat warga Munich. Jangan heran kalau di depan Theatinerkirche, yang ada di pusat kota tersebut, terpampang billboard raksasa bergambarkan Ribery memakai jubah raja, disertai tulisan "Bayern Hat Wieder Einen Konig" alias "Bavaria punya raja lagi". Bavaria adalah julukan lain dari Bayern Muenchen selain FC Hollywood.
Lelaki yang di wajahnya ada bekas luka karena kecelakaan mobil yang dialaminya waktu kecil itu, sudah dianggap sangat penting untuk FC Hollywood. Di sebuah surat kabar, ada sebuah komentar berbunyi, "Bayern Munich tanpa Ribery seperti sekelompok anak-anak tanpa ibu." [rojul/rol]
Sumber: Voa-Islam.com
Jakarta - Dukungan penggantian Greenwich Mean Time (GMT) dengan Makkah Mean Time (MMT) muncul di jejaring sosial Facebook. MUI dan pemerintah diminta turut mensponsori pergantian itu. Pergantian titik nol dari Greenwich ke Makkah ini setidaknya akan mengurangi masalah penentuan tanggal 1 Ramadan atau Syawal di Indonesia dan negara lainnya.
Si pembuat grup DUKUNG GMT DIGANTI DENGAN MEKKAH MEAN TIME (MMT), Elfizon Anwar, berharap, ambisi Makkah tersebut bisa menjadi kenyataan. Dengan adanya waktu dan sistem kalender sendiri, masalah-masalah yang biasanya terjadi pada penentuan waktu seperti 1 Ramadan atau 1 Syawal, tidak akan terjadi lagi.
"Dengan adanya perubahan permulaan titik 'nol'-nya ini, Insya Allah umat Islam akan mempunyai waktunya tersendiri dan melengkapi almanak hijriah umat Islam itu sendiri," begitu pendapat si pembuat grup yang beralamat di Tangerang, saat dijenguk Jumat (13/8/2010).
Grup tersebut belum ramai, baru didukung 41 facebooker. Dua topik yang dilempar Elfizon dalam forum diskusi, yakni 'Menghitung Waktu Dunia' dan 'Dahsyatnya Akibat Janji dan Sumpah', belum ditanggapi.
Grup ini muncul setelah pemerintah Arab Saudi melansir soal ambisinya mengubah pusat waktu dunia dari Greenwich ke Makkah. Saat ini, pemerintah Arab Saudi sedang merampungkan proyek menara jam raksasa di kota Makkah.
Menara jam tersebut lima kali lebih besar dibandingkan Big Ben di London. Meski bangunannya belum sepenuhnya rampung, jam raksasa yang terletak di puncak menara Abraj Al-Bait itu sudah mulai berdetak.
Menara jam ini berbentuk kubus empat sisi. Diameter jam mencapai 40 meter, mengalahkan jam terbesar sebelumnya yang menjadi atap Cevahir Mall di Turki dengan diameter 35 meter. Waktu yang digunakan oleh jam tersebut adalah Arabia Standard Time, tiga jam lebih dulu jika dibandingkan dengan GMT.
Sejak 125 tahun lalu, GMT telah disepakati sebagai wilayah yang dijadikan ukuran awal waktu dunia karena dilalui titik nol derajat. Penentuan titik ini penting untuk mempermudah ukuran waktu perjalanan dan komunikasi antar-negara.
Namun, bagi Arab Saudi, Makkah dianggap lebih tepat sebagai episentrum dunia. Kota suci umat muslim tersebut diklaim sebagai wilayah tanpa kekuatan magnetik, artinya jarum kompas tidak bergerak di daerah ini.detiknews(ken/nrl)


AL HAKEEM (Yang Menetapkan Hukum-hukum Makhluk NYA)Astronout Neil Amstrong telah membuktikan bahwa kota Mekah adalah pusat dari Planet Bumi. Fakta ini telah di diteliti melalui sebuah penelitian Ilmiah.
Ketika Neil Amstrong untuk pertama kalinya melakukan perjalanan ke luar angkasa dan mengambil gambar planet Bumi, dia berkata : “Planet Bumi ternyata menggantung di area yang sangat gelap, siapa yang menggantungnya ???”
Para Astronot telah menemukan bahwa planet Bumi itu mengeluarkan semacam radiasi, secara resmi mereka mengumumkannya di Internet, tetapi sayang nya 21 hari kemudian website tersebut raib yang sepertinya ada masalah tersembunyi dibalik penghapusan website tersebut.
Setelah melakukan penelitian lebih lanjut, ternyata radiasi tersebut berpusat di kota Mekah, tepatnya berasal dari Ka’Bah. Yang mengejutkan adalah radiasi tersebut bersifat infinite ( tidak berujung ), hal ini terbuktikan ketika mereka mengambil foto planet Mars, radiasi tersebut masih berlanjut terus.
Para peneliti Muslim mempercayai bahwa radiasi ini memiliki karakteristik dan menghubungkan antara Ka’Bah di planet Bumi dengan Ka’bah di alam akhirat.
Di tengah-tengah antara kutub utara dan kutub selatan, ada suatu area yang bernama ‘Zero Magnetism Area’, artinya adalah apabila kita mengeluarkan kompas di area tersebut, maka jarum kompas tersebut tidak akan bergerak sama sekali karena daya tarik yang sama besarnya antara kedua kutub.
Itulah sebabnya kenapa jika seseorang tinggal di Mekah, maka ia akan hidup lebih lama, lebih sehat, dan tidak banyak dipengaruhi oleh banyak kekuatan gravitasi. Oleh sebab itu lah ketika kita mengelilingi Ka’Bah, maka seakan-akan diri kita di charged ulang oleh suatu energi misterius dan ini adalah fakta yang telah dibuktikan secara ilmiah.
Prof. Hussain Kamel, menemukan suatu fakta mengejutkan bahawa Mekah adalah pusat bumi. Pada mulanya ia meneliti suatu cara untuk menentukan arah kiblat di kota-kota besar di dunia.
Untuk tujuan itu, ia menarik garis-garis pada peta, dan setelah itu ia mengamati dengan saksama posisi ketujuh benua terhadap Mekah dan jarak masing-masing.
Ia memulai untuk menggambar garis-garis sejajar hanya untuk memudahkan projek garis bujur dan garis lintang. Ia kagum dengan apa yang ditemukan, bahawa Mekah merupakan pusat bumi atau dunia. (Majalah al-Arabiyyah, edisi 237, Ogos, 1978).
Ka'bah sebagai pusat bumi : Perhatikanlah arah panah dari setiap arah penjuru di bumi, semua Ummat Islam melakukan Ibadah dengan mengarah pada satu Pusat (Kiblat) yaitu ke Ka'bah, baik pada saat melakukan shalat maupun saat menunaikan salah satu rukun berhaji, yaitu Tawaf. Hal ini sama seperti pergerakan Bumi dan planet-planet lainnya yang berpusat pada Matahari, atau sama seperti pergerakan Matahari dan bintang-bintang yang berpusat pada satu titik sehingga membentuk satu kelompok atau kumpulan bintang-bintang atau yang disebut dengan Galaksi.Setiap arah Rotasi dari bintang-bintang, Planet-planet dan benda lainnya dalam galaksi-galaksi tersebut membentuk lingkaran/ mengelilingi suatu pusat dengan arah berlawanan dengan arah jarum jam, sesuai dengan Hukum/ aturan dalam melakukan Tawaf dalam salah satu Ritual Haji.
Gambar-gambar satelit yang muncul kemudian pada tahun 90-an menekankan hasil dan natijah yang sama, ketika kajian-kajian lebih lanjut mengarah kepada topografi lapisan-lapisan bumi dan geografi waktu daratan itu diciptakan.
Telah menjadi teori yang mapan secara ilmiah bahawa lempengan-lempengan bumi terbentuk selama masa geologi yang panjang, bergerak secara teratur di sekitar lempengan Arab. Lempengan-lempengan itu terus menerus memusat ke arah itu seolah-olah menunjuk ke arah Makkah.
Allah berfirman maksud-Nya: Demikianlah Kami wahyukan kepadamu al-Quran dalam bahasa Arab supaya kamu memberi peringatan kepada Ummul Qura (penduduk Mekah) dan penduduk (negeri-negeri di sekelilingnya). (asy-Syura: 7).
Kata Ummul Qura berarti induk bagi kota-kota lain, dan kota-kota di sekelilingnya, menunjukkan Mekah adalah pusat bagi kota-kota lain, dan yang lain hanyalah berada di sekelilingnya.
Lebih dari itu, kata ummu (ibu) mempunyai arti yang cukup penting dan luas di dalam peradaban Islam. Sebagaimana seorang ibu adalah sumber dari keturunan, maka Makkah juga merupakan sumber dari semua negeri lain serta keunggulan di atas semua kota.
Ada beberapa ayat dan hadis nabawi yang memperkuatkan fakta ini. Allah berfirman maksud-nya: Wahai jin dan manusia, jika kamu sanggup menembusi (melintasi) penjuru langit dan bumi, maka lintasilah, kamu tidak dapat menembusinya kecuali dengan kekuatan (ilmu pengetahuan). (ar-Rahman: 33).
Berdasarkan ayat ini dan beberapa hadis dapat difahamkan bahwa diameter lapisan-lapisan langit itu di atas diameter bumi (tujuh lempengan bumi). Jika Mekah berada di tengah-tengah bumi, dengan itu bererti bahawa Mekah juga berada di tengah-tengah lapisan langit.
Selain itu ada hadis yang menerangkan bahawa Masjidil Haram di Mekah, tempat kaabah berada itu ada di tengah-tengah tujuh lapisan langit dan tujuh lapisan yang membentuk bumi.
Nabi SAW bersabda maksudnya: “Wahai orang-orang Mekah, wahai orang-orang Quraisy , sesungguhnya kamu berada di bawah pertengahan langit”.
Berdasarkan kajian di atas, bahawa Mekah berada pada tengah-tengah bumi (pusat dunia), maka benar-benar diyakini bahawa Kota Suci Mekah, bukan Greenwich, yang seharusnya dijadikan rujukan waktu dunia.
Hal ini akan mengakhiri kontroversi yang timbul pada empat dekade yang lalu oleh kalangan Barat.
Ada banyak perdebatan ilmiah untuk membuktikan bahawa Mekah merupakan wilayah kosong bujur sangkar yang melalui kota suci tersebut. Jika waktu Mekah diterapkan, maka mudah bagi setiap orang mengetahui waktu shalat
Sumber :cahyaiman
Gambar-gambar satelit yang muncul kemudian pada tahun 90-an menekankan hasil dan natijah yang sama, ketika kajian-kajian lebih lanjut mengarah kepada topografi lapisan-lapisan bumi dan geografi waktu daratan itu diciptakan.
Telah menjadi teori yang mapan secara ilmiah bahawa lempengan-lempengan bumi terbentuk selama masa geologi yang panjang, bergerak secara teratur di sekitar lempengan Arab. Lempengan-lempengan itu terus menerus memusat ke arah itu seolah-olah menunjuk ke arah Makkah.
Allah berfirman maksud-Nya: Demikianlah Kami wahyukan kepadamu al-Quran dalam bahasa Arab supaya kamu memberi peringatan kepada Ummul Qura (penduduk Mekah) dan penduduk (negeri-negeri di sekelilingnya). (asy-Syura: 7).
Kata Ummul Qura berarti induk bagi kota-kota lain, dan kota-kota di sekelilingnya, menunjukkan Mekah adalah pusat bagi kota-kota lain, dan yang lain hanyalah berada di sekelilingnya.
Lebih dari itu, kata ummu (ibu) mempunyai arti yang cukup penting dan luas di dalam peradaban Islam. Sebagaimana seorang ibu adalah sumber dari keturunan, maka Makkah juga merupakan sumber dari semua negeri lain serta keunggulan di atas semua kota.
Ada beberapa ayat dan hadis nabawi yang memperkuatkan fakta ini. Allah berfirman maksud-nya: Wahai jin dan manusia, jika kamu sanggup menembusi (melintasi) penjuru langit dan bumi, maka lintasilah, kamu tidak dapat menembusinya kecuali dengan kekuatan (ilmu pengetahuan). (ar-Rahman: 33).
Berdasarkan ayat ini dan beberapa hadis dapat difahamkan bahwa diameter lapisan-lapisan langit itu di atas diameter bumi (tujuh lempengan bumi). Jika Mekah berada di tengah-tengah bumi, dengan itu bererti bahawa Mekah juga berada di tengah-tengah lapisan langit.
Selain itu ada hadis yang menerangkan bahawa Masjidil Haram di Mekah, tempat kaabah berada itu ada di tengah-tengah tujuh lapisan langit dan tujuh lapisan yang membentuk bumi.
Nabi SAW bersabda maksudnya: “Wahai orang-orang Mekah, wahai orang-orang Quraisy , sesungguhnya kamu berada di bawah pertengahan langit”.
Berdasarkan kajian di atas, bahawa Mekah berada pada tengah-tengah bumi (pusat dunia), maka benar-benar diyakini bahawa Kota Suci Mekah, bukan Greenwich, yang seharusnya dijadikan rujukan waktu dunia.
Hal ini akan mengakhiri kontroversi yang timbul pada empat dekade yang lalu oleh kalangan Barat.
Ada banyak perdebatan ilmiah untuk membuktikan bahawa Mekah merupakan wilayah kosong bujur sangkar yang melalui kota suci tersebut. Jika waktu Mekah diterapkan, maka mudah bagi setiap orang mengetahui waktu shalat
Sumber :cahyaiman




