Live Radio Streaming
Tampilkan postingan dengan label polri. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label polri. Tampilkan semua postingan
Bupati Brebes Hj Idza Priyanti SE MH menyambut hangat
kedatangan Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Jawa Tengah saat melakukan
kunjungan kerja di Tol Gate Pejagan Brebes. Idza berharap, kedatangan
Kapolda bisa memberi suport kepada jajaran Polri, TNI dan relawan
pencegahan Covid-19 dalam upaya mencegah penyebaran Virus Corona. Sebab,
dengan penyekatan para pemudik di daerah perbatasan Jawa Tengah-Jawa
Barat akan memutus rantai penyebaran penularan Covid-19.
“Saya
sangat berterima kasih dengan kunjungan Kapolda, semoga kunjungan
Kapolda Jawa Tengah akan membawa manfaat bagi Brebes, sehingga
kedepannya lebih baik,” ucap Idza saat saambutan selamat datang
kunjungan Kapolda Jateng di Pos Terpadu Pejagan Brebes, Rabu (13/5).
Idza
mengucapkan banyak terima kasih kepada jajaran TNI, Polri yang telah
bersinergi membantu Pemerintah Kabupaten Brebes mengawal proses
kebijakan Pemerintah Pusat dalam hal Pemutusan Mata Rantai Penularan
Covid-19.
Idza juga melaporkan kondisi terkini Covid-19 di
Kabupaten Brebes yakni pada Selasa (12/5), yakni Orang Dalam Pemantauan
(ODP) : sebanyak 1.831 orang dan 1.587 sudah dinyatakan sehat, tersisa
240 orang dalam pemantauan, 4 orang meninggal. Selanjutnya Pasien Dalam
Pengawasan (PDP) atau suspect : sebanyak 90 orang, 9 orang dirawat, 75
orang sudah dipulangkan, 6 orang meninggal. Terkonfirmasi positip (+) :
sebanyak 17 orang, 5 orang dirawat, 12 orang dikarantina.
Kabar
gembira juga disampaikan bahwa untuk hasil swab kedua dari 17 pasien
terkonfirmasi positif covid, sebanyak 14 orang hasil negatif, dan 3
orang positif. selanjutnya, akan di lakukan lagi test swab tahap ketiga.
“Meski demikian, saya tekankan bahwa warga kabupaten brebes harus terus waspada, karena masih zona merah,” tanda Idza.
Idza
juga mengajak semuanya untuk terus berdoa, agar semua yang dinyatakan
Positif dapat secepatnya sembuh dan wabah Corona mudah mudahan cepat
hilang sehingga semuanya dapat kembali normal.
Kedatangan
Kapolda Jawa Tengah Brigjen Polisi Ahmad Lutfhi ke Brebes untuk memberi
dukungan dan motifasi agar tetap semangat dalam menjalankan tugas,
terutama kepada anggotanya yang bertugas di lapangan. Kapolda didampingi
pejabat Polda lainnya tiba di Pos Pantau Terpadu Oprasi Ketupat Candi
2020 di Gerbang Tol Pejagan Brebes.
Kapolda disambut langsung
Bupati Brebes Idza Priyanti SE MH, Kapolres Brebes AKBP Gatot
Yuliyanto, Komandan Kodim 0713 Brebes Letkol Inf Faizal Amri serta
beberapa kepala OPD dilingkungan Pemerintah Kabupaten Brebes dan pejabat
di jajaran Polres Brebes.
Ahmad Lutfhi menjelaskan, bahwa
dalam oprasi Ketupat Candi tahun 2020 anggota memiliki berlipat tugas,
yang harus dilaksanakan sinergi dengan TNI dan Pemerintah Daerah.
“Oprasi
Ketupat Candi selain untuk memastikan kelancaran dan keamanaan arus
lalu lintas menjelang dan usai hari raya Idul Fitri. Namun tahun ini
sangat berbeda karena anggotanya dilapangan disamping harus memastikan
keamanan mereka, karena menjadi bagian dari pencegahan penularan virus
Corona,” terangnya.
Untuk itu menurut Lutfhi perlu adanya
dukungan dan motifasi bagi seluruh anggota yang bertugas sehingga timbul
rasa semangat dalam menjalankan tugas yang semakin berat.
Lutfi
juga mengucapkan terima kasih kepada jajaran TNI dan Pemerintah Daerah
yang sudah bersinergi secara baik sehingga dapat bersama sama mengawal
kebijakan Pemerintah Pusat dalam menghadapi situasi wabah Covid-19.
(ys/wsd/topfm)
Brebes - Bupati Brebes Hj Idza Priyanti SE MH mengikuti balap kelereng dalam
rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-73 Bhayangkara. Permainan tradisional
tersebut, sengaja digelar usai upacara peringatan di Lapangan Desa
Kersana, Rabu (10/07). Tampilnya orang nomor satu di Kabupaten Brebes
menambah semangat dan semarak peringatan HUT Bhayangkara.
Idza berlomba dengan Kapolres Brebes AKBP Aris Supriyono SIK MSi, Pengasuh Pondok Pesantren Al Hikmah 1 Benda Sirampog KH Labib Sodiq, Suami Bupati Drs H Kompol Warsidin MH, Dandim 0713/Brebes Letkol inf Faizal Amri SE, Kepala Pengadilan Negeri Brebes Edi Saputra Pelawi SH MH, dan Sekretaris FKUB Akrom Jangka Daosat.
“Saya suka lomb Ini, karena telah menggambarkan sinergitas antara ulama dan umara dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia,” kata Idza Priyanti usai mengikuti lomba.
Puncak peringatan HUT Bhayangkara tingkat Polres Brebes diselenggarakan dalam bentuk upacara bendera dan perlombaan permainan tradisional, penampilan Buroq, donor darah dan kegiatan menarik lainnya. Lomba yang digelar diantaranya balap karung, balap kelereng, lomba makan krupuk, menangkap belut serta di hibur dengan Kesenian Burok dan Organ Tunggal.
Pada upacara tersebut, bertindak sebagai inspektur upacara Bupati Brebes Hj Idza Priyanti yang membacakan sambutan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo. Dalam amanat tertulis yang dibacakan Bupati Brebes, Presiden mengucapkan terima kasih kepada Kepolisian RI yang telah bekerja menjaga keamanan dan ketertiban nasional.
Menurutnya, Polri dan TNI telah mengamankan seluruh perhelatan internasional yang diselenggarakan pemerintah, seperti Asian Games 2018, Asian Para Games 2018, dan IMF-World Bank Annual Meeting 2018.
Dia melanjutkan, Polri dan TNI juga telah mengamankan penyelenggaraan Pilkada 2018 dan Pemilu 2019. Perhelatan demokrasi tersebut terselenggara dengan aman, damai, dan demokratis. Seluruh agenda kemasyarakatan juga dapat terselenggara dengan aman, mulai dari perayaan Natal 2018, Tahun Baru 2019, sampai dengan Ramadhan dan Idul Fitri 2019.
“Kerja keras dan pengabdian Polri, telah dirasakan hasilnya oleh seluruh masyarakat Indonesia. Situasi keamanan dalam negeri sepanjang tahun 2018 dan 2019 terpelihara dengan baik,”ujar Bupati Brebes mengutip sambutan Presiden.
Selain itu, Polri juga telah mengungkap berbagai kejahatan, mulai dari kejahatan konvensional yang meresahkan masyarakat, kejahatan lintas negara seperti terorisme, perdagangan narkotika, perdagangan orang, dan kejahatan cyber.
Selain pengungkapan kejahatan diatas, Polri juga mengungkap kejahatan berimplikasi kontinjensi seperti konflik sosial, kerusuhan massa, dan unjuk rasa anarkis, sampai dengan kejahatan terhadap kekayaan negara seperti illegal logging, illegal fishing, dan tindak pidana korupsi.
Presiden berpesan agar Polri terus tingkatkan kualitas sumber daya manusia, terus mengedepankan strategi proaktif dan preventif dengan pendekatan dan tindakan humanis. Termasuk peningkatkan kualitas pelayanan publik yang modern, mudah dan cepat.
“Tingkatkan profesionalisme dan transparansi dalam penegakan hukum serta berikan rasa adil kepada masyarakat,” ujar Jokowi.
Terakhir, perkuat koordinasi dengan TNI, kementerian/lembaga, pemerintah daerah, serta masyarakat, dalam memelihara keamanan dan ketertiban sosial.
Turut hadir Kapolres Brebes, Komandan Kodim 0713 Brebes, Forkompimda Kabupaten Brebes, Anggota DPRD Brebes, Sekda, Asisten Sekda serta Kepala SKPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Brebes.
Upacara dilanjutkan dengan pemberian penghargaan kepada Polri, TNI dan Masyarakat yang telah berjasa dan memiliki dedikasi tinggi dalam menjalankan tugasnya dan penyerahan hadiah lomba HUT Bhayangkara. (YA/ WSD/topfm)
Idza berlomba dengan Kapolres Brebes AKBP Aris Supriyono SIK MSi, Pengasuh Pondok Pesantren Al Hikmah 1 Benda Sirampog KH Labib Sodiq, Suami Bupati Drs H Kompol Warsidin MH, Dandim 0713/Brebes Letkol inf Faizal Amri SE, Kepala Pengadilan Negeri Brebes Edi Saputra Pelawi SH MH, dan Sekretaris FKUB Akrom Jangka Daosat.
“Saya suka lomb Ini, karena telah menggambarkan sinergitas antara ulama dan umara dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia,” kata Idza Priyanti usai mengikuti lomba.
Puncak peringatan HUT Bhayangkara tingkat Polres Brebes diselenggarakan dalam bentuk upacara bendera dan perlombaan permainan tradisional, penampilan Buroq, donor darah dan kegiatan menarik lainnya. Lomba yang digelar diantaranya balap karung, balap kelereng, lomba makan krupuk, menangkap belut serta di hibur dengan Kesenian Burok dan Organ Tunggal.
Pada upacara tersebut, bertindak sebagai inspektur upacara Bupati Brebes Hj Idza Priyanti yang membacakan sambutan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo. Dalam amanat tertulis yang dibacakan Bupati Brebes, Presiden mengucapkan terima kasih kepada Kepolisian RI yang telah bekerja menjaga keamanan dan ketertiban nasional.
Menurutnya, Polri dan TNI telah mengamankan seluruh perhelatan internasional yang diselenggarakan pemerintah, seperti Asian Games 2018, Asian Para Games 2018, dan IMF-World Bank Annual Meeting 2018.
Dia melanjutkan, Polri dan TNI juga telah mengamankan penyelenggaraan Pilkada 2018 dan Pemilu 2019. Perhelatan demokrasi tersebut terselenggara dengan aman, damai, dan demokratis. Seluruh agenda kemasyarakatan juga dapat terselenggara dengan aman, mulai dari perayaan Natal 2018, Tahun Baru 2019, sampai dengan Ramadhan dan Idul Fitri 2019.
“Kerja keras dan pengabdian Polri, telah dirasakan hasilnya oleh seluruh masyarakat Indonesia. Situasi keamanan dalam negeri sepanjang tahun 2018 dan 2019 terpelihara dengan baik,”ujar Bupati Brebes mengutip sambutan Presiden.
Selain itu, Polri juga telah mengungkap berbagai kejahatan, mulai dari kejahatan konvensional yang meresahkan masyarakat, kejahatan lintas negara seperti terorisme, perdagangan narkotika, perdagangan orang, dan kejahatan cyber.
Selain pengungkapan kejahatan diatas, Polri juga mengungkap kejahatan berimplikasi kontinjensi seperti konflik sosial, kerusuhan massa, dan unjuk rasa anarkis, sampai dengan kejahatan terhadap kekayaan negara seperti illegal logging, illegal fishing, dan tindak pidana korupsi.
Presiden berpesan agar Polri terus tingkatkan kualitas sumber daya manusia, terus mengedepankan strategi proaktif dan preventif dengan pendekatan dan tindakan humanis. Termasuk peningkatkan kualitas pelayanan publik yang modern, mudah dan cepat.
“Tingkatkan profesionalisme dan transparansi dalam penegakan hukum serta berikan rasa adil kepada masyarakat,” ujar Jokowi.
Terakhir, perkuat koordinasi dengan TNI, kementerian/lembaga, pemerintah daerah, serta masyarakat, dalam memelihara keamanan dan ketertiban sosial.
Turut hadir Kapolres Brebes, Komandan Kodim 0713 Brebes, Forkompimda Kabupaten Brebes, Anggota DPRD Brebes, Sekda, Asisten Sekda serta Kepala SKPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Brebes.
Upacara dilanjutkan dengan pemberian penghargaan kepada Polri, TNI dan Masyarakat yang telah berjasa dan memiliki dedikasi tinggi dalam menjalankan tugasnya dan penyerahan hadiah lomba HUT Bhayangkara. (YA/ WSD/topfm)
Brebes -
TNI Polri dan ASN Pemda Kabupaten Brebes bersinergi melalui olahraga
bersama yang digelar di alun alun Kabupaten Brebes, Jumat (5/7/2019)
pagi.
Kegiatan yang diikuti ratusan peserta yang berasal dari 3 pilar tersebut mengambil tema “Olah raga Bersama TNI Polri dan Pemda Brebes dalam rangka mewujudkan Soliditas tiga pilar guna mendukung pesta demokrasi yang aman damai dan sejuk di Kabupaten Brebes”.
“Guna meningkatkan sinergitas (bersinergi) antara TNI, Polri dan ASN di wilayah Brebes, maka digelar olahraga bersama,” kata Sekda Kabupaten Brebes Ir. Djoko Gunawam MT saat memimpin apel kesiapan.
Kegiatan olahraga bersama itu, kata dia, bertujuan untuk memupuk kebersamaan dan persaudaraan antara para prajurit TNI, Polri dan ASN.
Selain itu, juga dimaksudkan agar lebih mengakrabkan diri serta menjalin tali silahturahmi yang lebih erat antara anggota TNI, Polri dan ASN sebagai bentuk soliditas di wilayah Kabupaten Brebes.
Kegiatan yang diawali dengan dengan senam bersama tersebut berlangsung cukup meriah.
Tampak hadir Kapolres Brebes AKBP Aris Supriyono, Dandim 0713 Letkol Inf Faisal Amri, Ibu ibu Bhayangkari dan Persit serta beberapa Kepala SKPD Pemkab Brebes beserta masing masing jajaranya.
Mereka kemudian berbaur menjadi satu untuk melakukan olahraga dan permainan yang membutuhkan kerjasama antara peserta dimasing masing kelompoknya.
Kekompakan dan kerjasama terlihat dalam pelaksanaan olahraga bersama tersebut.(Hms)
Kegiatan yang diikuti ratusan peserta yang berasal dari 3 pilar tersebut mengambil tema “Olah raga Bersama TNI Polri dan Pemda Brebes dalam rangka mewujudkan Soliditas tiga pilar guna mendukung pesta demokrasi yang aman damai dan sejuk di Kabupaten Brebes”.
“Guna meningkatkan sinergitas (bersinergi) antara TNI, Polri dan ASN di wilayah Brebes, maka digelar olahraga bersama,” kata Sekda Kabupaten Brebes Ir. Djoko Gunawam MT saat memimpin apel kesiapan.
Kegiatan olahraga bersama itu, kata dia, bertujuan untuk memupuk kebersamaan dan persaudaraan antara para prajurit TNI, Polri dan ASN.
Selain itu, juga dimaksudkan agar lebih mengakrabkan diri serta menjalin tali silahturahmi yang lebih erat antara anggota TNI, Polri dan ASN sebagai bentuk soliditas di wilayah Kabupaten Brebes.
Kegiatan yang diawali dengan dengan senam bersama tersebut berlangsung cukup meriah.
Tampak hadir Kapolres Brebes AKBP Aris Supriyono, Dandim 0713 Letkol Inf Faisal Amri, Ibu ibu Bhayangkari dan Persit serta beberapa Kepala SKPD Pemkab Brebes beserta masing masing jajaranya.
Mereka kemudian berbaur menjadi satu untuk melakukan olahraga dan permainan yang membutuhkan kerjasama antara peserta dimasing masing kelompoknya.
Kekompakan dan kerjasama terlihat dalam pelaksanaan olahraga bersama tersebut.(Hms)
![]() |
| Sosialisasi Oleh Polisi |
Patuhi Lalu Lintas, Menyelamatkan Diri dan
Orang Lain
Ketanggungan Brebes - Topmani, Ribuan
pelajar MTs Negeri Ketanggungan Brebes mendapatkan sosialisasi pemahaman
terhadap rambu-rambu dan tata tertib berlalu lintas. Tujuannya untuk menanamkan
cara berlalulintas yang baik dan aman sejak
usia dini. Sehingga terbangun kesadaran tentang
pentingnya keselamatan diri dan orang lain saat berlalulintas.
“Pelajar harus
memberi contoh kepatuhan berlalu lintas, demi keselamatan diri dan orang lain,”
ajak Wakil Kepala Kepolisian Sektor (Wakapolsek) Ketanggungan Teguh Iswanto di
lapangan Madrasah setempat, Senin (14/3/16).
Teguh melihat,
pelanggaran berlalu lintas yang dilakukan anak-anak setingkat SLTP banyak
terjadi karena memang belum banyak mengetahui tentang rambu-rambu dan tata
tertib berlalu lintas.
Untuk itu,
Teguh berpesan, jangann seperti burung di sawah ketika dihalau pemiliknya
terbang jauh. Namun ketika pemiliknya pulang, burung-burung itu datang lagi
memakan padi. Dalam artian, kalau ada polisi melakukan operasi menghindar,
tetapi ketika tidak ada polisi berjaga, melanggar lagi. Tidak perlu takut
dengan polisi kalau selalu mematuhi aturan lalulintas. “Mematuhi peraturan itu
tidak harus ada polisi, tetapi ketika tidak ada polisi pun harus mematuhinya,”
terangya.
Menanamkan
disiplin berlalu lintas sejak usia dini, kata Teguh, merupakan bentuk
sosialisasi keselamatan dalam berlalu lintas. Ini penting, karena manfaatnya
nanti bagi para generasi muda di masa mendatang akan menumbuhkan disiplin
berlalu lintas, hingga akhirnya pelanggaran dan kecelakaan dapat diminimalisir.
Tidak hanya sosialisasi
tentang etika berlalu lintas, jajaran Tim sosialiasasi Polsek Ketanggungan juga
menyampaikan tentang kenakalan remaja dan bahaya narkoba.
Kepala MTs
Negeri Ketanggungan Drs Marpau MM menjelaskaan, dari 1.500 siswa menjadi
problem tersendiri karena di satu sisi mereka masih berusia remaja, di sisi
lain rumahnya jauh-jauh. Sehingga ada sebagian anak yang memakai motor.
Namun dia tetap
melarang anak-anak didiknya menggunakan motor ketika berangkat sekolah. “Lebih
baik di antar orang tuanya ketika berangkat ke sekolah,” kata Marpau.
Dia berterima
kasih kepada pihak Polsek Ketanggungan yang telah menjadi Pembina Upacara hari
Senin dan menyampaikan sosialisasi kepada para siswa kami. Semoga para siswa dapat
mengetahui dan mematuhi peraturan berlalulintas dengan benar. “Dengan mematuhi
rambu-rambu lalu lintas, akan mengurangi tingkat kecelakaan lalu lintas dan
tidak membahayakan pengguna jalan lainnya,” ujar Marpau.
Selain
sosialisasi tentang lalu lintas, lanjutnya, para siswa juga mendapatkan
sosialisasi tentang kesehatan, gizi dan kebersihan lingkungan dari Dinas
Kesehatan Kabupaten Brebes. (wsd/topfm)







