RADIO SINGOSARI TOPFM || 95.1 MHz ||MORE THAN JUST RADIO ||INSPIRING RADIO ||

Live Radio Streaming


KLIN MORE PLAYER
Tampilkan postingan dengan label Jatibarang. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Jatibarang. Tampilkan semua postingan

Sosialisasi UU Nomor 39 tahun 2007 tentang cukai kian gencar diselenggarakan Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Dinkominfotik) Kabupaten Brebes. Upaya pencegahan peredaran Barang Kena Cukai (BKC) rokok ilegal yang semakin marak, kali ini digelar di Aula Kecamatan Jatibarang,  Brebes,Kamis (12/3).
Dibuka Sekretaris Dinkominfotik Sudiyanto, sosialisasi tersebut mengedukasi peserta yang terdiri dari kepala desa dan masyarakat pedagang rokok di Wilayah Kecamatan Jatibarang, Kabupaten Brebes. Sudiyanto berharap, peserta bisa mencermati dan memahami mengenai apa itu pita cukai palsu, pita cukai berbeda, pita cukai bekas dan polos tanpa pita cukai.
"Semoga para peserta dapat menyebarluaskan materi yang akan disampaikan narasumber kepada para pedagang rokok di lingkungannya," jelas Sudiyanto.
Selaku narasumber, kata Sudiyanto, yaitu Kasi Kepatuhan Internal dan Penyuluhan Kantor Bea Cukai Tegal Lucia Itaning Prasetya dan dari Bagian Perekonomian Setda Brebes Munaji.
Lucia menyampaikan, bahwa sosialisasi ini merupakan upaya bersama dalam menanggulangi peredaran BKC ilegal termasuk peredaran rokok ilegal.
Sementara itu, Munaji memaparkan mengenai ketentuan di bidang cukai dan anggaran dari cukai. Menurut dia, dari para perokok, Kabupaten Brebes di 2019 mendapat pemasukan cukai rokok hampir Rp 7 miliar.
"Dari pemasukan tersebut, 90 persen disalurkan untuk bidang kesehatan, contohnya Rumah Sakit Jiwa di Desa Kecipir Kecamatan Losari," terangnya.
Usai pemaparan, dilanjutkan sesi tanya jawab dan pembagian souvenir bagi peserta yang aktif menjawab pertanyaan.(Bakohumas Cam Jatibarang/Azi/Bayu Arfi/Bambang Sugiarto/topfm)

Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) Kabupaten Brebes menggelar sosialisasi Undang-Undang Pesantren. Sosialisasi dikemas dalam bentuk ‘Bedah Buku Undang-Undang Pesantren dengan nara sumber anggota Fraksi PKB DPR RI Nur Nadlifah di Hotel Anggraeni, Jatibarang, Brebes, Ahad (24/11).

Ketua FKDT Kab Brebes Ahmad Sururi berharap, sosialisasi ini bisa menjadi masukan terkait dengan rencana penyusunan dan pengesahan rancangan perda pesantren. Disetiap pesanteren, bahkan diseluruh wilayah pedesaan ada yang namanya Diniyah Takmiliyah yang dalam bahasa akrabnya Sekolah Arab.

“Sekolah Arab, menjadi bagian integral dari Pesantren,” ungkap Sururi.

Anggota FKB DPR RI Nur Nadlifah membedah Undang-undang Pesantren diatara ratusan peserta. Nur Nadlifah menjelaskan bahwa kelahiran UU Pesantren meneguhkan kalau di dunia pesantren tidak hanya soal pendidikan, tetapi ada aspek budaya hingga ekonomi.

“Yang perlu digaris bawahi, UU Pesantren tidak memposisikan Pesantren sebagai lembaga pendidikan saja, akan tetapi juga punya fungsi dakwah dan pemberdayaan masyarakat atau ekonomi,” terangnya.

Pesantren bisa lebih maju, dan bergerak lebih dinamis dalam upaya membangun karakter bangsa. UU Pesantren merupakan penegasan pengakuan serta penjaminan Negara terhadap eksistensi Pesantren sehingga memperkuat relasi Pesantren dengan Negara. Di setiap norma dan pasal UU Pesantren mendorong kemandirian dan independensi Pesantren;

Tidak hanya itu, UU Pesantren mampu menghapus diskriminasi terhadap pendidikan Pesantren, memberikan afirmasi/dukungan pendanaan bagi Pesantren, sehingga mempercepat pembangunan Sumber Daya Manusia Indonesia yang unggul. Dan meneguhkan komitmen Pesantren terhadap Pancasila, Bhineka Tunggal Ika, NKRI, UUD 1945 serta menguatkan Pesantren sebagai kiblat peradaban Islam Dunia.

Selain itu, diharapkan dengan adanya perda pesantren, maka keberadaan pesantren tidak menjadi lembaga pendidikan yang dianaktirikan.

Kehadiran Undang-undang Pesantren, jangan sampai pesantren masih dianggap sebagai lembaga pendidikan yang baru lahir. Karena Fakta historis terlahir sebelum Indonesia merdeka dimana pesantren juga ajarkan nilai keislaman dan kebangsaan berupa cinta tanah air yang turut serta melahirkan Indonesia. (WSD/TOPFM)

http://www.topfm951.net/2019/09/warga-jatibarang-kidul-terlindungi-bpjs.html#more
Bupati Brebes Hj Idza Priyanti SE MH melalui Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan La Ode Vindar Aris Nugroho melaunching Desa Jatibarang Kidul, Kecamatan Jatibarang Kabupaten Brebes ditetapkan sebagai Desa Sadar Jaminan Sosial Ketenagakerjaan 2019. Launching ditandai dengan penyerahan secara simbolis Kartu Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan dan pengguntingan pita yang melintang di pintu pagar Desa Jatibarang Kidul, Senin (16/9).
Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Tegal Cep Nandi Yunandar menjelaskan, program Desa Sadar Jaminan Sosial merupakan inovasi dari BPJS Ketenagakerjaan untuk bekerja sama dengan aparat desa dalam memberikan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat pekerja di desa.
“Masyarakat desa diharapkan mampu memahami manfaat dari program BPJS Ketenagakerjaan diantaranya manfaat Jaminan Kecelakaan Kerja, Jaminan Kematian, Jaminan Hari Tua dan Jaminan Pensiun,” ujar Cep Nandi.
Selain itu, lanjut Cep Nandi, ditetapkannya desa Jatibarang Kidul sebagai Desa Sadar Jaminan Sosial bertujuan agar masyarakat desa mengenal lebih dekat program-program BPJS Ketenagakerjaan. Sehingga timbul kesadaran akan pentingnya perlindungan jaminan sosial dan juga agar muncul kesadaran para perangkat desa untuk mensejahterakan masyarakatnya. Diantaranya, para pelaku ekonomi antara lain dalam bidang Yayasan/BUMDes, Karang Taruna dan BPD yang ada didesa tersebut serta tenaga ahli atau pendamping desa.
Nandi juga mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Pemkab Brebes terhadap kesejahteraan masyarakatnya dengan mengimplementasikan Desa Sadar Jaminan Sosial Ketenagakerjaan.
“Kontribusi ini bukan saja untuk menjalankan kewajiban sebagai penyelenggara negara, melainkan bentuk hadirnya negara untuk merealisasikan hak hidup aman, nyaman, dan sejahtera,” tandasnya.
Desa Jatibarang Kidul terpilih karena telah memenuhi beberapa persyaratan yang telah ditetapkan oleh BPJS Ketenagakerjaan. Diantaranya telah terdaftarnya Kepala Desa dan Perangkatnya serta Para Ketua RT dan RW di Desa Jatibarang Kidul.
Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan La Ode Vindar AN atas nama Bupati, mendukung penuh program BPJS Ketenagakerjaan untuk jaminan ketenagakerjaan bagi masyarakat Desa Jatibarang Kidul. Sebab perlindungan Jaminan Sosial yang diselenggarakan oleh BPJS Ketenagakerjaan merupakan program pemerintah yang sangat penting dan bermanfaat bagi seluruh masyarakat.
Banyak manfaat yang bisa diambil diantaranya, memberikan perlindungan dari resiko sosial dan ekonomi serta dapat meningkatkan kesejahteraan bagi masyarakat, khususnya masyarakat pekerja dan keluarganya.
“Karena BPJS Ketenagakerjaan ini besar manfaatnya, maka saya menghimbau dan mendorong desa lain untuk mencontoh Desa Jatibarang Kidul agar dapat segera bergabung di BPJS Ketenagakerjaan dengan menjadi peserta,” ajak La Ode.
Secara simbolis Kartu Peserta BPJS Ketenagakerjaan diserahkan Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan kepada Kepala Desa Jatibarang Kidul Ahmad Sofyan. Setelah itu Staf Ahli  dan rombongan berbegas menuju gerbang jalan masuk Desa Jatibarang Kidul, tepatnya disebelah Selatan Eks Pabrik Gula Jatibarang. Di gerbang tersebut, La Ode menggunting pita yang melintang dipintu gerbang sebagai tanda launching Desa Jatibarang Kidul Kecamatan Jatibarang sebagai Desa Sadar Jaminan Ketenagakerjaan.
Kepala Kantor Cabang Perintis BPJS Ketenagakerjaan Brebes Agus Pandu Indra Putra mengungkapkan, selain Desa Jatibarang Kidul, ada beberapa lagi desa yang telah di launching yakni Desa Kluwut Kecamatan Bulakamba dan Desa Klampok Kecamatan Wanasari.
“Tiap tahun, kami menargetkan 1 desa yang sadar akan jaminan ketenagakerjaan. Apalagi Brebes telah memasuki era industrialisasi, menjadi Kawasan Industri Brebes,” imbuhnya.
Turut hadir dalam kesempatan tersebut Kepala Dinas Sosial Khambali, Camat Jatibarang Supriyadi, tokoh masyarakat dan calon peserta. (spt/wsd/topfm)

http://www.topfm951.net/2019/07/kapten-muhtadi-di-kolam-ikan-desa.html#more

Kapten Muhtadi Di Kolam Ikan Desa Krakahan Brebes

Brebes – Danramil 04/Tanjung Kapten Inf Muhtadi memimpin kegiatan pengecekan Demplot Ketahanan Pangan dimana di wilayah binaannya adalah sebagai percontohan Demplot Ikan yang diprogramkan oleh satuan Kodim 0713/Brebes. Rabu (3/7/19).

Kegiatan pengecekan kolam ikan Demplot Kodim 0713/Brebes tersebut sebelumnya sudah terjadwal baik rencana tabuh benih, menyiapkan benih ikan, penyiapan air, perawatan dan pemeliharaan baik pakan ikan hingga siap panen.

Jenis ikan yang akan dipanen direncanakan pada hari senin (8/7) yang akan dihadiri langsung oleh Komandan Kodim 0713/Brebes Letkol Inf Faisal Amri, SE beserta Staf dan Danramil jajaran.

Menurut Danramil Kapten Inf Muhtadi bahwa Demplot Ikan yang berada di Desa Krakahan Kecamatan Tanjung Kabupaten Brebes merupakan percontohan awal, sehingga nantinya apabila berhasil akan dilanjutkan kembangkan kembali. Paparnya.

Kolam percontohan berisikan berbagai jenis ikan, diantaranya ikan Gurame, Mas dan Nila. Tambahnya. (Utsm/topfm)

http://www.topfm951.net/2019/07/pelda-beni-wahana-dampingi-500-petani.html#more

Pelda Beni Wahana Dampingi 500 Petani Jagung

Brebes – Tak luput dari ketahanan pangan, kini Pelda Beni Wahana Bati Tuud Koramil 02/Jatibarang Kodim 0713/Brebes secara aktif melaksanakan pendampingan di berbagai hal, kini tanaman jagung yang menjadi prioritas di wilayah binaannya.
Sekira pukul 09.00 yang bertempat di lahan sawah milik Tarwanto (60) merupakan salah satu anggota Gapoktan Desa Karanglo Kecamatan Jatibarang Kabupaten Brebes ini dijadikan lokasi Launching P27 Gajah Lumigen dimana bibit tersebut merupakan bibit unggulan yang dikeluarkan oleh PT. Conterva Agro Sciences. Rabu (3/7/19).

Dalam penyampaian Bati Tuud Koramil 02/Jatibarang di sela-sela kegiatan, bahwa pelaksanaan kegiatan tersebut adalah untuk mensejahterakan petani, khususnya di Desa Karanglo dengan memberikan contoh bibit unggulan jagung yang berkualitas baik, sehingga petani disini mendapat keuntungan yang diharapkan. Tuturnya.

Kegiatan Launching berakhir sekitar pukul 12.00 wib dengan diakhiri foto bersama Sekcam Jatibarang Waluyo, S.Pd., M.Pd., Kepala Desa Karanglo, Kepala BPP Jatibarang Sumarno dan dihadiri sekitar 500 orang petani. (Utsm/topfm)
PROGRAM ACARA UNGGULAN : 05-06 NGAJI PAGI * 06-07 INFO PAGI*07-09 INDONESIA DANGDUT*09-11 LAGU JAWA* 11-13 KENANGAN*13-15 DANGDUT NGETOP*15-17 TREN MUSIK INDO* 19-21 MUSIK TO ORANG MUDA*21-00 TOPREQUEST

Studio/Office :

Jl. Raya Paguyangan No.12 Paguyangan (Bumiayu) Kab.Brebes 52276

Telp.0289 432995 | SMS Online | WA : 0856 0203 7951 | www.topfm951.net
CP | dispa dj |085326111234
Email: topfm951@yahoo.co.id