Live Radio Streaming
Tampilkan postingan dengan label Sekda Brebes. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sekda Brebes. Tampilkan semua postingan
Vice Presiden PT
Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Oprasi (Daop) III Cirebon Nurhamedi
menerangkan, Stasiun kelas I Brebes tengah diperluas dan
ditingkatkan bangunannya. Selain penambahan lahan parkir, juga ada tempat
khusus kuliner yakni Roti O dan UMKM Brebes.
“Hanya ada dua tempat Kuliner yang tersedia di Stasiun Brebes yakni Roti O dan UMKM Brebes,” ujar Nurhamedi saat kunjungan ke Bupati Brebes Hj Idza Priyanti SE MH di Pendopo Bupati, Kamis (23/1).
Ditempat tersebut, kata Nurhamedi, segala produk dari UMKM Brebes seperti Telor Asin, Bawang Merah dan berbagai produk unggulan Brebes bisa dipasarkan kepada calon penumpang yang berangkat maupun turun di stasiun Brebes.
Dijelaskan Nurhamedi, perluasan dan peningkatan Bangunan Stasiun kelas I Brebes yang berada di Jalan Jenderal Sudirman Brebes, akan segera rampung. Dan direncanakan akan diresmikan pada akhir Febuari mendatang.
Nurhamedi juga menyampaikan permohonan maaf kepada Bupati Brebes atas keterlambatan rencana persemian. Sebelumnya, rencana peresmian akan dilakukan bertepatan pada Hari Jadi ke-342 Kabupaten Brebes. Namun hingga saat ini, pekerjaan pembangunan belum selesai 100 persen, jadi di undur hingga akhir Februari 2020.
Bupati Brebes Hj Idza Priyanti SE MH mengucapkan banyak terima kasih kepada PT KAI terutama Daop III Cirebon yang telah memberikan akses terbaik untuk masyarakat Kabupaten Brebes. Karena dengan pelayanan Kereta Api yang semakin baik, masyarakat Kabupaten Brebes bisa ikut menikmati perjalanan yang nyaman dan aman lewat moda transportasi kereta api. Bupati juga berharap, pelayanan yang sudah baik tersebut agar terus ditingkatkan. Sehingga seluruh masyarakat Brebes khusunya, benar-benar dapat terlayani dengan baik.
“Menyongsong Brebes menjadi Kawasan Industri Brebes (KIB) dan Kawasan Peruntukan Industri Brebes (KPIB) tentu kebutuhan transportasi juga sangat vital,” ungkap Idza.
Sementara Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Brebes Johari SH yang hadir dalam acara tersebut menyampaikan beberapa masukan kepada Daop III Cirebon. Diantaranya, integrasi komunikasi pada perlintasan sebidang yang ada di wilayah Brebes, permohonan CSR PT KAI untuk mendukung Gerakan Kembali Bersekolah (GKB) dan permohonan kereta api yang banyak digunakan warga Brebes seperti Kereta Bangun Karta dan Harina agar dapat berhenti di Stasiun Brebes.
Mendampingi Bupati Brebes Idza Priyanti SE MH dalam acara tersebut antara lain Setda Brebes Ir Djoko Gunawan MT, Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan SDM Drs Masfuri MM, Kepala Dinas Perhubungan Johari SH, Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Perdagangan Drs Zaenudin MSi.
Sedang rombongan Daop III yang turut hadir mendampingi Vice Presiden PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop III Cirebon Nurhamedi antara lain Deputi Vice Presiden R Agus Dwinanto, Senior Manager Pengamanan Joko Prasetyo, Manager Bangunan Dinas Dedi Noviandhi, Manager Fasilitas Penumpang Eko Bekti utomo, Manager Angkutan Penumpang Adji Dwi, Manager Komersial Non Aset Saepudin Nugroho, Manager IT Indra Utama, Manager Obyek Vital Heru Santoso, Manager Humas Lukman Arif, Manager SDM dan UMum Irwan Harwanto dan Kepala Stasiun Brebes Nisa Fauzi. (ys/wsd/topfm)
“Hanya ada dua tempat Kuliner yang tersedia di Stasiun Brebes yakni Roti O dan UMKM Brebes,” ujar Nurhamedi saat kunjungan ke Bupati Brebes Hj Idza Priyanti SE MH di Pendopo Bupati, Kamis (23/1).
Ditempat tersebut, kata Nurhamedi, segala produk dari UMKM Brebes seperti Telor Asin, Bawang Merah dan berbagai produk unggulan Brebes bisa dipasarkan kepada calon penumpang yang berangkat maupun turun di stasiun Brebes.
Dijelaskan Nurhamedi, perluasan dan peningkatan Bangunan Stasiun kelas I Brebes yang berada di Jalan Jenderal Sudirman Brebes, akan segera rampung. Dan direncanakan akan diresmikan pada akhir Febuari mendatang.
Nurhamedi juga menyampaikan permohonan maaf kepada Bupati Brebes atas keterlambatan rencana persemian. Sebelumnya, rencana peresmian akan dilakukan bertepatan pada Hari Jadi ke-342 Kabupaten Brebes. Namun hingga saat ini, pekerjaan pembangunan belum selesai 100 persen, jadi di undur hingga akhir Februari 2020.
Bupati Brebes Hj Idza Priyanti SE MH mengucapkan banyak terima kasih kepada PT KAI terutama Daop III Cirebon yang telah memberikan akses terbaik untuk masyarakat Kabupaten Brebes. Karena dengan pelayanan Kereta Api yang semakin baik, masyarakat Kabupaten Brebes bisa ikut menikmati perjalanan yang nyaman dan aman lewat moda transportasi kereta api. Bupati juga berharap, pelayanan yang sudah baik tersebut agar terus ditingkatkan. Sehingga seluruh masyarakat Brebes khusunya, benar-benar dapat terlayani dengan baik.
“Menyongsong Brebes menjadi Kawasan Industri Brebes (KIB) dan Kawasan Peruntukan Industri Brebes (KPIB) tentu kebutuhan transportasi juga sangat vital,” ungkap Idza.
Sementara Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Brebes Johari SH yang hadir dalam acara tersebut menyampaikan beberapa masukan kepada Daop III Cirebon. Diantaranya, integrasi komunikasi pada perlintasan sebidang yang ada di wilayah Brebes, permohonan CSR PT KAI untuk mendukung Gerakan Kembali Bersekolah (GKB) dan permohonan kereta api yang banyak digunakan warga Brebes seperti Kereta Bangun Karta dan Harina agar dapat berhenti di Stasiun Brebes.
Mendampingi Bupati Brebes Idza Priyanti SE MH dalam acara tersebut antara lain Setda Brebes Ir Djoko Gunawan MT, Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan SDM Drs Masfuri MM, Kepala Dinas Perhubungan Johari SH, Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Perdagangan Drs Zaenudin MSi.
Sedang rombongan Daop III yang turut hadir mendampingi Vice Presiden PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop III Cirebon Nurhamedi antara lain Deputi Vice Presiden R Agus Dwinanto, Senior Manager Pengamanan Joko Prasetyo, Manager Bangunan Dinas Dedi Noviandhi, Manager Fasilitas Penumpang Eko Bekti utomo, Manager Angkutan Penumpang Adji Dwi, Manager Komersial Non Aset Saepudin Nugroho, Manager IT Indra Utama, Manager Obyek Vital Heru Santoso, Manager Humas Lukman Arif, Manager SDM dan UMum Irwan Harwanto dan Kepala Stasiun Brebes Nisa Fauzi. (ys/wsd/topfm)
Bupati Brebes Hj Idza Priyanti SE MH melalui Sekda Brebes Ir Djoko
Gunawan MT menghimbau kepada peserta Rapat Koordinasi Ketahanan Pangan
untuk merumuskan pemanfaat pekarangan sebagai sumber pangan.
Berkurangnya lahan tanam akibat menjamurnya perumahan dan faktor lain
harus disikapi dengan kegigihan menanami pekarangan dengan bahan pangan.
“Kita harus memanfaatkan pekarangan, untuk terjaminnya ketersediaan pangan. Ketersediaan lahan pertanian akan semakin berkurang seiring dengan kebutuhan lain yang harus dipenuhi, semisal kebutuhan perumahan dan sebagainya,” kata Idza sebagaimana disampaikan Djoko Gunawan pada Rapat Kordinasi (Rakor) Dewan Ketahanan Pangan Kab Brebes di Gedung Korpri Jalan MT Haryono Saditan Brebes, Selasa (10/12).
Oleh Sebab Itu, kata Idza, pembangunan pertanian diupayakan harus lebih intensif dengan pemanfaatan teknologi modern dan pemanfaatan lahan pekarangan secara optimal. Sehingga, produksi dan produktifitas pertanian tetap terjaga.
Disamping itu, optimalkan lumbung-lumbung pangan masyarakat, untuk mengatasi permasalahan kekurangan pangan, khususnya pada saat paceklik. Penganekaragaman pangan agar tidak mengalami ketergantungan terhadap satu macam komoditas / produk pertanian saja juga perlu digalakan. Jangan sampai komoditas lain harus mendatangkan dari daerah lain atau impor akibat hanya fokus pada satu komoditas saja.
Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Brebes Ir Yulia Hendrawati menjelaskan, Rakor digelar dalam rangka merumuskan kebijakan untuk mewujudkan kedaulatan pangan di Kabupaten Brebes. Disamping itu, untuk mengevaluasi pelaksanaan kebijakan terkait ketahanan pangan yang sudah dilaksanakan sebelumnya oleh Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Brebes.
Rakor mengusung tema membangun ketahanan pangan melalui penguatan pangan lokal untuk meningkatkan Kualitas Sumber Daya Manusiaitu diikuti 100 peserta. Mereka terdiri dari se-anggota Dewan Ketahanan Pangan Kab Brebes, Camat, Kepala BPP, Kepala Desa Prioritas berdasar hasil pemetaan FSVA, Ketua KTNA, HKTI, HNSI dan Sekretaris Dinas beserta seluruh Kepala Bidang di lingkungan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Brebes.
Rakor diisi tiga narasumber yang berasal dari Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Tengah, Baperlitbangda Kabupaten Brebes serta Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes.
Hadir dalam acara tersebut Sekda Brebes Ir Djoko Gunawan MT, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Propinsi Jawa Tengah Ir Agus Wariyanto SIP MM, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Brebes Ir Yulia Hendrawati MSi, serta Sekretaris dan Kabid Dilingkungan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Brebes. (YA/WSD/TOPFM)
“Kita harus memanfaatkan pekarangan, untuk terjaminnya ketersediaan pangan. Ketersediaan lahan pertanian akan semakin berkurang seiring dengan kebutuhan lain yang harus dipenuhi, semisal kebutuhan perumahan dan sebagainya,” kata Idza sebagaimana disampaikan Djoko Gunawan pada Rapat Kordinasi (Rakor) Dewan Ketahanan Pangan Kab Brebes di Gedung Korpri Jalan MT Haryono Saditan Brebes, Selasa (10/12).
Oleh Sebab Itu, kata Idza, pembangunan pertanian diupayakan harus lebih intensif dengan pemanfaatan teknologi modern dan pemanfaatan lahan pekarangan secara optimal. Sehingga, produksi dan produktifitas pertanian tetap terjaga.
Disamping itu, optimalkan lumbung-lumbung pangan masyarakat, untuk mengatasi permasalahan kekurangan pangan, khususnya pada saat paceklik. Penganekaragaman pangan agar tidak mengalami ketergantungan terhadap satu macam komoditas / produk pertanian saja juga perlu digalakan. Jangan sampai komoditas lain harus mendatangkan dari daerah lain atau impor akibat hanya fokus pada satu komoditas saja.
Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Brebes Ir Yulia Hendrawati menjelaskan, Rakor digelar dalam rangka merumuskan kebijakan untuk mewujudkan kedaulatan pangan di Kabupaten Brebes. Disamping itu, untuk mengevaluasi pelaksanaan kebijakan terkait ketahanan pangan yang sudah dilaksanakan sebelumnya oleh Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Brebes.
Rakor mengusung tema membangun ketahanan pangan melalui penguatan pangan lokal untuk meningkatkan Kualitas Sumber Daya Manusiaitu diikuti 100 peserta. Mereka terdiri dari se-anggota Dewan Ketahanan Pangan Kab Brebes, Camat, Kepala BPP, Kepala Desa Prioritas berdasar hasil pemetaan FSVA, Ketua KTNA, HKTI, HNSI dan Sekretaris Dinas beserta seluruh Kepala Bidang di lingkungan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Brebes.
Rakor diisi tiga narasumber yang berasal dari Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Tengah, Baperlitbangda Kabupaten Brebes serta Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes.
Hadir dalam acara tersebut Sekda Brebes Ir Djoko Gunawan MT, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Propinsi Jawa Tengah Ir Agus Wariyanto SIP MM, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Brebes Ir Yulia Hendrawati MSi, serta Sekretaris dan Kabid Dilingkungan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Brebes. (YA/WSD/TOPFM)
Mantan
Sekretaris Daerah (Sekda) Brebes Bambang Muryantono mendesak kepada Bupati
Brebes Hj Idza Priyanti SE MH agar pejabat yang nakal supaya dislentik. sehingga menjadi efek jera
bagi dirinya dan pembelajaran bagi yang lainnya agar tidak nakal.
Demikian
disampaikan Bambang Muryantono saat
silaturahmi dan halal bihalal Ikatan Keluarga Alumni Pendidikan Tinggi
Kepamongprajaan (IKAPTK) Brebes di gedung Korpri Brebes, Sabtu (29/6).
"Bupati
tidak perlu segan, bagi Pejabat yang tidak benar, tidak disiplin, nakal, dislentik saja," desak sesepuh IKAPTK
dengan tegas.
Bambang juga
mengingatkan kepada anggota IKAPTK jangan terbawa arus pada hal hal negatif
dalam pengabdiannya sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN). Dia mengajak agar IKAPTK
bekerja dengan baik, tingkatkan prestasi, inovatif dan krearif.
"Insya
Allah kalau prestasi kita bagus, pimpinan akan melihat kita sebagai anak buah
yang berkualitas, anak buah yang memberikan laporan sebelum diminta alias
kreatif," tandasnya.
Dirinya mengaku
dapat promosi tanpa membayar sepeserpun bahkan sampai jabatan Sekda. Jabatan
yang diperoleh dengan prestasi itu lebih enak, tidak memikirkan
bagaimana caranya mengembalikan uang-uang yg kita keluarkan. Bahkan tidak
berhutang budi kepada beberapa orang yang punya andil dalam keputusan
peningkatan jabatannya.
Bambang
berharap, kepada Alumni IKAPTK yang
masih aktif bisa gemilang prestasinya. Selaku sesepuh, dia menitipkan kepada
Sekda agar mereka yg berprestasi diberi kepercayaan yang lebih tinggi lagi.
Tapi jangan segan segan bahwa mereka
yang tidak benar dalam bekerja diselentik saja.
Sekda Brebes Ir
Djoko Gunawan MT dalam sambutannya mewakili Bupati atas nama Bupati mohon maaf
jika selama bergaul dan bekerjasama terdapat sikap, tutur kata ataupun perilaku
yang mungkin tidak berkenan dihati hadirin. Mudah-mudahan, selanjutnya akan
semakin mempererat ikatan dan
kerjasama dengan berlandaskan hati dan
jiwa yang kembali bersih suci guna
melanjutkan tekad membangun masyarakat Kab Brebes menuju kearah yg lebih baik
lagi.
Halal bihalal
diisi siraman Rohani oleh DR KH Jaffar Athayar Lc MA yang juga pimpinan Ponpes
Mubarokal Ulum Desa Penanggapan Kec Banjarharjo Kab Brebes.
Dalam ceramahnya
beliau mengatakan bahwa orang pertama yang masuk neraka adalah orang yang
selalu dengki Iri hati. Seperti, pertama, ulama yang karena membedakan dan
mengeluhkan kemajuan dan kesuksesan ulama yang satu dengan yang lain. Ponpes
yang satu dengan ponpes yang lain.
Kedua adalah
pengusaha yang iri dan dengki dengan kemajuan dan kesuksesan pengusaha yang
lain dan ketiga yang masuk neraka adalah pejabat yang merasa iri dan dengki
dengan keberhasilan pejabat yang menduduki jabatan yang lebih
tinggi. (BS/WSD/topfm)
Lantik Sekda,
Idza Tantang DJoko Gunawan Agar Brebes Dapat Predikat WTP
Bupati Brebes Hj
Idza Priyanti SE MH melantik Ir Djoko Gunawan MT sebagai Sekretaris Daerah
(Sekda) Brebes menggantikan H Emastoni Ezam SH MH yang memasuki masa pensiun,
di pendopo Bupati Brebes, Rabu (12/6).
Idza menantang
Sekda yang baru tersebut agar bisa menyelesaikan persoalan aset daerah yang
masih menjadi kendala dalam perolehan Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK
Perwakilan Jawa Tengah.
Idza juga
berpesan agar Sekda meningkatkan
pelayanan administrasi dan pembinaan pegawai.
"Tahun ini,
Brebes masih mendapatkan WDP (wajar dengan pengecualian). Jadi sekda baru harus
bisa melakukan penataan aset agar bisa meraih WTP," tanting Idza pada
sambutan pelantikan.
Selain target
WTP, kata dia, sekda baru juga harus bisa membantu dan merealisasikan penataan
pembangunan di Kabupaten Brebea. Dalam artian, dirinya meminta kepada sekda
baru untuk sesegera mungkin menyesuaikan jabatan barunya.
"Sebagai
kepanjangan kepala daerah, sekda harus mampu bersama-sama dalam memajukan
pembangunan Brebes," ajaknya.
Sebelumnya,
Djoko Gunawan pada 5 Maret lalu dilantik sebagai Penjabat (Pj) Sekda.Untuk
mengisi kekosongan dilakukan seleksi. Dari tiga nama yang lolos, seleksi tahap
akhir pemilihan Sekda, Djoko Gunawan terpilih untuk menjabat sebagai orang
nomor satu di lingkungan Pegawai Negeri Sipil (PNS) di kota bawang tersebut.
Pelantikan Sekda
baru dipimpin langsung oleh Bupati Brebes Idza Priyanti. Tampak hadir Wakil
Bupati Brebes Narjo serta sejumlah kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD),
Dandim 0713/Brebes Letkol Faizal Amri, Kapolres Brebes Aris Supriyono, Ketua
Baznas Dr KH Chusnan Zaen, Ketua Dekranasda Drs H Kompol Warsidin MH, dan
undangan lainnya. (BS, Wsd/topfm).
Ir Djoko Gunawan MT Penjabat Sekda Brebes
Bupati Brebes Idza Priyanti, SE MH melantik
Ir. Djoko Gunawan MT sebagai Penjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Brebes. Prosesi
pelantikan dilaksanakan di Pendopo Kabupaten dengan dihadiri Wakil Bupati
Brebes Narjo, SH MH serta seluruh Kepala OPD dilingkungan Pemerintah Kabupaten
Brebes, selasa (5/3).
Djoko Gunawan yang juga Kepala Badan
Pengelolaan Pendapatan, Keuangan Dan Aset Daerah (DPKAD) sebagai Penjabat Sekda
guna mengisi kekosongan jabatan dikarenakan Sekda lama Emastoni Ezam sudah
purna tugas.
Dalam sambutannya, Bupati menerangkan
dilantiknya Djoko Gunawan sebagai Penjabat Setda sesuai rekomendasi Gubernur
Jawa Tengah Ganjar Pranowo yang telah diterimanya, Senin (4/3) kemarin.
“Rekomendasi dari Gubernur saya terima
kemarin, dan hari ini saya lantik beliau agar tugas tugas Sekda tidak
terbengkalai,” tandasnya.
Idza mengatakan, Penjabat Sekda yang
dilantik akan menjalankan tugas sampai dengan adanya Sekretaris Daerah
definitif dan saat ini sudah terbentuk panitia seleksi (pansel).
Mengingat pentingnya kedudukan dan tugas
sekretaris daerah dalam penyusunan kebijakan, pengordinasian administratif
terhadap pelaksanaan tugas perangkat daerah, serta pelayanan administratif
lainya. Untuk itu, Bupati berharap Benjabat yang baru saja dilantik untuk
secepatnya menyesuaikan diri dan segera melasanakan tugas tugas yang ada dengan
baik.
Diakhir acara Bupati Brebes Idza Priyanti
mengucapkan selamat kepada Ir Djoko Gunawan semoga dapat mengemban amanah yang
telah diberikan kepadanya dengan baik dan penuh tanggung jawab.(ys, wsd/topfm)








